# MILLION BRAIN > Berbagi Perasaan Menginspirasi Peradaban ## Posts - [Dualisme KNPI Sukabumi: Tanggapan Yandra Mengenai Musda Tandingan](https://millionbrainhub.com/dualisme-knpi-sukabumi-tanggapan-yandra-mengenai-musda-tandingan/): MillionBrainHub.com – Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, Yandra Utama Santosa, mengungkapkan keresahannya terkait munculnya Musda tandingan yang mengangkat Gilang Gusmana sebagai Ketua KNPI Kabupaten Sukabumi. Publik pun dibuat mengernyitkan dahi: jadi sekarang KNPI Sukabumi punya dua ketua? Baca juga : Jadi Kades di Tengah Anggaran Rp1,2 Miliar Fenomena ini muncul di tengah upaya Yandra yang baru saja dilantik pada November lalu dan mulai tancap gas menyusun strategi serta program kepemudaan. Fokus utamanya jelas: membantu pemerintahan daerah dalam pengembangan SDM pemuda Sukabumi. Baru Dilantik, Langsung Kerja Alih-alih sibuk urusan legitimasi, Yandra mengaku sejak awal sudah membangun komitmen bersama kepala daerah. Bahkan,... - [Jadi Kades di Tengah Anggaran Rp1,2 Miliar](https://millionbrainhub.com/jadi-kades-di-tengah-anggaran-rp12-miliar/): MillionBrainHub.com – Nama Taopik A. Mansyur, Kepala Desa Nagrak, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, belakangan kerap jadi bahan obrolan. Bukan karena sensasi, melainkan karena satu hal klasik: anggaran desa Rp1,2 miliar yang selalu terdengar besar di telinga, namun terasa kecil ketika dihadapkan pada realita di lapangan. Baca juga : Limbah Padi Sukabumi Siap Naik Kelas Jadi Energi Masa Depan Menjadi kepala desa, menurut Taopik, bukan sekadar urusan tanda tangan dan rapat. Jabatan ini justru berubah menjadi wadah raksasa dari segala macam persoalan warga. “Kadang yang datang itu bukan urusan desa. Hutang-piutang pribadi warga pun bisa sampai ke meja kades,” ungkapnya. Anggaran... - [Limbah Padi Sukabumi Siap Naik Kelas Jadi Energi Masa Depan](https://millionbrainhub.com/limbah-padi-sukabumi-siap-naik-kelas-jadi-energi-masa-depan/): MillionBrainHub.com – Jika selama ini limbah padi hanya berakhir dibakar atau ditumpuk di sawah, kini ceritanya mulai berubah. PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu (PLN IP UBP JPR) resmi menyambut positif gagasan Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk mengubah limbah pertanian menjadi bagian dari solusi energi dan iklim—bukan sekadar wacana hijau di atas kertas. Baca juga : Forum Jemari Sukabumi 2025, Riset & Inovasi Bukan Lagi Wacana Kolaborasi ini melibatkan Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta mitra internasional Greenery Inc. dari Korea Selatan. Tujuannya jelas: mendorong pertanian rendah karbon melalui pemanfaatan biomassa... - [Forum Jemari Sukabumi 2025, Riset & Inovasi Bukan Lagi Wacana](https://millionbrainhub.com/forum-jemari-sukabumi-2025-riset-inovasi-bukan-lagi-wacana/): MillionBrainHub.com – Jika riset dan inovasi sering dianggap abstrak, penuh grafik dan tabel yang bikin dahi berkerut, maka Forum Jemari 2025 (Jejaring Kerjasama Riset dan Inovasi Sukabumi) mencoba membuktikan sebaliknya. Bertempat di Laska Hotel Sukabumi, forum ini digelar oleh Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi dan sukses menghadirkan para pemangku kepentingan lintas sektor. Baca juga : Wakaf Uang & Dominasi Pengelola, Sorotan PMII Kota Sukabumi Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, Ir. Toha, Inge Wahyuni selaku Kabid Sosial dan Kependudukan BP2D Provinsi Jawa Barat, Muhamad Amin sebagai Plt Direktur Riset dan Inovasi Daerah BRIN, serta Wakil Bupati Sukabumi yang mewakili... - [Wakaf Uang & Dominasi Pengelola, Sorotan PMII Kota Sukabumi](https://millionbrainhub.com/wakaf-uang-dominasi-pengelola-sorotan-pmii-kota-sukabumi/): MillionBrainHub.com — Diskusi “receh tapi penting” kembali hadir bareng tiga punggawa PMII Kota Sukabumi: Kang Ulum (Ketua), Kang Rudi (Bendahara Umum), dan Kang Zaki (Bidang Kastrad). Setelah sebelumnya mereka menguliti soal Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan besutan Wali Kota Ayep Zaki, kali ini obrolan berbelok ke isu yang tak kalah panas: Wakaf Uang Kota Sukabumi. Baca juga : Camat Cibadak Siapkan Pelajar Untuk Menjadi Pemimpin Kedepan PMII: Pengelolaan Wakaf Jangan Monopoli Satu Yayasan Dalam perbincangan tersebut, para kader PMII menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap pola pengelolaan wakaf uang. Menurut mereka—menurut mereka, bukan menurut kami—pengelolaan yang terlalu terpusat pada Yayasan Doa Bangsa, yang... - [Camat Cibadak Siapkan Pelajar Untuk Menjadi Pemimpin Kedepan](https://millionbrainhub.com/camat-cibadak-siapkan-pelajar-untuk-menjadi-pemimpin-kedepan/): MillionBrainHub.com – Di tengah riuhnya dunia remaja yang lebih akrab dengan notifikasi TikTok daripada panggilan tugas negara, Camat Cibadak, Pak Mulyadi, tampil dengan pidato yang cukup menggugah — kadang tegas, kadang jenaka, kadang seperti motivator, tapi semuanya tetap dalam satu misi: memaksa pelajar ingat bahwa masa depan itu ada… dan sedang menunggu mereka. Baca juga : PMII Kota Sukabumi Bincang Panas–Dingin Soal TKPP Dalam sebuah kegiatan bersama pelajar, Pak Camat menyampaikan pesan yang langsung menusuk ke jantung generasi muda: “Presiden Prabowo, Gubernur Dedi Mulyadi, sampai Bupati Asep Japar suatu saat akan berganti. Kalianlah yang akan menggantikan pemimpin itu.” Kalimat yang... - [PMII Kota Sukabumi Bincang Panas–Dingin Soal TKPP](https://millionbrainhub.com/pmii-kota-sukabumi-bincang-panas-dingin-soal-tkpp/): MillionBrainHub.com – Obrolan hangat kembali tercipta seputar Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan (TKPP) besutan Wali Kota Ayep Zaki. Kali ini, diskusi hadir dalam format podcast bersama trio penting PMII Kota Sukabumi: Kang Ulum (Ketua), Kang Rudi (Bendahara), dan Kang Zaki (Kastrad). Baca juga : Wabup Sukabumi Andreas: “20 Tahun Lagi Pemimpin Dunia Harus Lahir dari Sukabumi!” Tema yang diangkat?Ya, tentu saja “tim percepatan” yang justru semakin mempercepat naiknya tensi publik. “Yang kerja cuma ketuanya,” kata Pak Wali. PMII: Lho, kalau begitu kenapa masih dipertahankan? PMII tak segan mengangkat kembali pernyataan lama Wali Kota Ayep Zaki—yang pernah menyebut bahwa dalam TKPP, hanya... - [Wabup Sukabumi Andreas: “20 Tahun Lagi Pemimpin Dunia Harus Lahir dari Sukabumi!”](https://millionbrainhub.com/wabup-sukabumi-andreas-20-tahun-lagi-pemimpin-dunia-harus-lahir-dari-sukabumi/): MillionBrainHub.com – Wakil Bupati Sukabumi Andreas membuka sambutan pada acara pelantikan kepala sekolah se-Kabupaten Sukabumi di kantor Dinas Pendidikan, dan seperti biasa, gaya komunikasinya kembali memantik perhatian: visioner dan tegas. Baca juga : Kang Wanju: Jangan Potong Anggaran Sukabumi, Ini Alasannya Dalam pidatonya yang cukup membakar semangat (dan sedikit membakar optimisme sampai gosong), Andreas menegaskan bahwa dalam 20 tahun ke depan, pemimpin bangsa—bahkan pemimpin dunia—harus lahir dari Kabupaten Sukabumi. Pernyataan ini membuat sebagian hadirin tersenyum bangga, sementara sebagian lainnya mungkin bertanya dalam hati: Presiden, Perdana Menteri, sampai Sekjen PBB, semua dari Sukabumi? Yang benar saja, Pak. Namun, gaya visioner semacam... - [Kang Wanju: Jangan Potong Anggaran Sukabumi, Ini Alasannya](https://millionbrainhub.com/kang-wanju-jangan-potong-anggaran-sukabumi-ini-alasannya/): MillionBrainHub.com – Dengan gaya khasnya yang tenang namun penuh kode keras, Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda kembali menyuarakan harapan yang sedang hangat diperbincangkan: Ia meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk segera berkunjung ke Kota Sukabumi—lebih cepat lebih baik, lebih lama lebih afdol. Baca juga : Sarana Air Bersih Cimahi Citangelar Surade Resmi Aktif Di podcast Kang Wanju menegaskan bahwa Sukabumi adalah kota terbaik nomor satu dalam belanja anggaran daerah. “Karena itu, tolonglah, Pak Purbaya, jangan sampai anggaran kami dipotong. Masyarakat sangat membutuhkan untuk pembangunan,” ujarnya sambil tersenyum, senyum yang di dunia politik biasanya berarti: ini serius. Permintaan itu... - [Sarana Air Bersih Cimahi Citangelar Surade Resmi Aktif](https://millionbrainhub.com/sarana-air-bersih-cimahi-citangelar-surade-resmi-aktif/): MillionBrainHub.com – Kabar baik akhirnya menetes seperti air pertama di pipa baru: pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) Cimahi, Desa Citangelar, Kecamatan Surade resmi rampung dan siap digunakan warga. Setelah bertahun-tahun hanya bisa menghela napas kering saat kemarau, kini masyarakat bisa bernapas lega—plus mencuci piring dengan tenang. Baca juga : Ketua DPRD Soal Wakaf Kota Sukabumi: “Programnya Oke, Tapi Jangan Sampai Nadzirnya Mono-Poli-Power” Fasilitas ini sekaligus menjadi jawaban nyata atas kebutuhan dasar air bersih yang selama ini masih terasa seperti “mimpi saat siang bolong” bagi warga Cimahi. Kini, tidak perlu lagi menunggu hujan turun sambil berharap ember cepat penuh. Perkim Turun... - [Ketua DPRD Soal Wakaf Kota Sukabumi: “Programnya Oke, Tapi Jangan Sampai Nadzirnya Mono-Poli-Power”](https://millionbrainhub.com/ketua-dprd-soal-wakaf-kota-sukabumi-programnya-oke-tapi-jangan-sampai-nadzirnya-mono-poli-power/): MillionBrainHub.com – Drama administrasi kota kembali bergulir, dan kali ini panggung utamanya bertajuk Program Wakaf Kota Sukabumi dan kinerja Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan (TKPP). Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, atau yang lebih akrab dipanggil Kang Wanju, akhirnya buka suara. Dan seperti biasanya, pernyataan beliau lebih segar dari kopi hitam pukul enam pagi. Baca juga : Di Jampang Tengah, Tak Ada Lagi Warga Yang Harus Bayar, Gratis! Menurut Kang Wanju, wakaf sebagai program pemerintah adalah hal baik, bahkan terbilang inovatif. “Di kota lain di Indonesia belum ada yang menerapkan wakaf sebagai program pemerintah,” ujarnya. Untuk hal ini, DPRD benar-benar memberikan... - [Di Jampang Tengah, Tak Ada Lagi Warga Yang Harus Bayar, Gratis!](https://millionbrainhub.com/di-jampang-tengah-tak-ada-lagi-warga-yang-harus-bayar-gratis/): MillionBrainHub.com – Jika dulu layanan kesehatan sering jadi cerita panjang bak sinetron 200 episode, kini Kecamatan Jampang Tengah mencoba memotong dramanya. Camat Jampang Tengah, Chaerul Ichwan, menegaskan bahwa “tidak ada lagi warga tidak mampu yang tidak dapat berobat. Dan Semua Pelayanan Pemerintahan Gratis” Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah pertemuan yang juga dihadiri Kepala UPTD Dukcapil Wilayah Jampang Tengah, Pendi Supriatna, perwakilan Team Ambulance Pajampangan (TAJAM) Ali, serta unsur Puskesos Desa Pa Dadi. Baca Juga : Bumdes Desa Sindang Resmi Kelola Dapur MBG? Sekilas terdengar seperti tagline kampanye, tapi faktanya memang ada gerakan serius dari berbagai pihak agar layanan dasar benar-benar... - [Bumdes Desa Sindang Resmi Kelola Dapur MBG?](https://millionbrainhub.com/bumdes-desa-sindang-resmi-kelola-dapur-mbg/): MillionBrainHub.com — Siapa bilang masa depan desa hanya bisa ditentukan orang kota? Plot twist. Di Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, justru para pemuda lah yang memegang kendali dapur ekonomi baru. Bumdes Sindangresmi, di bawah komando Kang Wendi—pemuda visioner yang konon “diboncengi” langsung oleh arahan strategis Kades Yan Mardiana—kini resmi mengelola Dapur MBG atau SPPG, dapur produksi yang mulai jadi jantung penggerak ekonomi lokal. Baca juga : Puskesmas Sukalarang: Antara Senyum Pelayanan, Cerita Warga, dan Keresahan yang Tersisa Dari Ketahanan Pangan ke Pundi-Pundi Desa Program dana ketahanan pangan yang awalnya hanya ingin “menyelamatkan perut” kini malah ikut menyelamatkan semangat... - [Puskesmas Sukalarang: Antara Senyum Pelayanan, Cerita Warga, dan Keresahan yang Tersisa](https://millionbrainhub.com/puskesmas-sukalarang-antara-senyum-pelayanan-cerita-warga-dan-keresahan-yang-tersisa/): MillionBrainHub.com — Di tengah padatnya antrean, aroma obat, dan suara khas “nomor berikutnya, silakan!”, Puskesmas Sukalarang berdiri tegak sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Dipimpin oleh Dr. Eddy Ramdhan, puskesmas ini menjadi salah satu wajah utama pelayanan publik di Kabupaten Sukabumi — lengkap dengan segala cerita di balik pintu ruang tunggu. Baca juga : Desa Impian Presiden Prabowo! Bumdes Desa Ini Kelola Dapur MBG & Disuplai Koperasi Merah Putih Kami berkesempatan menyambangi puskesmas ini, menyapa warga, ngobrol dengan petugas, dan mendengar langsung suara yang jarang terekam di laporan resmi: keresahan, harapan, dan candaan yang kadang menyelamatkan suasana. Malu-Malu tapi Akhirnya... - [Desa Impian Presiden Prabowo! Bumdes Desa Ini Kelola Dapur MBG & Disuplai Koperasi Merah Putih](https://millionbrainhub.com/desa-impian-presiden-prabowo-bumdes-desa-ini-kelola-dapur-mbg-disuplai-koperasi-merah-putih/): MillionBrainHub.com— Siapa sangka, di balik jalan desa yang dulu penuh lubang dan kini tinggal “2 kilometer terakhir perjuangan”, tersembunyi cerita besar tentang kemandirian dan mimpi ala Desa Impian Presiden Prabowo.Adalah Desa binaan Kepala Desa Sindang Resmi Yan Mardiana, yang akrab disapa Pak Samsoy, jadi sorotan karena berhasil menggerakkan Bumdes dan Koperasi Merah Putih untuk benar-benar bekerja — bukan sekadar papan nama yang berdebu di depan kantor desa. Baca juga : Touring Ngabumi: Seremonial atau Belanja Masalah Nyata Pak Samsoy dan Mimpi 1,2 Miliar yang Tidak Sekadar Angka Dengan anggaran desa sebesar 1,2 miliar rupiah, Pak Samsoy memilih tidak banyak gaya... - [Touring Ngabumi: Seremonial atau Belanja Masalah Nyata](https://millionbrainhub.com/touring-ngabumi-seremonial-atau-belanja-masalah-nyata/): MillionBrainHub.com — Jalanan berliku dari Pangleseran hingga Ujung Genteng akhir pekan kemarin mendadak ramai oleh deru motor dan mobil berstiker “Touring Ngabumi”. Tak tanggung-tanggung, Bupati Sukabumi, Wakil Bupati, hingga seluruh aparat pemerintahan kabupaten ikut tancap gas bersama.Pertanyaannya: ini touring pembangunan atau pawai seremonial dengan helm mengkilap dan rute penuh konten Instagram? Baca Juga : Ketua RW dan RT Urus Dokumen di UPTD Dukcapil Cibadak Ngabumi, Touring dengan Cita Rasa Pemerintahan Dengan semangat “menyapa rakyat dari roda dua”, rombongan start dari Pangleseran, menembus jalan-jalan pedesaan hingga finish di Ujung Genteng, pesisir eksotis yang jadi kebanggaan Sukabumi Selatan.Warga berjejer di pinggir jalan... - [Ketua RW dan RT Urus Dokumen di UPTD Dukcapil Cibadak](https://millionbrainhub.com/ketua-rw-dan-rt-urus-dokumen-di-uptd-dukcapil-cibadak/): MillionBrainHub.com — Di tengah era serba digital dan birokrasi yang kadang terasa “lebih rumit dari sinetron Ramadan”, muncul dua sosok langka dari Cibadak, Kabupaten Sukabumi: Pak RW Hendri dan Bu RT Neneng. Mereka bukan sekadar pengurus lingkungan yang sibuk urusan ronda dan iuran sampah — tapi superteam yang benar-benar turun tangan mengurus dokumen kependudukan warganya. Baca juga : “BOS” Ojol Sukabumi Dukung Pemkot Buat Aplikasi Sendiri Hari itu, keduanya mendatangi kantor UPTD Dukcapil Wilayah Cibadak, bertemu langsung dengan sang kepala kantor, Pak Yayan Sopian. Misi mereka sederhana tapi krusial: memastikan data warga di KK benar-benar update, demi tertib administrasi dan... - ["BOS" Ojol Sukabumi Dukung Pemkot Buat Aplikasi Sendiri](https://millionbrainhub.com/bos-ojol-sukabumi-dukung-pemkot-buat-aplikasi-sendiri/): MillionBrainHub.com — Di balik deru motor dan dering notifikasi orderan, terselip kisah nyata para pejuang jaket hijau. Bincang santai dengan dua tokoh Baraya Online Sukabumi (BOS) — Kang Rajif (Ketua) dan Kang Asep (Wakil Ketua) — membuka mata kita, bahwa dunia ojol (ojek online) tak sesederhana “tarik order, dapat cuan”. Baca juga : Daftar Rotasi ASN ala Pemkab Sukabumi 2025 Paguyuban BOS bukan sekadar kumpulan driver ngopi bareng di pangkalan. Organisasi ini resmi terdaftar di Kemenkumham, hasil perjalanan panjang dari obrolan warung kopi hingga jadi wadah aspirasi ribuan pengemudi di Sukabumi. “Awalnya cuma kumpul di pangkalan, saling bantu. Tapi lama-lama,... - [Daftar Rotasi ASN ala Pemkab Sukabumi 2025](https://millionbrainhub.com/daftar-rotasi-asn-ala-pemkab-sukabumi-2025/): MillionBrainHub.com — Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali “mengocok ulang” formasi aparatur sipil negara (ASN). Tak tanggung-tanggung, sebanyak 293 pejabat resmi dilantik langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, di Aula Setda Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/10/2025). Baca juga : PELANTIKAN PRNU: SINERGI DAN HARAPAN SUKABUMI MUBARAKAH Kalau ini pertandingan sepak bola, bisa dibilang Bupati Asep baru saja melakukan transfer window terbesar tahun ini. Bedanya, yang digeser bukan pemain, tapi pejabat. 293 Kursi Berpindah, Birokrasi Diharapkan Makin Lincah Dari total pejabat yang dilantik, terdapat 25 pejabat pimpinan tinggi pratama, 125 administrator, 136 pengawas, dan 7 kepala puskesmas. Semua diharapkan siap “berlari kencang” di... - [186 Mahasiswa STISIP WPM Sukabumi Diwisuda](https://millionbrainhub.com/186-mahasiswa-stisip-wpm-sukabumi-diwisuda/): SUKABUMI – Sebanyak 186 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Widyapuri Mandiri Sukabumi di wisuda, Kamis, 16 Oktober 2025. Sidang Terbuka Senat STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi dalam rangka Wisuda Sarjana ke XXIII ini, dilaksanakan di Grand Sulanja yang berlokasi di Kecamatan Sukabumi. Bupati Sukabumi H. Asep Japar. menyampaikan rasa bahagia karena Kehadiran para sarjana ini, diyakini mampu berkontribusi positif bagi masyarakat luas. “Kami mengapresiasi civitas akademika STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi yang turut aktif membangun Kabupaten Sukabumi lewat peningkatan mutu pendidikan. Hal itu dengan melahirkan para sarjana yang luar biasa ini,” ujarnya. Bupati meyakini lulusan STISIP Widyapuri Mandiri... - [ILP Puskesmas Kadudampit Ditingkatkan](https://millionbrainhub.com/ilp-puskesmas-kadudampit-ditingkatkan/): SUKABUMI – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas meresmikan Program Peningkatan Integrasi Layanan Primer (ILP) di UPTD Puskesmas Kadudampit, Kamis, (16/10/25). Sekdis Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Masykur Alawi mengatakan bahwa Program ILP bertujuan untuk memperkuat layanan kesehatan yang mencakup aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, dengan memperluas cakupan layanan posyandu untuk semua siklus hidup. Wakil Bupati menyampaikan transformasi layanan primer ini merupakan salah satu dari enam pilar transformasi kesehatan yang sedang digalakkan oleh Kemenkes Republik Indonesia. ” Mari kita jadikan Puskesmas bukan hanya sebagai pusat pembinaan tetapi juga pendampingan Kesehatan Masyarakat yang berdaya dan Mandiri” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, dilaksanakan penyematan... - [PELANTIKAN PRNU: SINERGI DAN HARAPAN SUKABUMI MUBARAKAH](https://millionbrainhub.com/pelantikan-prnu-sinergi-dan-harapan-sukabumi-mubarakah/): MillionBrainHub.com – Di tengah hiruk-pikuk Pasar Cicurug yang biasanya diwarnai teriakan pedagang dan aroma gorengan pagi, Minggu (12/10/2025) berubah menjadi sedikit lebih khidmat — meski tetap ramai. Pasalnya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar, didampingi Wakil Bupati H. Andreas, hadir dalam Pelantikan Pengurus Ranting Istimewa Nahdlatul Ulama (PRNU) Pasar Cicurug Masa Khidmat 2025–2028. Baca Juga : Kini Pembangunan Irigasi Jentreng Gandeng Pengusaha Acara ini dirangkaikan dengan Sahriahan MWC Cicurug dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, serta — tentu saja — sambutan penuh makna dan pesan moral tentang sinergi, kolaborasi, dan masyarakat yang berdaya saing tinggi. Dari Pasar untuk Umat: Pelantikan dengan... - [Kini Pembangunan Irigasi Jentreng Gandeng Pengusaha](https://millionbrainhub.com/kini-pembangunan-irigasi-jentreng-gandeng-pengusaha/): MillionBrainHub.com – Irigasi Jentreng. Harapan warga Desa Padabeunghar, Kabupaten Sukabumi, tentang hidupnya kembali Irigasi Jentreng kini memasuki babak baru. Sayangnya, bukan babak penyelesaian, melainkan babak kesabaran tingkat lanjut — karena pembangunan irigasi yang vital ini belum juga mendapat prioritas dari pemerintah provinsi maupun daerah. Baca juga : Warga Senang Bendungan Leuwibangga Mau Selesai Di desa yang hampir 50% lebih warganya berprofesi sebagai petani, air adalah nadi kehidupan. Namun, sudah lebih dari lima tahun Irigasi Jentreng dibiarkan kering. Ironisnya, para petani yang biasa menjual beras kini justru harus membeli beras untuk makan sendiri. “Dulu kami jual gabah, sekarang malah beli beras.... - [Warga Senang Bendungan Leuwibangga Mau Selesai](https://millionbrainhub.com/warga-senang-bendungan-leuwibangga-mau-selesai/): MillionBrainHub.com — Setelah lebih dari setahun hidup dalam kekeringan — sawah kering, sumur nyaris tak menetes, dan doa yang tak berhenti dipanjatkan — warga Leuwibangga akhirnya bisa tersenyum.Bendungan yang lama mereka tunggu kini hampir selesai. Proyek yang selama ini hanya jadi topik obrolan warung kopi, akhirnya berubah menjadi kenyataan di depan mata. Baca juga : Bupati Buka Pendapatan dan Beri Peringatan di Sukabumi Expo Bendungan Hampir Selesai, Air Harapan Mulai Mengalir Pembangunan Bendungan Leuwibangga kini memasuki tahap akhir. Di lokasi, warga berbondong-bondong menyaksikan progres pembangunan yang dikabarkan hampir rampung. Salah satunya Amih Ina, warga yang sejak awal mengikuti proses pembangunan,... - [Bupati Buka Pendapatan dan Beri Peringatan di Sukabumi Expo](https://millionbrainhub.com/bupati-buka-pendapatan-dan-beri-peringatan-di-sukabumi-expo/): MillionBrainHub.com — Ada suasana yang berbeda di Sukabumi Expo 2025, ajang tahunan yang menjadi sorotan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS). Di tengah tenda pelayanan publik dan semangat masyarakat yang berdesakan ingin mengurus berkas, Bupati Sukabumi, Asep Japar, membuka pendapatan — sekaligus memberi peringatan. Baca juga : Maulid Nabi Muhammad 2025: Apa yang Tersisa dari Umatnya? Dari 4 Miliar ke 2,4 Miliar: Angka Turun, Semangat Jangan Ikut Turun Dalam pidato penutupannya, Bupati Asep Japar dengan lugas mengumumkan bahwa pendapatan dari Sukabumi Expo tahun ini mencapai Rp2,4 miliar, menurun dibanding tahun sebelumnya yang menembus Rp4 miliar lebih.Namun alih-alih bersedih,... - [Maulid Nabi Muhammad 2025: Apa yang Tersisa dari Umatnya?](https://millionbrainhub.com/maulid-nabi-muhammad-2025-apa-yang-tersisa-dari-umatnya/): MillionBrainHub.com — Di tengah derasnya arus dunia digital dan hiruk-pikuk pencarian “trending topic”, satu peringatan tetap abadi dalam hati umat Islam: Maulid Nabi Muhammad SAW. Tahun ini, peringatan Maulid Nabi 2025 berlangsung khidmat di kediaman