PALABUHANRATU — Di sela aksi bersih-bersih pantai, Rabu (18/2/2026), Bupati Sukabumi Asep Japar tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Deretan perahu nelayan yang terparkir dan sebagian mogok tepat di depan kawasan Pantai Alun-Alun Gado Bangkong, Palabuhanratu, dinilainya mengganggu wajah destinasi wisata andalan daerah.
“Saya kecewa, masa di depan tempat wisata ada perahu-perahu yang mogok,” ujarnya dengan nada tegas.
Baca juga : Rapat Akhir Tahun Koperasi Desa Merah Putih Sasagaran
Menurutnya, kawasan Alun-Alun Gado Bangkong bukan hanya ruang publik, tetapi juga etalase pariwisata Sukabumi.
Kebersihan dan kerapian pantai menjadi kunci untuk menarik wisatawan sekaligus menjaga citra daerah.
Bupati meminta agar perahu-perahu yang tak beroperasi segera ditertibkan dan dipindahkan ke lokasi yang lebih sesuai. Ia juga mengajak para nelayan dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keindahan pantai.
“Kita minta ini segera ditertibkan. Kita minta kesadarannya agar wilayah tempat wisata Palabuhanratu terlihat bersih dan indah,” tegasnya.
Aksi bersih-bersih tersebut menjadi simbol bahwa menjaga pantai bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama agar ombak Palabuhanratu tak hanya membawa hasil laut, tetapi juga harapan bagi sektor pariwisata yang terus tumbuh.
adv
Tonton video podcast lengkapnya di sini: NASIB PERTANIAN KEDEPAN ! Petani Wajib Tonton ! Penjelasan Kadis Mengenai Target Capaian 2026











