CIBADAK — Ratusan buruh PT Muara Tunggal di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, turun ke jalan pada Kamis (19/2/2026). Di bawah terik matahari siang, mereka berdiri berbaris membawa spanduk, menyuarakan satu hal yang sama: hak yang menurut mereka belum sepenuhnya ditunaikan.
Baca juga : Musrenbang Parungkuda: Bayu Permana Ingatkan Sukabumi Darurat Mitigasi, Bukan Sekadar Seremoni dan Sembako
Aksi itu berlangsung damai. Namun di balik yel-yel dan orasi, tersimpan kegelisahan yang tak sederhana. Bagi para pekerja, perjuangan tersebut bukan sekadar soal angka dalam slip gaji atau status administratif di atas kertas. Ini tentang dapur yang harus tetap mengepul, anak-anak yang menunggu biaya sekolah, dan jaminan kesehatan yang menjadi sandaran saat sakit datang tanpa aba-aba.
Ada tiga tuntutan utama yang mereka suarakan. Pertama, pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) secara penuh tanpa potongan. Bagi buruh, THR bukan hanya rutinitas tahunan menjelang hari besar keagamaan, melainkan bantalan ekonomi keluarga yang sangat dinanti.
Kedua, penghapusan sistem outsourcing. Para pekerja menilai sistem tersebut menghadirkan ketidakpastian kerja serta berdampak pada kesejahteraan dan jenjang karier mereka di perusahaan.
Ketiga, pengaktifan kembali BPJS Kesehatan. Jaminan kesehatan dianggap sebagai hak dasar yang tak bisa ditawar, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Dalam orasinya, perwakilan buruh, Budi Mulyadi, menegaskan bahwa aksi dilakukan secara tertib dan tanpa anarkis. Ia berharap manajemen perusahaan membuka ruang dialog yang konstruktif dan segera memberikan respons atas tuntutan yang disampaikan.
Aksi ini menjadi potret denyut industri di daerah. Di satu sisi, perusahaan dituntut menjaga stabilitas usaha. Di sisi lain, para pekerja memperjuangkan kepastian hak dan perlindungan sosial yang menjadi fondasi kesejahteraan.
Di Cibadak hari itu, suara buruh bukan sekadar gema di jalanan. Ia menjelma pengingat bahwa pertumbuhan ekonomi sejatinya berjalan beriringan dengan keadilan—bahwa di balik mesin yang terus berputar, ada manusia yang berharap dihargai martabat dan haknya.
adv
Tonton juga video youtube kami tentang – Selasa Menyapa Warga di sini