RH. Hedy Handayana di Kota Bogor — namun di balik lantunan shalawat dan kisah para penceramah, terselip satu pertanyaan satir yang menggelitik: apa yang sebenarnya masih tersisa dari umat Nabi hari ini? Baca juga : Gara-Gara Kopi dan Lada Indonesia Dijajah, Sekarang? Kisah yang Tak Pernah Pudar, Tapi Kadang Terlupakan Acara yang dihadiri berbagai tokoh masyarakat ini diisi oleh penceramah KH. Dede Supriatna, kepala kantor... - [Gara-Gara Kopi dan Lada Indonesia Dijajah, Sekarang?](https://millionbrainhub.com/gara-gara-kopi-dan-lada-indonesia-dijajah-sekarang/): MillionBrainHub.com — Kalau dulu bangsa asing datang ke Nusantara karena tergoda aroma lada dan kopi, sekarang justru petani yang menanamnya seringkali “tidak tercium” siapa pun. Ironis, ya? Di balik setiap biji kopi yang kita teguk di kafe estetik kota besar, ada cerita getir dari kebun kecil di Kabupaten Lahat. Dan kali ini, kami berbincang langsung dengan Darwin, seorang petani yang tetap tersenyum meski jarang disapa penyuluh pertanian. Baca juga : Jenal Mutaqin: Kisah Pemuda Bogor yang Tak Kenal Kata “Nganggur” Kopi dan Lada: Dulu Rebutan Dunia, Sekarang Rebutan Bertahan Hidup Darwin menatap ladang hijaunya yang luas tapi sepi perhatian. “Katanya... - [Jenal Mutaqin: Kisah Pemuda Bogor yang Tak Kenal Kata “Nganggur”](https://millionbrainhub.com/jenal-mutaqin-kisah-pemuda-bogor-yang-tak-kenal-kata-nganggur/): MillionBrainHub.com — Dalam suasana santai namun penuh makna, tim Millionbrain berkesempatan ngobrol bareng Wakil Wali Kota Bogor, Kang Jenal Mutaqin, atau yang lebih akrab disapa Kang JM. Obrolan ini bukan sekadar bincang basa-basi pejabat, tapi perjalanan hidup yang bisa bikin siapa pun bertanya: “Masih mau bilang susah cari kerja?” Baca juga : Launching Program Rutilahu Sukabumi: Bupati Robohkan Rumah Dari Laut ke Legislatif, Jalur Hidup Tanpa GPS Sebelum dikenal sebagai Wakil Wali Kota Bogor, siapa sangka Kang JM sempat berlayar di lautan lepas — bukan sebagai penulis puisi laut, tapi benar-benar berlaut. Lalu berlanjut jadi pramuniaga, satpam, hingga akhirnya menapaki... - [Launching Program Rutilahu Sukabumi: Bupati Robohkan Rumah](https://millionbrainhub.com/launching-program-rutilahu-sukabumi-bupati-robohkan-rumah/): MillionBrainHub.com — Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali mengguncang dunia—setidaknya dunia konstruksi rumah—dengan meluncurkan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) secara serentak di seluruh kecamatan. Dalam sebuah aksi simbolis nan dramatis, Bupati Sukabumi H. Asep Japar memimpin peluncuran dengan cara yang tak biasa: merobohkan rumah warga di Kampung Cipatuguran, Palabuhanratu. Ya, benar—merobohkan rumah sebagai simbol pembangunan. Iya, simbol. Baca Juga : Sidak Disdukcapil Sukabumi Disambut Jujur Tanpa Sensor Dalam acara bertajuk “Mari Bangun, Tapi Harus Dirobohkan Dulu”, hadir pula Wakil Bupati H. Andreas, Sekda H. Ade Suryaman, dan jajaran Forkopimda. Sementara 46 kecamatan lainnya hanya bisa menatap layar dan berkata dalam hati:... - [Sidak Disdukcapil Sukabumi Disambut Jujur Tanpa Sensor](https://millionbrainhub.com/sidak-disdukcapil-sukabumi-disambut-jujur-tanpa-sensor/): MillionBrainHub.com – Tak ada angin, tak ada hujan, tiba-tiba saja tim media, sebenarnya hanya saya sendiri, mendadak ikut sidak ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi. Dan tak disangka, bukan hanya pegawai yang sedang fokus melayani pembuatan KTP dan KK, tetapi juga sang kepala dinas, Amir Hamzah, yang hadir langsung. Bukan karena ingin gaya-gayaan, katanya, tapi memang “kebetulan” ada di tempat. Baca juga : Kota Pagaralam Bisa Maju, Asal Walikotanya Mau “Silakan tanya langsung ke warga. Jadi tidak ada yang saya tutupi. Kalau saya bilang pelayanannya baik, itu kan jadi pembelaan,” ujar Amir Hamzah dengan wajah setenang... - [Kota Pagaralam Bisa Maju, Asal Walikotanya Mau](https://millionbrainhub.com/kota-pagaralam-bisa-maju-asal-walikotanya-mau/): MillionBrainHub.com – Bayangkan kalau teknologi bisa mendeteksi korupsi seperti halnya mendeteksi sinyal WiFi. Sayangnya, sinyalnya penuh interferensi, apalagi kalau yang punya akses router adalah walikota sendiri. Baca juga : Tunjangan Fantastis: “Ini Mandi Bensin atau Perjalanan Dinas? Dalam episode terbaru podcast bersama seorang dosen sekaligus Ketua Yayasan Universitas Lembah Dempo yaitu Lendy Rahmadi, S.Kom., M.Kom., muncul pembahasan menarik tapi agak nyinyir: “Kalau Walikotanya Mau, Kota Ini Bisa Maju”. Terdengar sederhana, tapi dalamnya bukan main. Teknologi Informasi: Solusi atau Ancaman? Sebagai akademisi di bidang Teknologi Informasi, sang dosen menyampaikan bahwa mereka wajib memberi kajian ilmiah kepada pemerintah minimal setahun sekali. Ini... - [Tunjangan Fantastis: “Ini Mandi Bensin atau Perjalanan Dinas?”](https://millionbrainhub.com/tunjangan-fantastis-ini-mandi-bensin-atau-perjalanan-dinas/): MillionBrainHub.com — Kalau kamu pikir podcast cuma bisa dilakukan di studio ber-AC, kamu salah. Di Kota Sukabumi, yang cuma punya 7 kecamatan dan langit mendung soal keadilan anggaran, podcast justru digelar depan Gedung DPRD. Dan isinya? Bukan review kopi, tapi bedah peraturan yang bikin rakyat gigit jari. Baca juga : Jejak Gratifikasi Jabatan Akhirnya Tercium Publik Kali ini, kami hadir bersama Kang Reza dan Kang Febry, dua anggota PMII Kota Sukabumi yang lebih suka ngomong jujur daripada jilat kekuasaan. Mereka bicara blak-blakan soal Peraturan Walikota No. 2 dan No. 3, yang mengatur tunjangan rumah dinas dan perjalanan dinas untuk anggota... - [Raya Bukan Satu-satunya! Tuntut Copot Tiga Kepala Dinas!](https://millionbrainhub.com/raya-bukan-satu-satunya-tuntut-copot-tiga-kepala-dinas/): MillionBrainHub.com — Saat sebagian pejabat masih sibuk berswafoto di acara seremoni, kenyataan pahit menyergap dari pelosok Kabupaten Sukabumi: balita cacingan. Bukan karena kurang kasih sayang, tapi karena diduga sistem yang lebih suka duduk manis ketimbang turun tangan. Salah satu kasus mencuat: Raya, balita dari Kabupaten Sukabumi, menjadi simbol kegagalan sistemik pelayanan sosial dan kesehatan. Tapi apakah Raya satu-satunya? Ternyata tidak. “Saya tahu karena saya lihat sendiri, dan banyak laporan masuk ke kami,” ujar Ahmin Supyani, Ketua DPC Diaga Muda Indonesia Sukabumi, dalam bincang hangat bersama Millionbrain yang ternyata… tidak terlalu hangat buat dinas terkait. Tuntut Tiga Kepala Dinas Dicopot: “Kalau... - [Andres Ajak Perkuat Kepedulian Sosial dan Layanan Masyarakat di HUT Desa Girijaya Cidahu](https://millionbrainhub.com/andres-ajak-perkuat-kepedulian-sosial-dan-layanan-masyarakat-di-hut-desa-girijaya-cidahu/): MillionBrainHub.com- Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi Andreas menghadiri peringatan Hari Jadi ke-43 Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Rabu (3/9/2025). Momen ulang tahun desa tersebut diisi dengan menghadirkan kreasi masyarakat dan pelajar. H Andreas menyebut langkah Desa Girijaya patut diapresiasi karena memperingat hari jadi merupakan energi besar untuk menjadi lebih baik di masa datang. Wabup juga meminta agar kegiatan bisa diselenggarakan dengan sederhana dan mengedapankan pelayanan masyarakat seperi dibidang kesehatan dan layanan adminduk “Saya juga meminta dalam setiap kegiatan dilakukan layanan masyarakat sehingga bisa memberikan manfaat nyata,” ujarnya. Menurutnya, layanan adminduk dan kesehatan gratis sangat membantu masyarakat dan selaras dengan visi Kabupaten Sukabumi,... - [Jejak Gratifikasi Jabatan Akhirnya Tercium Publik](https://millionbrainhub.com/jejak-gratifikasi-jabatan-akhirnya-tercium-publik/): MillionBrainHub.com — Drama pembangunan ala Walikota Sukabumi, Ayep Zaki, memasuki babak baru. Bukan sinetron, tapi ini realita. Organisasi mahasiswa merah marun, GMNI, resmi naik ke level berikutnya: dari teriak-teriak di depan balaikota, kini menggedor pintu Kejaksaan Negeri! Baca juga : Jiwa Dewan Diduga Hilang, Tunangan Tunjangan Malah Melonjak Siapa sangka, tim komunikasi percepatan pembangunan — yang awalnya digadang-gadang sebagai “pasukan elite percepatan pembangunan” — kini justru dituding jadi “tim percepatan konflik kepentingan”. “Kami punya kajian!” tegas Kang Rifki, Sekretaris GMNI, saat ditemui tim Millionbrain di sela aksi jilid ke-5 yang sudah seperti sinetron Ramadan — bersambung terus. Tak ketinggalan, Kang... - [Jiwa Dewan Diduga Hilang, Tunangan Tunjangan Malah Melonjak](https://millionbrainhub.com/jiwa-dewan-diduga-hilang-tunangan-tunjangan-malah-melonjak/): MillionBrainHub.com – Jalanan Kota Sukabumi hari ini bukan sekadar tempat lalu lintas, tapi jadi panggung utama rakyat yang bersuara. Ratusan mahasiswa, masyarakat umum, serta rekan-rekan ojek online (ojol) berkumpul dalam aksi demo besar-besaran yang mengguncang Kantor Polres, Balaikota dan DPRD Kota Sukabumi. Baca Juga : Andres Ajak Perkuat Kepedulian Sosial dan Layanan Masyarakat di HUT Desa Girijaya Cidahu Demo ini bukan hanya seruan biasa. Mereka datang membawa semangat, tuntutan, dan… satu pertanyaan filosofis: “Apakah jiwa anggota dewan bisa disusupi hingga mereka diam seribu bahasa?” Awal Ledakan Emosi: Terlindasnya Rekan Ojol, Affan Kurniawan Pemicu amarah utama datang dari kasus tragis yang... - [Demo Kasus Raya: Ormas Diaga Muda Indonesia Tuntut Tiga Hal](https://millionbrainhub.com/demo-kasus-raya-ormas-diaga-muda-indonesia-tuntut-tiga-hal/): MillionBrainHub.com — Di tengah semangat revolusi digital, big data, dan AI, rupanya masih ada satu topik yang bikin warga Sukabumi turun ke jalan: cacingan. Ya, Anda tidak salah baca. Bukan soal chip, bukan juga soal robot — tapi cacingan. Ini bukan lelucon, tapi kenyataan pahit. Dan karena itulah, Ormas Diaga Muda Indonesia bersuara lantang. Mereka berdiri di depan Kantor Dinas Sosial Kota Sukabumi untuk menyuarakan tuntutan yang… tidak tanggung-tanggung. Copot Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala Dinas P3A. Sekarang juga. Baca Juga : Dikira Demo, Ternyata Bazaar: DPC Gerindra Kota Sukabumi Kasus Balita Raya: Luka yang Membuka Luka... - [Dikira Demo, Ternyata Bazaar: DPC Gerindra Kota Sukabumi](https://millionbrainhub.com/dikira-demo-ternyata-bazaar-dpc-gerindra-kota-sukabumi/): MillionBrainHub.com — Suasana mendadak ramai di markas DPC Gerindra Kota Sukabumi. Lalu lintas warga padat merayap, aura massa terasa kental, dan tiba-tiba… Walikota datang. Apakah ini pertanda demo besar-besaran? Ternyata bukan. Yang terjadi justru bazaar merdeka dan sembako murah untuk rakyat. Sebuah plot twist politik yang bahkan sinetron Indosiar pun tak berani tulis. Baca Juga : HMI Sukabumi Raya, Ada Apa Dengan Walikota? Walikota & Wakil Walikota Turut Hadir: Bukan Karena Isu, Tapi Karena Ibu-Ibu Acara ini sukses menarik perhatian banyak pihak — termasuk Walikota Ayep Zaki dan Wakil Walikota Sukabumi yang hadir langsung di lokasi. Bukan untuk mengendalikan massa,... - [HMI Sukabumi Raya, Ada Apa Dengan Walikota?](https://millionbrainhub.com/hmi-sukabumi-raya-ada-apa-dengan-walikota/): MillionBrainHub.com — Dalam episode terbaru podcast kami yang tidak disponsori siapa-siapa (tapi kami sangat terbuka kalau ada yang mau), kami kedatangan tamu istimewa: Yudi Nurul Anwar, Ketua HMI Sukabumi Raya. Baca Juga : Gubernur Dedi Mulyadi Beri Sanksi Atas Kasus Raya Tema kita kali ini cukup pedas, jadi siapkan teh manis dan mental baja. Kenapa HMI Sukabumi Raya Jarang Terlihat? Pertanyaan