Gotong Royong Jadi Sinyal Politik Pembangunan: Ketua DPRD Sukabumi Siapkan Alun-Alun Sagaranten

Bersih bersih, gotong royong yang melibatkan instansi desa, Forkopimcam, hingga warga masyarakat. |Foto: istimewa
Bersih bersih, gotong royong yang melibatkan instansi desa, Forkopimcam, hingga warga masyarakat. |Foto: istimewa

SAGARANTEN — Ada yang berbeda dari bakti sosial di Kecamatan Sagaranten kali ini. Bukan sekadar sapu lidi dan cangkul yang bergerak, tetapi juga harapan besar yang mulai ditanam bersama.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, turun langsung dalam kegiatan gotong royong yang melibatkan instansi desa, Forkopimcam, hingga warga masyarakat.

Politisi Partai Golkar itu menyebut kegiatan tersebut bukan hanya agenda rutin, melainkan momentum memperkuat silaturahmi dan menyatukan visi pembangunan.

Baca juga :Musrenbang Cidadap 2027: Budi Azhar Mutawali Dorong Ekosistem Agroindustri dan Pariwisata Berbasis Rakyat

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan bakti sosial dalam rangka silaturahmi seluruh instansi desa, Forkopimcam, dan masyarakat Sagaranten. Insya Allah akan ada sesuatu yang besar hadir di Sagaranten,” ujarnya penuh optimisme, dikutif dari akun resminya, Ahad (15/2/2026)

Yang dimaksud bukan proyek biasa. Sagaranten direncanakan akan memiliki ruang terbuka hijau sekaligus alun-alun yang digadang-gadang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Ruang publik itu diharapkan menjadi simbol kebangkitan kawasan selatan Sukabumi, tempat warga berkumpul, berdiskusi, berolahraga, hingga menggerakkan ekonomi rakyat kecil.

Bagi Budi Azhar, pembangunan bukan sekadar fisik, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan. Alun-alun Sagaranten direncanakan mulai direalisasikan tahun ini, sebagai bagian dari komitmen pemerataan pembangunan hingga pelosok.

“Mohon doa dari seluruh masyarakat agar semuanya berjalan lancar dan apa yang kita idamkan segera terwujud,” tambahnya.

Di tengah dinamika politik daerah, langkah ini menjadi pesan kuat bahwa pembangunan harus lahir dari kebersamaan. Gotong royong bukan hanya budaya, tetapi juga strategi politik pembangunan merangkul semua elemen demi satu tujuan: Sagaranten yang lebih hidup, lebih hijau, dan lebih berdaya.

Adv

Tonton video podcast lengkapnya di sini: NASIB PERTANIAN KEDEPAN ❗ Petani Wajib Tonton ❗ Penjelasan Kadis Mengenai Target Capaian 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *