SUKABUMI — Semarak Bazar Culinary Ramadhan 1447 Hijriah di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Komplek Gelanggang Cisaat, Kabupaten Sukabumi, meninggalkan kesan hangat bagi masyarakat maupun pelaku UMKM.
Selama sepekan pelaksanaan, kegiatan tersebut mampu mencatat perputaran uang hingga Rp211,2 juta.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi, Hj. Sri Hastuty Harahap, mengatakan tingginya antusias masyarakat menjadi kunci sukses bazar kuliner Ramadan tahun ini.
Baca juga : Petani Pajampangan Jadi Kekuatan Pangan Sukabumi, Wabup Andreas: Mereka Pahlawan Ketahanan Pangan
Meski beberapa kali diguyur hujan, warga tetap datang untuk berburu aneka hidangan berbuka puasa yang disajikan para pelaku UMKM.
“Meskipun diwarnai hujan, antusias masyarakat yang hadir ke bazar ini sangat luar biasa. Terbukti perputaran uang mencapai Rp211.200.000,” ujarnya saat penutupan bazar, Ahad (8/3/2026).
Menurutnya, capaian tersebut tergolong signifikan dan menunjukkan geliat ekonomi masyarakat yang terus tumbuh.
Bahkan, jika dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, peningkatan perputaran uang terlihat cukup drastis.
“Biasanya perlu dua pekan untuk mencapai perputaran uang sekitar Rp200 jutaan. Namun kali ini hanya dalam sepekan sudah tercapai. Tentu saja ini sangat positif bagi pelaku UMKM di Sukabumi,” jelasnya.
Ia menilai bazar kuliner Ramadan tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati ragam makanan khas berbuka puasa, tetapi juga menjadi panggung bagi UMKM lokal untuk mempromosikan produk mereka sekaligus meningkatkan pendapatan.
Dengan tingginya minat masyarakat tersebut, DKUKM Kabupaten Sukabumi berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dan menjadi agenda tahunan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah di daerah.
Suasana hangat, aroma makanan khas Ramadan, hingga interaksi akrab antara pedagang dan pembeli menjadi potret nyata bagaimana bazar kuliner ini bukan sekadar tempat berjualan, melainkan ruang kebersamaan yang menghidupkan denyut ekonomi lokal di bulan suci.
Adv
Tonton juga video youtube kami terbaru : Kemegahan Gerai Kopeasi Merah Putih, Pembangunan Kilat Untuk Ekonomi Di Daerah?