pertama yang muncul di benak banyak orang:“HMI Sukabumi Raya itu masih ada gak sih?” Tenang, masih ada. Hidup, sehat, dan ternyata cukup aktif — meski tak sering muncul di keramaian seperti kawan-kawan organisasi lainnya. Apakah ini pilihan strategis? Atau... - [Gubernur Dedi Mulyadi Beri Sanksi Atas Kasus Raya](https://millionbrainhub.com/gubernur-dedi-mulyadi-beri-sanksi-atas-kasus-raya/): MillionBrainHub.com— Dalam sebuah negara yang sedang giat mempersiapkan Generasi Emas 2045, seorang balita di Jawa Barat justru wafat karena penyakit yang biasanya hanya muncul di buku pelajaran IPA kelas 4 SD. Raya (3), anak dari Kampung Pangenyangan, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, meninggal dunia akibat cacingan akut—bukan karena kurang gizi, bukan karena wabah misterius, tapi karena banyaknya cacing hidup dalam tubuh mungilnya. Baca Juga : Ucapan Selamat dari Bupati & Wakil Bupati Sukabumi: 80 Tahun RI Kabar ini langsung mengundang respons cepat dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang dalam pernyataan resminya menyampaikan rasa prihatin, kecewa, dan tentu saja permohonan maaf.... - [Ucapan Selamat dari Bupati & Wakil Bupati Sukabumi: 80 Tahun RI](https://millionbrainhub.com/ucapan-selamat-dari-bupati-wakil-bupati-sukabumi-80-tahun-ri/): MillionBrainHub.com – Di tengah gegap gempita peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, para pemimpin daerah tak mau ketinggalan memberi ucapan selamat. Termasuk Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, dan Wakil Bupati H. Andreas, yang kompak menyampaikan harapan besar untuk negeri — dan sedikit harapan untuk rakyat yang belum sempat menikmati sejahtera secara langsung. Baca Juga : 5 Tahun Sawah Mengering: Irigasi Jentreng Mati, Darurat Pangan Dengan balutan tema nasional “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, ditambah semangat lokal “Jabar Istimewa” dan “Sukabumi Mubarakah”, ucapan HUT RI dari para pemimpin ini disampaikan penuh semangat — seperti biasa, dengan nada yang membangkitkan... - [5 Tahun Sawah Mengering: Irigasi Jentreng Mati, Darurat Pangan](https://millionbrainhub.com/5-tahun-sawah-mengering-irigasi-jentreng-mati-darurat-pangan/): MillionBrainHub.com– Di Desa Padabeunghar, Kabupaten Sukabumi, sawah bukan lagi tempat menanam padi. Sudah lebih dari lima tahun, aliran irigasi Jentreng yang dulunya mengalir deras dari Sungai Cimandiri kini hanya menyisakan cerita masa lalu dan retakan tanah kering. Baca juga : 80 Tahun Merdeka: Upacara, Pidato, dan Janji Pembangunan Sistem irigasi alami yang dulu menjadi tulang punggung pertanian warga, kini telah kering kerontang. Dan meski pemerintah katanya sudah “mengetahui”, air belum juga datang — hanya kunjungan dinas dan janji yang lalu-lalang seperti angin kemarau. “Usulan sudah kami sampaikan. Dinas juga sudah sempat datang lihat. Tapi, ya, sampai sekarang belum ada kelanjutannya,”... - [80 Tahun Merdeka: Upacara, Pidato, dan Janji Pembangunan](https://millionbrainhub.com/80-tahun-merdeka-upacara-pidato-dan-janji-pembangunan/): MillionBrainHub.com – Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia diperingati dengan upacara khidmat di Lapangan Cangehgar Palabuhanratu, Minggu (17/8/2025). Bupati Sukabumi H. Asep Japar memimpin langsung jalannya upacara—sebuah momen sakral yang sekaligus menjadi panggung penyampaian capaian pembangunan daerah. Baca Juga : Momentum Industri Kopi Sukabumi Bangkit Berkat Komitmen KDM Mengusung tema nasional “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” — tema yang tampaknya dibuat untuk menyenangkan semua pihak tanpa menjelaskan siapa yang harus bekerja lebih keras — upacara berlangsung lancar di bawah langit Palabuhanratu yang, setidaknya, masih gratis. Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya rutinitas tahunan, tapi juga momen... - [Momentum Industri Kopi Sukabumi Bangkit Berkat Komitmen KDM](https://millionbrainhub.com/momentum-industri-kopi-sukabumi-bangkit-berkat-komitmen-kdm/): MillionBrainHub.com – Siapa bilang ngopi itu cuma soal menikmati rasa pahit yang elegan di cangkir keramik? Di PIRO Coffee, satu sore santai berubah menjadi ruang diskusi yang lebih hangat dari air seduhan. Hadir dalam bincang santai ini adalah Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi, Pak Dani Tarsoni; penyuluh pertanian, Pak Danny Haryanto; dan tentu saja, si pemilik rumah: Ibu Sri, owner dari PIRO Coffee. Baca Juga : Setelah Setahun Rusak, Bendungan Leuwi Bangga Akhirnya Dilirik Temanya? Industri kopi Sukabumi. Berat? Tidak juga. Apalagi kalau dibungkus obrolan ringan, ditemani aroma kopi arabika segar dan suasana kafe yang mengusung konsep semi-rakyat... - [Setelah Setahun Rusak, Bendungan Leuwi Bangga Akhirnya Dilirik](https://millionbrainhub.com/setelah-setahun-rusak-bendungan-leuwi-bangga-akhirnya-dilirik/): MillionBrainHub.com – Setelah hampir setahun lebih menjadi ikon wisata kekeringan dadakan dan ladang selfie berlatar tanah retak, akhirnya Bendungan Leuwi Bangga mendapat atensi dari pihak berwenang. Ya, benar, ini bukan hoaks WhatsApp group—Dinas PUTR Kabupaten Sukabumi akhirnya buka suara, bukan hanya lewat spanduk “Maaf Perjalanan Anda Terganggu”, tapi dengan sosialisasi resmi pembangunan bendungan Leuwi Bangga. Baca Juga : Kekeringan, Bendungan Leuwi Bangga Kapan Dibangun Dalam pertemuan yang berlangsung penuh rasa haus (secara harfiah dan emosional), hadir pula Kepala Desa, Babinsa, dan tentu saja, sang kontraktor yang digadang-gadang akan “menyulap” bendungan itu kembali menjadi sumber kehidupan, bukan kenangan pahit pertanian yang... - [Air Kemasan “MUBARAKAH” Siap Mengalir](https://millionbrainhub.com/air-kemasan-mubarakah-siap-mengalir/): MillionBrainHub.com — Kalau biasanya air cuma lewat-lewat aja di keran rumah, kali ini air bakal mampir ke kantong belanjaan Anda. Ya, Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi resmi mengumumkan akan meluncurkan produk air kemasan baru bertajuk “MUBARAKAH”, yang katanya sih, sesuai dengan visi daerah Kabupaten Sukabumi saat ini. Baca juga : UMKM Naik Kelas, “SiKumis” Ikut Dalam Barisan? Bincang hangat bersama Direktur Utama Perumda, M. Kamaludin Zen, seketika berubah jadi segar ketika topik air kemasan ini mengalir lancar. “Kami ingin air bersih tidak hanya dinikmati lewat keran, tapi juga bisa dibawa ke mana saja. Praktis, ekonomis, dan tentu... - [Kekeringan, Bendungan Leuwi Bangga Kapan Dibangun](https://millionbrainhub.com/kekeringan-bendungan-leuwi-bangga-kapan-dibangun/): MillionBrainHub.com — Di tengah gempuran proyek-proyek raksasa yang katanya untuk rakyat, satu suara lirih datang dari ujung desa: suara bendungan yang hilang. Bendungan Leuwi Bangga, yang dulu gagah mengaliri sawah, mengisi sumur warga, dan bahkan jadi tempat nostalgia masa kecil, kini tinggal cekungan tanah dan kenangan basah. Baca Juga : Air Kemasan “MUBARAKAH” Siap Mengalir Warga bertanya-tanya: “Bangga-nya di mana?” Kami menyambangi Desa yang (dulu) Dialiri itu dan berbincang langsung dengan beberapa sosok penting dan sepenting-pentingnya warga: Kang Dedi, Ketua Mitra Cai; Kang Heri, Kepala Dusun; dan warga senior merangkap juru curhat lokal, Teh Ina. Bendungan Kering, Emosi Menggelegak “Dulu... - [UMKM Naik Kelas, "SiKumis" Ikut Dalam Barisan?](https://millionbrainhub.com/umkm-naik-kelas-sikumis-ikut-dalam-barisan/): MillionBrainHub.com – “Dulu UMKM bingung bikin NIB. Sekarang? NIB, legalitas, sampai promosi digital, tinggal bilang ke Dinas.” Kalimat itu meluncur pelan tapi tajam dari Pak Sigit Widarmadi, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sukabumi, saat kami ajak ngobrol—obrolannya santai, tapi isinya upgrade-an dari banyak rapat Zoom pejabat. Baca Juga : Dari Trump Effect ke Tugas Pak Dani Tarsoni Bersama Pak Sigit, kami menyelami tema yang katanya membosankan, tapi nyatanya justru penuh inovasi dan harapan: UMKM naik kelas. Dan tidak tanggung-tanggung, kali ini naiknya sambil digandeng AI. Terbatas Tapi Nggak Terbantahkan: Kolaborasi Jabar vs Masalah Klasik “Kami tahu, dinas ini bukan... - [Dari Trump Effect ke Tugas Pak Dani Tarsoni](https://millionbrainhub.com/dari-trump-effect-ke-tugas-pak-dani-tarsoni/): MillionBrainHub.com – “Kalau AS batuk, ya daerah ikut pilek. Kadang malah masuk angin.” Begitu kira-kira rangkuman sederhana dari obrolan kami bersama Pak Dani Tarsoni, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi, saat membahas tarif impor Amerika Serikat yang katanya nun jauh di sana — tapi efeknya? Serasa di depan pintu pabrik. Baca Juga : Reza & Hamdan: Mahasiswa Atau Mahasewa? Tarif AS Naik, Pabrik Daerah Menjerit “Tarif naik di Amerika, tapi yang kena demam ya kita di daerah,” keluh Pak Dani.Dan itu bukan hiperbola. Pasalnya, banyak pabrik besar di Sukabumi menggantungkan hidupnya pada pasar ekspor, khususnya ke negeri Paman Sam.... - [Reza & Hamdan: Mahasiswa Atau Mahasewa?](https://millionbrainhub.com/reza-hamdan-mahasiswa-atau-mahasewa/): MillionBrainHub.com – “Jadi mahasiswa itu bukan cuma soal skripsi dan seminar. Kadang, harus juga turun ke jalan — apalagi kalau yang di atas pura-pura nggak dengar.” Kalimat itu keluar dari mulut Reza, mahasiswa yang suaranya lantang bahkan sebelum ia duduk. Bersama Hamdan, sahabat satu perjuangan (dan satu warung kopi), mereka menjadi wajah muda yang kerap muncul di tengah-tengah aksi massa. Tapi, apa benar semua itu murni dari hati? Baca Juga : Tani Merdeka Indonesia Kota Sukabumi Kami pun menggelar bincang santai—yang ujung-ujungnya jadi panas—bersama dua pemuda ini. Obrolannya ringan, sampai kami melempar pertanyaan yang sering dibisikkan orang tua di grup... - [Tani Merdeka Indonesia Kota Sukabumi](https://millionbrainhub.com/tani-merdeka-indonesia-kota-sukabumi/): MillionBrainHub.com – Di tengah gempuran konten healing dan soft launching yang tak kunjung usai, Kota Sukabumi justru menyuguhkan kabar yang segar dan (semoga) tidak sekadar seremoni: pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kota Sukabumi. Baca Juga : RPJMD: Masa Depan Sukabumi Sedang Dirancang Untuk Direalisasikan Berlokasi di Sukabumi pada hari Selasa, 15 Juli 2025—yang kebetulan bukan hari tani nasional namun tetap dianggap sakral—pengurus baru DPD Tani Merdeka resmi dilantik. Tentu saja, acara ini dihadiri oleh para petani, pengurus organisasi, serta tamu undangan yang mungkin setengahnya bertanya-tanya: “Setelah ini, kita nanam apa?” Ketua DPD Tani Merdeka yang baru dilantik... - [RPJMD: Masa Depan Sukabumi Sedang Dirancang Untuk Direalisasikan](https://millionbrainhub.com/rpjmd-masa-depan-sukabumi-sedang-dirancang-untuk-direalisasikan/): MillionBrain.com – Di Pendopo Sukabumi yang sejuk dan penuh wacana, Kamis (10/07/2025), berlangsung sebuah ritual lima tahunan: rapat kerja pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sukabumi 2025–2029. Dipimpin oleh duet strategis: H. Aep Majmudin, SE., MM, sang Kepala Bappelitbangda, dan H. Deni Gunawan, S.IP, Ketua Pansus RPJMD dari DPRD Sukabumi. Baca Juga : Aep Majmudin, Dari Visi Misi Menjadi Dokumen Daerah (RPJMD) Tentu saja, agenda ini bukan cuma formalitas. Ini adalah momen sakral di mana rencana masa depan 5 tahun ke depan digodok—antara idealisme dokumen dan realita lapangan. Fokusnya: Pertanian, Pariwisata, dan (Mungkin) Harapan Pak Aep, yang memimpin... - [Aep Majmudin, Dari Visi Misi Menjadi Dokumen Daerah (RPJMD)](https://millionbrainhub.com/aep-majmudin-dari-visi-misi-menjadi-dokumen-daerah-rpjmd/): MilIionBrainHub.com – Dalam sebuah bincang eksklusif yang katanya “dinantikan tapi belum pernah diadakan”, akhirnya publik mendapat sedikit pencerahan soal siapa sebenarnya dalang intelektual di balik dokumen sakti yang kini menjadi kitab suci pembangunan Kabupaten Sukabumi lima tahun ke depan: RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah). Baca Juga : Koperasi Merah Putih, Kupas Bareng Pak Kadis Sigit Widarmadi Adalah Aep Majmudin, Kepala Bappelitbangda—badan yang namanya saja sudah membuat orang berpikir dua kali sebelum melafalkannya—yang ternyata diam-diam telah menenun benang-benang visi-misi Bupati Asep Japar dan Wakil Bupati Andreas menjadi dokumen resmi. Dan bukan sembarang dokumen, tapi dokumen yang akan menjadi pedoman hidup... - [Koperasi Merah Putih, Kupas Bareng Pak Kadis Sigit Widarmadi](https://millionbrainhub.com/koperasi-merah-putih-kupas-bareng-pak-kadis-sigit-widarmadi/): MillionBrainHub.com – Beruntung rasanya bisa duduk bareng, bincang hangat (dan sedikit nyinyir) bersama Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Sigit Widarmadi, A.Md., SE. Kali ini topiknya tidak main-main: Koperasi Merah Putih, program yang katanya bakal jadi motor penggerak ekonomi rakyat — bukan sekadar spanduk yang numpang nampang di balai desa. Baca Juga : Sidak Pasar Pelita: Dari Pedagang Sayur hingga Biliar Visi Mulia: Dari Apotek Murah Hingga Cold Storage di Tengah Sawah Pak Sigit dengan penuh semangat menjelaskan konsep koperasi masa depan ini. Bukan hanya urusan simpan-pinjam dan rapat tahunan yang isinya nasi kotak dan laporan keuangan setebal utang. Tapi benar-benar... - [Sidak Pasar Pelita: Dari Pedagang Sayur hingga Biliar](https://millionbrainhub.com/sidak-pasar-pelita-dari-pedagang-sayur-hingga-biliar/): MillionBrainHub.com – Jika arsitektur bisa bicara, maka Pasar Pelita mungkin akan menangis sambil bertanya, “Aku ini pasar tradisional atau mal gagal fungsi?” Sebab, realitas yang ditemukan saat sidak ke lokasi bukan hanya soal keluh kesah pedagang, tapi juga komunikasi yang terputus antar pedagang dan pemerintah. Baca Juga : Sales Leader Community: Bukan Ormas dan LSM Tapi Bermanfaat Satu Pasar, Banyak Cerita: Dari Pedagang Cimol Hingga Pedagang yang Pindah Lagi ke Jalan Pasar Pelita secara struktur sebenarnya cukup mentereng: Pedagang Minta Pedagang Masuk, Tapi Ada Pedagang yang Sudah Masuk, Malah Keluar Lagi Ironi dimulai ketika pedagang lantai dasar justru berharap para... - [Sales Leader Community: Bukan Ormas dan LSM Tapi Bermanfaat](https://millionbrainhub.com/sales-leader-community-bukan-ormas-dan-lsm-tapi-bermanfaat/): MillionBrainHub.com – Di tengah gemerlapnya organisasi yang penuh struktur, legalitas, dan stempel, ada sebuah komunitas yang tampil sederhana tapi efisien: Sales Leader Community. Mereka bukan Ormas, bukan LSM, dan juga tidak (belum) masuk ke SK pengesahan mana pun, tapi soal manfaat? Kata para anggotanya: “Lebih berasa dari pada program pemerintah yang viral di TikTok lalu hilang.” Baca Juga : PMII: Janji Walikota Kesehatan Gratis, Realita Masih Bayar Kita berbincang santai (dan agak serius) dengan Opah Haris, salah satu sosok sentral, padahal usianya belum tentu sepuh. Baginya, komunitas ini adalah jembatan emas — bukan ke langit, tapi ke dunia kerja yang... - [PMII: Janji Walikota Kesehatan Gratis, Realita Masih Bayar](https://millionbrainhub.com/pmii-janji-walikota-kesehatan-gratis-realita-masih-bayar/): MillionBrainHub.com – Bincang panas kembali bergulir. Kali ini, giliran PMII Kota Sukabumi, lewat Ketua Kang Ulum dan Sekretaris Kang Arsal, yang menyulut api diskusi soal 100 hari kerja Wali Kota Ayep Zaki. Bukan debat receh soal citra, tapi soal janji yang tak kunjung jadi nyata: kesehatan gratis untuk masyarakat. Baca Juga : Keluh Kesah Petani Paket Lengkap “Kami apresiasi semangatnya, tapi kalau RSUD dan Puskesmas masih narik biaya, lalu gratisnya di sebelah mana?” tanya Kang Ulum. Kesehatan Gratis: Retorika Kampanye atau Program Nyata? PMII menilai, hingga hari ke-100, belum terlihat ada sistem layanan kesehatan gratis yang dijanjikan. Baik di RSUD... - [Keluh Kesah Petani Paket Lengkap](https://millionbrainhub.com/keluh-kesah-petani-paket-lengkap/): MillionBrainHub.com – Keluh Kesah Petani. Di kebun sederhana milik warga Parung Seah, suara jangkrik terdengar lebih aktif daripada suara dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Di sinilah Gagan, Syahrul, Rahmat, dan Sandi meluapkan suara yang selama ini hanya bergema di antara batang singkong dan tanah yang makin gersang. Baca Juga : Walikota Atau Raja Kota? GMNI Sukabumi Raya Bersuara “Tanah kami makin rusak. Mau kami rawat, tapi PPL ke mana? Turunnya setahun sekali kayak THR,” celetuk Gagan, sambil menunjuk tanah yang dulu subur, kini keras seperti birokrasi dinas. Tiga Dekade Demi Kesuburan: Tapi Harapan Bisa Mati Lebih Cepat Dalam obrolan yang... - [Walikota Atau Raja Kota? GMNI Sukabumi Raya Bersuara](https://millionbrainhub.com/walikota-atau-raja-kota-gmni-sukabumi-raya-bersuara/): MillionBrainHub.com – Di sebuah ruangan yang katanya tertutup tapi bocor juga ke publik, terjadi obrolan panas antara dua aktivis GMNI Sukabumi Raya, Kang Aris dan Kang Rifky, dengan sosok yang mereka sebut sebagai “raja kota” — walikota yang makin hari makin multitugas, atau minimal suka mendelegasikan multitugas ke orang-orang terdekatnya. Baca Juga : Yandra Utama Santosa dan Misi Suci KNPI Sukabumi Mubarakah Topik utama? Bukan harga cabai atau harga diri, tapi soal Tim Percepatan Komunikasi Pembangunan—tim yang, menurut GMNI, lebih cepat dari cahaya tapi entah ke mana arahnya. “Ini bukan tim komunikasi, ini tim keluarga berencana yang sukses,” celetuk Kang... - [Yandra Utama Santosa dan Misi Suci KNPI Sukabumi Mubarakah](https://millionbrainhub.com/yandra-utama-santosa-dan-misi-suci-knpi-sukabumi-mubarakah/): MillionBrainHub.com – Ada yang berbeda dari aroma politik kepemudaan di Kabupaten Sukabumi belakangan ini. Bukan karena kopi sachet yang diseduh pakai galon panas, tapi karena hadirnya sosok fresh dan (konon) jenaka: Yandra Utama Santosa, Ketua baru KNPI Kabupaten Sukabumi. Baca Juga : Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat: Forum Apa Ini, Sebenarnya? Yandra, yang katanya bisa bikin ruangan hening mendadak tertawa hanya dengan senyumnya (entah karena karismanya atau karena mic-nya ketinggalan mati), membawa angin segar. Dalam perbincangan santai yang sebenarnya agak serius ini, ia menyampaikan bahwa KNPI di bawah kepemimpinannya akan menjadi lebih baik — tentu saja, siapa juga yang ingin... - [Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat: Forum Apa Ini, Sebenarnya?](https://millionbrainhub.com/forum-silaturahmi-kabupaten-sukabumi-sehat-forum-apa-ini-sebenarnya/): MillionBrainHub.com – Di tengah tumpukan forum-forum yang lahir entah dari mana dan hidup entah untuk siapa, muncullah satu nama yang cukup membuat alis mengernyit: Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat, atau disingkat FSKSS. Sebuah singkatan yang lebih terdengar seperti nama klub bulu tangkis, tapi ternyata urusannya lebih serius: kesehatan masyarakat. Baca Juga : Lahan HGU: Petani Melawan Lupa (dan Lapar) Ketika kami mencoba memahami forum ini lebih dalam, kami pun bertanya langsung kepada sekretaris FSKSS, Ajat Zatnika, dengan pertanyaan jujur, polos, tapi penting:“Forum apa ini, Pak?” Ajat menjawab dengan tenang, nyaris seperti sedang membuka acara resmi.“FSKSS adalah forum yang menjadi wadah... - [Lahan HGU: Petani Melawan Lupa (dan Lapar)](https://millionbrainhub.com/lahan-hgu-petani-melawan-lupa-dan-lapar/): MillionBrainHub.com – Lahan HGU, Di tengah geliat pembangunan yang katanya pro rakyat, sekelompok petani di Desa Langensari memilih tetap membajak tanah, alih-alih membajak APBD. Mereka bukan aktor sinetron politik, melainkan anggota Persaudaraan Petani Suryakencana Sukabumi (PPSS), yang dipimpin oleh sosok bersahaja tapi keras kepala: Herlan Conoras. Baca Juga : Cetak KTP di Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Mimpi Digital Realita Pahit Di sebuah lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Perkebunan Nusantara yang kini lebih banyak ditumbuhi harapan ketimbang pohon teh, kami berbincang hangat dengan Herlan. Di sela-sela asap rokok kretek dan tawa getir, ia bercerita tentang perjuangan panjang yang lebih... - [Gelar Iriana Jokowi Dipertanyakan: Lulus Semester 6, Tapi Punya SE & MM?](https://millionbrainhub.com/gelar-iriana-jokowi-dipertanyakan/): MillionBrainHub.com – Publik kembali dibuat bertanya-tanya, bukan soal kebijakan atau bansos, tapi gelar akademik dari Iriana Jokowi, istri Presiden Joko Widodo. Di tengah derasnya semangat transparansi, muncul kabar bahwa Iriana hanya kuliah hingga semester enam di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), namun tercantum sebagai pemegang gelar Sarjana Ekonomi (SE) dan Magister Manajemen (MM). Hmm, apakah ini semacam “akselerasi” akademik yang belum kita pahami? Baca Juga : Hercules Minta Maaf: Ketika Drama Ormas Lebih Seru dari Sinetron Petang Awal Mula Drama: Dari Cuitan X Hingga Kembali Menggugat Sumber drama kali ini datang dari Dokter Tifa, seorang pegiat media sosial yang dikenal kritis—dan... - [Cetak KTP di Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Mimpi Digital Realita Pahit](https://millionbrainhub.com/cetak-ktp-sukabumi-feri-sanjaya/): MillionBrainHub.com – Di tengah gegap gempita era digitalisasi dan jargon “semua serba online”, seorang praktisi IT bernama Feri Sanjaya justru menemukan kenyataan pahit saat ingin cetak KTP fisik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi. Baca Juga : Konsep Pasar Dan Kepemudaan, Obrolan Panas Depan Balai Kota Sukabumi Yang bikin greget? Bukan karena KTP-nya hilang, bukan juga karena datanya nyangkut di sistem, tapi karena… nggak bisa dapat antrean online. Mimpi Digital, Realita Pahit Berawal dari kebutuhan simpel: cetak ulang KTP. Feri, yang selama ini cukup puas menggunakan KTP digital, memutuskan untuk mengurus versi fisiknya karena kebutuhan administratif. “Petugas... - [Konsep Pasar Dan Kepemudaan, Obrolan Panas Depan Balai Kota Sukabumi](https://millionbrainhub.com/konsep-pasar-pemuda-sukabumi/): MillionBrainHub.com – Suasana depan Balai Kota Sukabumi akhir pekan ini mendadak seperti talkshow live bertajuk “Ngopi Bareng Rakyat, Tapi Serius!”