SUKABUMI, Millionbrainhub.com – Persiapan Festival dan Pameran Bonsai Sukabumi 2026 kian matang. Ajang seni tanaman kerdil berskala nasional ini resmi menjadi agenda utama untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) 2026.
Pemkab Sukabumi menggelar rapat koordinasi teknis di Aula Kantor Kecamatan Jampangtengah. Langkah ini memperkuat kesiapan acara pada 19 September 2026 mendatang.
Rapat koordinasi tersebut melibatkan Dinas Pariwisata, Kecamatan Jampangtengah, Rumah Bonsai Indonesia (RUBI) Cabang Sukabumi, serta Bank BJB.
Oleh karena itu, panitia mengimbau para seniman bonsai untuk segera mendaftarkan koleksi terbaik mereka. Panitia menetapkan batas akhir penyerahan pohon pada 17 September 2026 di Alun-alun Bojonglopang.
Baca juga : Tujuh Kali Berturut-turut, Desa Mekarsakti Kembali Raih Motor dari Gebyar Sipenyu 2026
Selanjutnya, Camat Jampangtengah Ichsan Muchlis Sani menyambut hangat penunjukan wilayahnya sebagai tuan rumah.
“Kami berharap manfaat ekonomi dan kreativitas dari festival ini akan banyak diterima langsung oleh masyarakat Jampangtengah, baik dari sektor UMKM, penginapan, hingga pengrajin lokal,” harap Ichsan.
Di samping itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi H. Ali Iskandar menegaskan bahwa kedatangan para peserta siap menggairahkan ekonomi lokal.
“Kehadiran para pebonsai dari berbagai daerah tidak hanya mendongkrak sektor pariwisata, tetapi juga memberikan multiplier effect yang luar biasa bagi perputaran ekonomi dan agrobisnis masyarakat Sukabumi,” jelas Ali Iskandar.
Sementara itu, Ketua RUBI Cabang Sukabumi Wahyu Kurniawan mengusung tema “Merdeka dalam Berkarya, Ngahiji Wujudkan Sukabumi Mubarakah sebagai Poros Bonsai Indonesia.”
Rangkaian acara meliputi penyerahan pohon (14–17 September), penjurian (18 September), serta pameran umum dan pengumuman pemenang pada 19 September 2026.
Puncak acara akan berlangsung makin semarak bersamaan dengan agenda touring dinas “Ngalongok Dulur Salembur” yang bakal dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar.
Akhirnya, festival ini siap mengukuhkan posisi Sukabumi sebagai poros utama seni bonsai, pariwisata, serta ekonomi kreatif nasional.
Adv
Tonton video youtube kami ;
81 Tahun Merdeka? Prof Armin: Jadilah Rakyat Yang Pendendam!?Rendahnya Harga Diri Kita Diluar Negeri