. Bukan tanpa alasan, diskusi panas dipantik oleh pertanyaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang melontarkan topik klasik tapi tetap seksi: konsep pengelolaan pasar dan kepemudaan. Baca Juga : Keluh Kesah Pedagang dan Pembeli Pasar Sukabumi: Ingin Nyaman, Malah Dapat Bau dan Macet Dalam video yang viral—tentu karena tidak diedit seperti kampanye—Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengusulkan agar pengelolaan pasar dikembalikan ke pangkuan Pemda. Mungkin karena sudah terlalu lama “dipangku” pihak lain, termasuk—kata netizen—kelompok yang biasa pakai singlet sambil nyender di... - [Hercules Minta Maaf: Ketika Drama Ormas Lebih Seru dari Sinetron Petang](https://millionbrainhub.com/hercules-minta-maaf-gatot-sutiyoso-ditegur-dudung/): MillionBrianHub.com – Hercules Minta Maaf, pernah dengar kisah tentang seorang mantan preman Tanah Abang yang sekarang jadi Ketua Ormas, mengucap maaf setelah menyulut emosi para jenderal purnawirawan? Ya, ini bukan fiksi. Ini kisah nyata Hercules Rosario Marshal alias Bang Hercules, yang menghidupkan genre baru: “drama militer-ormas berbumbu nostalgia jalanan.” Baca Juga : Keluh Kesah Pedagang dan Pembeli Pasar Sukabumi: Ingin Nyaman, Malah Dapat Bau dan Macet Dari “Bau Tanah” ke Baret Merah: Ketika Mulut Tak Sinkron dengan Hormat Awal ceritanya lumayan sederhana—setidaknya untuk standar dunia maya yang doyan konflik cepat saji. Hercules menanggapi pernyataan Letjen (Purn) Sutiyoso, yang menyebut ormas... - [Keluh Kesah Pedagang dan Pembeli Pasar Sukabumi: Ingin Nyaman, Malah Dapat Bau dan Macet](https://millionbrainhub.com/keluhan-pedagang-pembeli-pasar-sukabumi-2025/): MillionBrainHub.com – Di tengah aroma khas pasar yang bisa bikin nostalgia (atau pingsan), para pedagang dan pembeli di Pasar Sukabumi saling bertukar keluh kesah. Satu ingin stabilitas dagang, yang lain berharap bisa belanja tanpa harus latihan pernapasan dulu. Kondisinya? Seperti pasar yang terlalu sering dijanjiin renovasi tapi malah berubah jadi pasar uji mental. Baca Juga : Mantan CEO DEDIGO: Birokrasi Desa Hingga Pamit Elegan Pedagang: “Kami Cuma Mau Dagang, Jangan Relokasi Terus Dong…” Para pedagang lokal, dengan suara yang pelan tapi pasti, menyampaikan harapan sederhana: “Tolong, jangan relokasi terus. Kami kehilangan pelanggan tiap kali pindah.” Bagi mereka, relokasi bukan sekadar... - [Sekda Sukabumi Ikuti Evaluasi Jamsosnaker: Target Nasional 99,5%, Realisasi Masih 35,86%](https://millionbrainhub.com/sekda-sukabumi-evaluasi-jamsosnaker-2025/): MillionBrainHub.com – Di balik layar Zoom yang entah sudah versi ke berapa, Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, bersama para pejabat terkait terlihat serius mengikuti acara nasional bertajuk Asistensi, Monitoring dan Evaluasi Universal Coverage Jamsosnaker, Jumat (16/5/2025). Kegiatan virtual ini digelar oleh Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kemendagri, dan diikuti dari ruang rapat Sekretariat Daerah Palabuhanratu. Jajaran BPJS Ketenagakerjaan dan sejumlah instansi daerah turut hadir, karena kalau bicara soal perlindungan pekerja, semua memang wajib duduk bareng—setidaknya untuk rapat. Baca Juga : Ketika Bidan Menjadi Superhero Generasi Bangsa Target Mulia, Realisasi Masih Jauh: 99,5% vs 35,86% Direktur SUPD IV Kemendagri, Paudah,... - [Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2025](https://millionbrainhub.com/cara-cek-bansos-pkh-dan-bpnt-mei-2025/): MillionBrainHub.com – Mei 2025 telah datang! Sementara harga bahan pokok naiknya konsisten seperti semangat mantan move on ke yang baru, kabar baiknya: bansos PKH dan BPNT dikabarkan akan cair lagi bulan ini. Buat kamu yang setiap buka dompet isinya cuma kartu ATM dan struk belanja, mungkin inilah momen yang kamu tunggu-tunggu: cek apakah kamu termasuk penerima bansos atau cuma penonton setia. Baca Juga : Mantan CEO DEDIGO: Birokrasi Desa Hingga Pamit Elegan 🧐 Apa Itu PKH dan BPNT? Sebelum buru-buru nyari KTP, mari kita perjelas dulu: 💻 Cara Cek Bansos PKH & BPNT 2025 Lewat Website Kemensos Mau tahu kamu... - [Mantan CEO DEDIGO: Birokrasi Desa Hingga Pamit Elegan](https://millionbrainhub.com/mantan-ceo-dedigo-birokrasi-desa-hingga-pamit-elegan/): MillionBrainHub.com – Pernahkah Anda mengurus surat pengantar RT hingga SKTM yang butuh waktu lebih lama dari masa tanam padi? Jika ya, maka Anda akan mengerti keresahan Feri Sanjaya, sosok yang dulu dikenal sebagai CEO DEDIGO – Desa Digital Global. Kini, dia bukan siapa-siapa—setidaknya bukan lagi CEO. Tapi justru karena itu, ceritanya makin menarik. Baca Juga : Ketika Bidan Menjadi Superhero Generasi Bangsa Dalam sebuah podcast bincang santai (yang sebenarnya tidak terlalu santai karena penuh kejutan), Feri mengungkap bagaimana ide gilanya dimulai dari hal yang sangat sederhana: “Kenapa urusan administrasi desa itu seperti menunggu sinyal 2G di daerah pegunungan?” Ruang Desa:... - [Ketika Bidan Menjadi Superhero Generasi Bangsa](https://millionbrainhub.com/ketika-bidan-menjadi-superhero-generasi-bangsa/): MillionBrainHub.com – Di tengah aroma kopi Gedong Mahoni dan semangat pembangunan yang konon makin “Mubarakah”, Bupati Sukabumi H. Asep Japar tampil sebagai pahlawan birokrasi, menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sukabumi. Tidak sendirian, beliau didampingi Sekda H. Ade Suryaman, dalam sebuah seremoni yang sekaligus meluncurkan program digitalisasi kesehatan dengan nama yang tak kalah heroik: SRIKANDI (Sistem Rekam Informasi Kesehatan dan Administrasi Digital IBI). Nama yang terdengar seperti aplikasi Marvel versi Puskesmas. Baca Juga : Dedi Mulyadi Cecar Walikota Ayep Zaki: Dana Abadi Buat Pinjaman? “Sebulan Juga Hilang!” Bidan: Garda Terdepan, Tapi Gajinya Masih Biasa-Biasa Aja Dalam pidatonya, Bupati... - [Dedi Mulyadi Cecar Walikota Ayep Zaki: Dana Abadi Buat Pinjaman? “Sebulan Juga Hilang!”](https://millionbrainhub.com/dedi-mulyadi-cecar-walikota-ayep-zaki-dana-abadi-buat-pinjaman-sebulan-juga-hilang/): MillionBrainHub.com — Suasana diskusi publik di Kota Sukabumi mendadak panas tapi lucu, ketika politisi eksentrik nan penuh analogi, Kang Dedi Mulyadi, mencecar Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, soal rencana dana abadi yang katanya akan jadi penopang ekonomi lokal. Baca Juga : Wabup Sukabumi Minta Perusahaan Turun Gunung, Bawa Uang & Niat Baik Tapi tunggu dulu, bukan dana abadi yang bisa “abadi” benar, melainkan rencana dana abadi yang katanya bisa dipinjamkan ke warga. “Kalau cuma buat pinjaman, mah sebulan juga hilang!” sindir Dedi, dengan gaya khasnya yang setengah stand-up comedy, setengah kuliah umum. Dedi pun membagikan kisah lamanya soal program pinjaman... - [Bersama Papera dan Tani Merdeka, Gabah Basah Dikirim ke Bulog](https://millionbrainhub.com/bersama-papera-dan-tani-merdeka-gabah-basah-dikirim-ke-bulog/): MillionBrainHub.com – Gabah Basah, Di tengah seruan nasional soal ketahanan pangan dan kecintaan terhadap petani, sekelompok relawan dan organisasi tani pro-Prabowo seperti Papera (Pedagang Pejuang Indonesia Raya) dan Tani Merdeka kompak bergerak. Mereka bahu-membahu “mengawal” gabah basah dari sawah menuju Bulog—dengan semangat penuh nasionalisme, bendera berkibar, dan kadang videografer pribadi. Baca Juga : Laskar Jiban Ngamuk di Tepi Laut: Bareskrim Diminta Tak Setengah Hati Urus Kasus Pagar Laut Namun, ketika euforia panen dan pengawalan gabah ini dipoles sedemikian rupa di media sosial, muncul pertanyaan yang sedikit mengusik: benarkah semua petani bisa ikut? Atau hanya mereka yang sudah punya traktor dan... - [Wabup Sukabumi Minta Perusahaan Turun Gunung, Bawa Uang & Niat Baik](https://millionbrainhub.com/wabup-sukabumi-minta-perusahaan-turun-gunung-bawa-uang-niat-baik/): MillionBrainHub.com — Dalam sebuah pertemuan yang (lagi-lagi) sarat harapan dan sedikit frustrasi, Wabup Sukabumi, H. Andreas, kembali mengingatkan dunia usaha bahwa pembangunan berkelanjutan itu bukan hanya urusan APBD dan doa bersama. Melalui Forum CSR Kabupaten Sukabumi, Jumat (2/5/2025), Wabup dengan elegan menyentil perusahaan agar tak cuma muncul saat launching dan foto-foto, tapi juga benar-benar ‘turun tangan’—dan lebih penting, ‘turun dana’. Baca Juga : UNESCO Akan Revalidasi Geopark Ciletuh-Pelabuhan Ratu “CSR itu bukan amplop saat buka puasa bersama,” ujarnya. “Kami butuh kontribusi yang terencana, terukur, dan terasa. Bukan cuma gimmick sosial media.” Ajakan ini disampaikan dalam Rakor Forum CSR yang digelar... - [Laskar Jiban Ngamuk di Tepi Laut: Bareskrim Diminta Tak Setengah Hati Urus Kasus Pagar Laut](https://millionbrainhub.com/laskar-jiban-ngamuk-di-tepi-laut-bareskrim-diminta-tak-setengah-hati-urus-kasus-pagar-laut/): MillionBrainHub.com – Tepi laut Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, mendadak riuh. Bukan karena festival kuliner atau konser dangdut, tapi karena warga Kampung Alar Jiban—yang menamakan diri sebagai Laskar Jiban—menggelar aksi protes penuh semangat dan simbolik. Mereka datang bukan untuk piknik, tapi untuk meluapkan kekecewaan yang sudah mengendap cukup lama. Baca Juga : Hari Kartini: Saat Emansipasi Bertemu Diskon Skincare dan Lomba Kebaya di Kantor Sumber kekesalan mereka? Penangguhan penahanan Kepala Desa Kohod, Arsin bin Asip, dan tiga tersangka lainnya dalam kasus pagar laut yang bikin gelombang lebih dari sekadar ombak. Warga menilai keputusan Bareskrim Polri yang mengabulkan penangguhan penahanan itu seperti... - [UNESCO Akan Revalidasi Geopark Ciletuh-Pelabuhan Ratu](https://millionbrainhub.com/unesco-akan-revalidasi-geopark-ciletuh-pelabuhan-ratu/): MillionBrainHub.com — Angin dari Paris mulai berhembus ke selatan Jawa Barat. UNESCO, lembaga bergengsi yang gemar memberikan label “keren” pada warisan alam dan budaya dunia, dikabarkan akan kembali melakukan revalidasi terhadap Geopark Ciletuh-Pelabuhan Ratu. Ya, status geopark global kita ini tengah diuji: apakah masih layak dipertahankan, atau harus pasrah dilepas perlahan dari pelukan internasional? Baca Juga : KDM dan Pak Bupati Mau Benerin Jalan Rusak Gak Sih? Kabar ini ditanggapi langsung oleh General Manager Geopark Ciletuh-Pelabuhan Ratu, Aat Suwanto, yang baru saja menjabat sekitar 4 bulan—alias masih anget seperti tahu bulat. Dalam sebuah sesi podcast yang kini tengah naik daun... - [Stunting: Rapat Dulu, Tumbuh Kembang Menyusul](https://millionbrainhub.com/stunting-rapat-dulu-tumbuh-kembang-menyusul/): MillionBrainHub.com — Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menggelar tradisi tahunan penuh harapan: Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS). Acara ini berlangsung di Kecamatan Sukabumi pada Senin (28/04/2025) dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, didampingi Sekda Ade Suryaman. Ya, stunting—si masalah klasik pertumbuhan anak—kembali masuk daftar prioritas rapat penting. Baca Juga : KDM Uji Nyali Bupati Ini: Selesaikan Jalan Rusak Dalam 3 Tahun? Dalam forum yang dihadiri 50 peserta dari berbagai perangkat daerah itu, semangat tampak tinggi. Kadis DPPKB Uus Firdaus menyampaikan bahwa Rakor ini punya tujuan mulia: menyatukan strategi, memperkuat koordinasi, dan tentu saja menyepakati target. Karena... - [KDM Uji Nyali Bupati Ini: Selesaikan Jalan Rusak Dalam 3 Tahun?](https://millionbrainhub.com/kdm-uji-nyali-bupati-ini-selesaikan-jalan-rusak-dalam-3-tahun/): MillionBrainHub.com — KDM, Drama infrastruktur kembali mengguncang Jawa Barat, tapi bukan di sinetron atau TikTok, melainkan dalam sebuah perbincangan panas antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dan Bupati Cianjur, Dr. Wahyu. Baca Juga KDM dan Pak Bupati Mau Benerin Jalan Rusak Gak Sih? Dalam video yang sekarang ramai beredar, Kang Dedi nggak basa-basi. Beliau melempar pertanyaan berulang kali ke Pak Bupati dengan ekspresi setajam penghapus papan tulis: “Bupatinya berani gak?” Bukan berani naik wahana ekstrem, bro, tapi berani betulan: merombak sistem, melawan OPD yang ogah dirapikan, dan menyelesaikan jalan rusak di Cianjur dalam waktu 3 tahun. Tantangan ini... - [KDM dan Pak Bupati Mau Benerin Jalan Rusak Gak Sih?](https://millionbrainhub.com/kdm-dan-pak-bupati-mau-benerin-jalan-rusak-gak-sih/): MillionBrainHub.com — Dalam sebuah rekaman obrolan hangat (bukan podcast, tapi vibe-nya mirip) antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) dan Bupati Sukabumi Asep Japar, muncul topik yang bikin warga auto melek: jalan rusak. Ya, topik legendaris yang selalu trending tiap musim hujan dan musim kampanye. Baca Juga : Hari Kartini: Saat Emansipasi Bertemu Diskon Skincare dan Lomba Kebaya di Kantor Obrolan itu bukan soal drama, bukan juga tentang siapa pacarnya artis TikTok. Ini lebih penting. Katanya, KDM ingin menaikkan anggaran jalan Sukabumi dari 120 miliar ke 500 miliar rupiah. Iya, betul. Lima ratus milyar. Bukan lima ratus ribu buat tambal... - [Hari Kartini: Saat Emansipasi Bertemu Diskon Skincare dan Lomba Kebaya di Kantor](https://millionbrainhub.com/hari-kartini-saat-emansipasi-bertemu-diskon-skincare-dan-lomba-kebaya-di-kantor/): MillionBrianHub.com – Indonesia kembali memperingati Hari Kartini pada 21 April. Hari penting di mana kita mengenang perjuangan R.A. Kartini memperjuangkan hak perempuan untuk belajar, bersuara, dan tidak dikurung dalam sekat domestik. Tapi di zaman sekarang, perjuangan itu diterjemahkan jadi… lomba kebaya, makeup tebal, dan disuruh masak opor buat lomba tumpeng antar-RT. Baca Juga : Donald Trump : Janji Pilpres yang Berubah Seiring Waktu Tentu ini bukan maksud Kartini saat menulis surat-surat panjang soal pendidikan dan kebebasan berpikir. Tapi ya, beginilah cara negeri ini menghormati pahlawan: dengan seremonial penuh gliter dan panggung hiburan. Kebaya Jadi Simbol Emansipasi, Asal Pakainya Nggak Ngeluh... - [Sekda Cek Lokasi Bencana: Gotong Royong Rakyat, Selfie Pejabat](https://millionbrainhub.com/sekda-cek-lokasi-bencana-gotong-royong-rakyat-selfie-pejabat/): MillionBrainHub.com – Hari Minggu biasanya buat jalan-jalan keluarga, tapi kali ini Sekda (Sekretaris Daerah) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memilih jalan-jalan ke lokasi bencana. Bersama rombongan, ia menyusuri titik-titik terdampak musibah alam yang terjadi pada Sabtu (19/4). Lokasi seperti RSUD Palabuhanratu dan Kampung Kebonkalapa pun masuk dalam daftar kunjungan. Baca Juga : Menjelajah Website Pemerintah yang Lebih Sunyi dari Hutan Lindung Tentu, kunjungannya bukan sekadar untuk menikmati udara segar pascahujan deras, tapi juga untuk “memastikan kondisi warga dan infrastruktur”—meski warga sendiri sudah lebih dulu memastikan keselamatan mereka tanpa menunggu aba-aba. Warga Sudah Kerja, Sekda Baru Datang — Tapi Tetap Dapat... - [Menjelajah Website Pemerintah yang Lebih Sunyi dari Hutan Lindung](https://millionbrainhub.com/menjelajah-website-pemerintah-yang-lebih-sunyi-dari-hutan-lindung/): MillionBrainHub.com – Tahun 2025. Dunia sudah berbicara tentang kecerdasan buatan, kota pintar, dan transparansi digital. Tapi ketika kita mencoba menjelajah situs-situs resmi Website Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur… rasanya seperti naik Delman di era kendaraan listrik. Baca Juga : Gaji PNS Naik? CPNS dan PPPK Pun Bahagia Mulai dari portal utama pemerintahan, DPRD, hingga dinas-dinas, kami iseng—eh, investigatif—klik sana klik sini. Tujuannya sederhana: mencari informasi. Hasilnya? Campur aduk antara website nostalgia, menu tak berisi, dan halaman yang loading-nya mungkin masih menunggu sinyal dari menara BTS yang belum dibangun. Website Penuh Harapan, Tapi Kosong Harian di Website Pemerintah... - [Halal Bihalal, Bubaran Relawan, dan Sambutan yang Lebih Pedas dari Sambal Dadak](https://millionbrainhub.com/halal-bihalal-bubaran-relawan-dan-sambutan-yang-lebih-pedas-dari-sambal-dadak/): MillionBrainHub.com – Di tengah suasana yang seharusnya penuh maaf dan ketupat, acara halal bihalal dan pembubaran relawan Asep Japar di Sulanjana berubah menjadi panggung pidato yang lebih tajam dari pantun debat Pilkada. Relawan datang dengan harapan, sebagian mungkin bawa proposal, tapi pulang dengan pesan: “Janji politik bukan buat kalian.” Baca Juga : Pisah Sambut Bupati: Antara Gelar Budaya dan Gelar Tisu Ya, Bupati sebelumnya, Marwan Hamami, datang tidak hanya dengan senyum nostalgia, tapi juga komentar yang sukses membuat suasana makin hangat—bukan karena silaturahmi, tapi karena sindiran. Dengan tenang tapi menggigit, ia menegaskan bahwa janji politik itu bukan untuk relawan, bukan... - [Pisah Sambut Bupati: Antara Gelar Budaya dan Gelar Tisu](https://millionbrainhub.com/pisah-sambut-bupati-antara-gelar-budaya-dan-gelar-tisu/): MillionBrainHub.com — Di sebuah ruangan penuh strategi dan mungkin sedikit kopi pahit, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memimpin rapat persiapan akhir untuk acara yang katanya akan menjadi “momentum penting bagi masyarakat Sukabumi”. Bukan, bukan launching proyek infrastruktur besar-besaran. Tapi… pisah sambut Bupati dan Wakil Bupati. Baca Juga : Yonif 320/KK, Sertijab Danyon Mengandung Makna & Kejutan Katanya sih ini acara “sakral” — gabungan antara air mata perpisahan dan senyum basa-basi penyambutan. Tapi tenang, semua dikemas dalam balutan doa, dzikir, istigosah, dan tentu saja, pesta budaya rakyat. Karena kalau sudah urusan jabatan, harus ada sedikit spiritual dan sedikit pentas.... - [Gaji PNS Naik? CPNS dan PPPK Pun Bahagia](https://millionbrainhub.com/gaji-pns-naik-cpns-dan-pppk-pun-bahagia/): MillionBrainHub.com – Bagi kalian yang menunggu-nunggu kabar gembira tentang nasib para abdi negara, kabar baik datang dari Pemerintah melalui BKN RI dan KemenPANRB. Pengangkatan CPNS 2024 akan segera dilaksanakan, paling lambat 1 Juni 2025. Tapi tunggu dulu, untuk pengangkatan PPPK, kalian harus bersabar hingga Oktober 2025. Ya, sabar, itu kuncinya! Baca Juga : Donald Trump : Janji Pilpres yang Berubah Seiring Waktu Namun, kabar yang lebih menggiurkan dari jadwal pengangkatan tersebut adalah mengenai gaji dan tunjangan yang akan diterima oleh para calon pegawai negeri ini. Melansir laman Kemenkeu.go.id (serius banget kan, sampai keuangan juga ikut ngehype?), mari kita simak bersama... - [Calon Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, Kang Ridwanullah](https://millionbrainhub.com/calon-ketua-baznas-kabupaten-sukabumi-kang-ridwanullah/): MillionBrainHub.com – Dalam sebuah episode podcast yang penuh wawasan, Kang Ridwanullah, calon Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, berbicara dengan penuh semangat mengenai visinya untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Baznas dan menjadikan lembaga tersebut lebih akuntabel. Dengan latar belakang yang mengesankan sebagai pimpinan pondok pesantren (Ponpes) dan konsultan strategis di Bank Indonesia, Kang Ridwanullah membuka perbincangan yang tak hanya menarik, tapi juga penuh dengan pemikiran cerdas. Baca Juga : Ketua DPD PKS Kab Sukabumi, Menanggapi Dinamika Aspirasi Masyarakat Dalam sesi bincang seru tersebut, Kang Ridwanullah menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Baznas adalah ketidakpercayaan sebagian masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat.... - [Yonif 320/KK, Sertijab Danyon Mengandung Makna & Kejutan](https://millionbrainhub.com/sertijab-danyon-yonif-320-kk-mengandung-makna-kejutan/): MillionBrainHub.com – Batalyon Infanteri (Yonif) 310/Kidang Kencana yang terletak di Kecamatan Cikembar, kembali melaksanakan sebuah acara yang penuh dengan makna dan sentuhan budaya yang kental. Kali ini, acara tersebut berfokus pada proses serah terima jabatan (sertijab) Komandan Batalyon (Danyon), yang berlangsung dengan penuh khidmat dan sedikit… kejutan. Baca Juga : Salat Idulfitri, Bupati : Kebersamaan Untuk Sukabumi Mubarakah Pejabat baru yang menggantikan Danyon sebelumnya adalah Letkol Inf Beny Safri, seorang perwira dengan segudang pengalaman yang siap melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di Yonif 310/KK. Tradisi penyambutan pun dimulai dengan sebuah momen yang tak biasa, lengkap dengan upacara adat yang mengingatkan kita... - [Donald Trump : Janji Pilpres yang Berubah Seiring Waktu](https://millionbrainhub.com/donald-trump-janji-pilpres-yang-berubah-seiring-waktu/): MillionBrainHub.com – Mengakhiri perang di Ukraina dengan cepat—ini adalah bagian dari janji Donald Trump kepada para pemilih di AS dalam kampanye pemilu presidennya. “Jika kami menang, saya rasa kami akan menyelesaikannya dengan sangat cepat,” kata Trump pada bulan September lalu ketika bertemu dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky di New York. Baca Juga : SKCK Dihapus? Antara Hak Asasi dan Kesempatan Kedua Namun, retorika Trump tentang seberapa cepat dia bisa mencapai kesepakatan tampaknya semakin berubah seiring berjalannya waktu. Dalam sebuah debat pemilu presiden yang disiarkan televisi, Donald Trump berjanji bahwa dia akan “menyelesaikan masalah ini sebelum saya bahkan menjadi presiden.” Janji... - [Ketua DPD PKS Kab Sukabumi, Menanggapi Dinamika Aspirasi Masyarakat](https://millionbrainhub.com/ketua-dpd-pks-kab-sukabumi-menanggapi-dinamika-aspirasi-masyarakat/): MillionBrainHub.com – Seiring berjalannya waktu, setiap partai politik memiliki tantangan tersendiri dalam menanggapi aspirasi masyarakat. Salah satu partai yang tidak pernah lepas dari sorotan adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sukabumi. Partai ini, yang dikenal dengan jargon “Perubahan” dan “Keadilan”, kini tengah berusaha mempertahankan eksistensinya di tengah dinamika politik lokal. Lalu, apakah PKS Kabupaten Sukabumi benar-benar sebuah pergerakan perubahan yang nyata? Atau apakah ini hanya sekadar slogan yang digaungkan di setiap kampanye? Baca Juga : Money Moves Bersama Isya Yusril Yahya, Investasi Itu Mudah Tapi.. Kami berkesempatan untuk bertemu langsung dengan M. Sodikin, ST, Ketua DPD PKS Kabupaten Sukabumi, untuk... - [Salat Idulfitri, Bupati : Kebersamaan Untuk Sukabumi Mubarakah](https://millionbrainhub.com/salat-idulfitri-bupati-kebersamaan-untuk-sukabumi-mubarakah/): MillionBrainHub.com – Senin pagi (31/3/2025), suasana Masjid Agung Palabuhanratu begitu khidmat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, yang kali ini didampingi oleh Wakil Bupati H. Andreas serta para pejabat Forkopimda, turut melaksanakan Shalat Idulfitri. Shalat yang diimami oleh KH. Useh Ahmad Achwasy dan dengan KH. Aang Abdullah Zein sebagai khatib ini berlangsung penuh makna. Seperti biasa, tidak hanya doa yang dipanjatkan, tapi juga visi besar—yang tentunya tak kalah besar dengan piala dunia. Baca Juga : Pembebasan Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Hingga Juni 2025! Dalam sambutannya yang penuh “semangat membangun daerah”, Bupati Asep Japar mengungkapkan... - [Dedi Mulyadi Rombak Birokrasi Menjelang Hari Raya Lebaran](https://millionbrainhub.com/dedi-mulyadi-rombak-birokrasi-menjelang-hari-raya-lebaran/): MillionBrainHub.com – Lebaran tinggal menghitung hari, namun tampaknya Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) tak ingin ketinggalan dalam memeriahkan suasana dengan sebuah “perombakan besar-besaran” — dan bukan hanya di menu hidangan opor ayam atau ketupat. Pada Kamis (27/3), Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) memutuskan untuk menyegarkan suasana birokrasi dengan merotasi dan mempromosikan 25 pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Jabar. Tentu saja, keputusan ini lebih hangat daripada sambal goreng tempe! Baca Juga : SKCK Dihapus? Antara Hak Asasi dan Kesempatan Kedua Apa yang menarik dari perombakan kali ini? Dedi Mulyadi yang baru saja menjabat, dan belum genap 100 hari, memilih untuk... - [Pembebasan Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Hingga Juni 2025!](https://millionbrainhub.com/pembebasan-tunggakan-pajak-kendaraan-bermotor-hingga-juni-2025/): MillionBrainHub.com – Ada kabar baik untuk seluruh pemilik kendaraan bermotor di wilayah kita! Menyambut datangnya kesempatan yang langka, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Surat Edaran Bupati Nomor 900.1.13.1/2984/Bapenda/2025 mengumumkan program relaksasi pajak kendaraan bermotor, yang memberikan pembebasan atas tunggakan pokok pajak dan denda pajak kendaraan bermotor. Baca Juga : Dedi Mulyadi Rombak Birokrasi Menjelang Hari Raya Lebaran Bagi Anda yang sudah lama menunda membayar pajak atau khawatir dengan denda yang terus menumpuk, inilah saat yang tepat untuk melunasi kewajiban Anda tanpa harus takut dengan biaya tambahan yang memberatkan. Program pembebasan ini berlaku mulai 20 Maret hingga 30 Juni 2025, memberikan Anda... - [SKCK Dihapus? Antara Hak Asasi dan Kesempatan Kedua](https://millionbrainhub.com/skck-dihapus-antara-hak-asasi-dan-kesempatan-kedua/): MillionBrainHub.com – Nah, kalau kamu merasa hidupmu terhambat hanya karena sebuah dokumen, maka mungkin saatnya kamu menyimak apa yang terjadi dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) baru-baru ini mengusulkan kepada Kapolri agar SKCK dihapuskan saja. Ya, kamu nggak salah baca, dihapus! Tentu saja, hal ini langsung menjadi topik hangat, seperti perbincangan soal akhir pekan yang selalu tertunda. Baca Juga : Demo Mahasiswa di Depan Gedung DPRD Kota Sukabumi Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, sang Karopenmas Divhumas Polri, menyatakan dengan nada bijak—seperti seorang pensiunan yang masih aktif—bahwa usulan ini akan menjadi masukan bagi Polri. “Apa yang... - [Rakor LKPJ: Sekda Sukabumi Siap-Siap Tanda Tangan, Semoga Lancar!](https://millionbrainhub.com/rakor-lkpj-sekda-sukabumi-siap-siap-tanda-tangan-semoga-lancar/): MillionBrainHub.com – Jadi, begini ceritanya. Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman, baru saja menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) di Kantor Setda Kabupaten Sukabumi. Rakor ini diadakan secara hybrid—ya, biar lebih gaul, dan tentunya juga biar tetap relevan dengan dunia yang semakin digital ini. Baca Juga : Money Moves Bersama Isya Yusril Yahya, Investasi Itu Mudah Tapi.. Di dalam rakor tersebut, Kemendagri tak hanya memberikan asistensi, tapi juga bimbingan intensif untuk membuat LKPJ yang lebih terbuka dan akuntabel—bukan yang cuma dibaca oleh segelintir orang dan kemudian hilang dalam tumpukan arsip. Karena, siapa sih yang mau LKPJ... - [Money Moves Bersama Isya Yusril Yahya, Investasi Itu Mudah Tapi..](https://millionbrainhub.com/money-moves-bersama-isya-yusril-yahya-investasi-itu-mudah-tapi/): MillionBrainHub.com – Money Moves, Kita semua tahu, dunia investasi itu bisa sangat menakutkan, penuh dengan angka-angka yang kadang nggak jelas, grafik yang naik-turun seperti roller coaster, dan keputusan yang seakan bisa mengubah nasib. Tapi, siapa sangka kalau di balik kesuksesan seorang Isya YusrilYahya, investor dan pengusaha muda, ada cerita yang tidak kalah seru? Ya, bukan cuma tentang angka-angka di layar komputer atau keputusan bisnis besar, tapi juga tentang bagaimana seorang anak muda yang dulunya nggak punya apa-apa, bisa memulai segalanya dari nol, bahkan sampai rela jadi ojek online demi membentuk kebiasaan yang kini membuatnya sukses di pasar modal. Baca Juga... - [Demo Mahasiswa di Depan Gedung DPRD Kota Sukabumi](https://millionbrainhub.com/demo-mahasiswa-di-depan-gedung-dprd-kota-sukabumi/): MillionBrainHub.com – Demo, Panasnya cuaca sore itu tak lebih sengit dibandingkan suhu politik yang meningkat di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi. Puluhan mahasiswa, yang tergabung dalam aliansi mahasiswa anti-RUU TNI, menggelar aksi protes di depan gedung legislatif tersebut. Mereka membawa tuntutan yang tegas: menolak RUU TNI yang baru saja disahkan oleh DPR RI. Aksi ini bukan hanya sekedar unjuk rasa, tetapi juga berujung pada negosiasi panas antara para mahasiswa dan pimpinan DPRD Kota Sukabumi. Baca Juga : DPR RI Mengesahkan RUU TNI, Ada 4 Perubahan Demo Mahasiswa Meminta Untuk Masuk Demo yang dimulai sejak sore hari tersebut semakin memanas ketika... - [Sambut Idul Fitri Sukabumi Adakan Operasi Pasar Bersubsidi](https://millionbrainhub.com/sambut-idul-fitri-sukabumi-adakan-operasi-pasar-bersubsidi/): MillionBrainHub.com – Di tengah kegembiraan masyarakat yang sibuk mempersiapkan diri menyambut Idul Fitri, Bupati Sukabumi secara resmi membuka Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) di Kantor Desa Padaasih. Tak sekadar seremonial biasa, ini adalah momen di mana pemerintah mencoba menjadi pahlawan dengan membawa paket sembako yang katanya sangat dibutuhkan oleh warga. Namun, pertanyaannya: apakah ini solusi jangka panjang, atau hanya pertunjukan Ramadhan yang menunggu lebaran berlalu? Baca Juga : DPR RI Mengesahkan RUU TNI, Ada 4 Perubahan Kegiatan ini, yang digelar oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi, memfokuskan pada distribusi 5709 paket sembako di Kecamatan Cisaat. Dari jumlah itu, 3000... - [DPR RI Mengesahkan RUU TNI, Ada 4 Perubahan](https://millionbrainhub.com/dpr-ri-mengesahkan-ruu-tni-ada-4-perubahan/): MillionBrainHub.com – DPR RI kembali menorehkan sejarah—atau lebih tepatnya, mengubahnya—dengan mengesahkan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sidang paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPR, Puan Maharani, yang didampingi oleh Wakil Ketua DPR seperti Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, dan Saan Mustopa, menyaksikan momen bersejarah yang akan mengubah beberapa tatanan dalam hubungan sipil dan militer. Baca Juga : Pengumuman SNBP 2025, Tanggal Penting Yang Perlu Diketahui! “Apakah Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?” tanya Puan, seolah-olah masih ada keraguan dalam hatinya... - [Sukabumi Berangsur Pulih Pasca Bencana Alam](https://millionbrainhub.com/sukabumi-berangsur-pulih-pasca-bencana-alam/): MillionBrainHub.com – Setelah melalui perjuangan panjang dalam penanganan bencana, akhirnya Kabupaten Sukabumi mengumumkan bahwa mereka resmi keluar dari fase tanggap darurat. Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, mengungkapkan kabar baik ini dalam rapat evaluasi yang diadakan di Posko Tanggap Darurat Bencana, Pendopo Palabuhanratu pada Senin (17/3/2025). Kini, kita semua bisa bernafas lega karena Sukabumi sudah memasuki fase transisi menuju pemulihan—jangan tanya apakah pemulihan itu instan atau butuh kerja keras, yang pasti fase ini butuh waktu tiga bulan! Baca Juga : Pengumuman SNBP 2025, Tanggal Penting Yang Perlu Diketahui! Sukabumi Berangsur Pulih Dari Bencana “Setelah mengevaluasi berbagai laporan lapangan, kami memutuskan bahwa... - [Pengumuman SNBP 2025, Tanggal Penting Yang Perlu Diketahui!](https://millionbrainhub.com/pengumuman-snbp-2025-tanggal-penting-yang-perlu-diketahui/): MillionBrainHub.com – Jangan percaya kalau ada yang bilang masuk perguruan tinggi itu gampang. Kalau bisa lewat jalur prestasi tanpa tes, kenapa tidak? Itu dia yang kini menjadi harapan banyak calon mahasiswa: SNBP 2025, Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi. Tidak perlu repot-repot ikut ujian tulis atau berdiri berjam-jam di tengah kerumunan panitia, cukup pakai rapor dan prestasi—sepertinya sih enak banget. Baca Juga : Rumah Ridwan Kamil Mantan Gubernur Jabar Digeledah KPK Apa Itu SNBP? Tahun 2025, SNBP memberikan kesempatan bagi siswa yang sudah memiliki rapor cemerlang, serta beberapa prestasi—baik akademik maupun non-akademik—untuk melenggang ke perguruan tinggi tanpa harus berdebat dengan soal-soal UTBK... ## Pages - [ABOUT MILLION BRAIN](https://millionbrainhub.com/about-million-brain/): Million Brain merupakan wadah perasaan, pemikiran dan ekspresi dari masyarakat Indonesia, MillionBrain hadir pertama kali pada chanel youtube pada tanggal 14 Februari 2024. Mulanya MillionBrain hanya fokus pada social media hingga akhirnya melengkapi diri dengan sebuah website berita MillionBrainHub.com. OUR PRODUCT Mahkamah Rakyat merupakan wadah perasaan baik itu kepuasan dan ketidakpuasan serta keresahan masyarakat terhadap penyelenggara Negara serta kebijakan-kebijakan pemerintah dan merupakan wadah pemikiran baik itu ide atau gagasan dari masyarakat untuk menjawab masa depan Indonesia Podcast Panggung Pemikiran merupakan panggung untuk calon wakil rakyat atau wakil rakyat terpilih untuk mengenalkan diri. Jangan hanya minta dukungan, tapi apa yang ditawarkan... - [Privacy Policy](https://millionbrainhub.com/privacy-policy/): Privacy Policy, Privasi Anda adalah hal yang sangat penting bagi kami. Melalui halaman ini, MillionBrainHub.com menjelaskan bagaimana kami mengumpulkan, menggunakan, dan melindungi informasi pribadi yang mungkin Anda berikan saat mengakses dan menggunakan situs kami. Kebijakan ini berlaku untuk semua layanan, fitur, dan konten yang tersedia di MillionBrainHub.com. 1. Informasi yang Kami Kumpulkan Kami dapat mengumpulkan informasi pribadi dari pengguna dalam berbagai cara, termasuk namun tidak terbatas pada: Informasi yang mungkin kami minta meliputi: nama, alamat email, akun media sosial, dan opini pribadi Anda. Selain itu, kami juga dapat mengumpulkan informasi non-pribadi seperti: 2. Penggunaan Informasi Informasi yang kami kumpulkan digunakan... - [Kode Etik Jurnalistik](https://millionbrainhub.com/kode-etik-jurnalistik/): Kode Etik Jurnalistik, Kemerdekaan berpendapat, berekspresi, dan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Kemerdekaan pers adalah sarana masyarakat untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi, guna memenuhi kebutuhan hakiki dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Dalam mewujudkan kemerdekaan pers itu, wartawan Indonesia juga menyadari adanya kepentingan bangsa, tanggung jawab sosial, keberagaman masyarakat, dan norma-norma agama. Dalam melaksanakan fungsi, hak, kewajiban dan peranannya, pers menghormati hak asasi setiap orang, karena itu pers dituntut profesional dan terbuka untuk dikontrol oleh masyarakat. Untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang... - [Pedoman Media Siber](https://millionbrainhub.com/pedoman-media-siber/): Pedoman Media Siber – Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers. Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Pers bersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman Pemberitaan Media Siber sebagai berikut: Jakarta, 3 Februari 2012 (Pedoman ini... - [Disclaimer](https://millionbrainhub.com/disclaimer/): Selamat datang di MillionBrainHub.com, Sebelum Anda menjelajahi lebih jauh, mohon luangkan waktu untuk membaca halaman disclaimer ini dengan seksama. Dengan mengakses dan menggunakan situs ini, Anda dianggap telah memahami dan menyetujui semua isi dari halaman disclaimer ini. 1. Konten Informasi Seluruh konten yang tersedia di situs ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Kami berusaha menyajikan informasi seakurat dan seaktual mungkin, namun tidak menjamin kelengkapan, ketepatan, dan keandalan dari setiap informasi yang ditampilkan. Segala tindakan yang Anda ambil atas informasi dari situs ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda sendiri. 2. Satire dan Opini Sebagian konten yang dimuat di situs ini bersifat... [comment]: # (Generated by Hostinger Tools Plugin)