Koperasi Sukabumi Tak Cukup Berbadan Hukum, Harus Punya Pasar dan Mampu Akses Pembiayaan

SUKABUMI, Millionbrainhub.com – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi mengambil langkah taktis untuk memperkuat struktur ekonomi daerah. Pemerintah daerah mendorong seluruh koperasi agar bertransformasi menjadi badan usaha yang produktif, adaptif, mandiri, serta berdaya saing tinggi.

Komitmen strategis ini terwujud melalui penyelenggaraan kegiatan Fasilitasi Pemasaran dan Pembiayaan Koperasi.

Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi Sri Hastuty Harahap menjelaskan bahwa program pembinaan ini bertujuan mendongkrak kapasitas manajerial pengurus koperasi.

Pemerintah ingin memastikan setiap lembaga koperasi siap mengelola unit usaha secara profesional.

Oleh karena itu, fasilitasi tersebut difokuskan pada perluasan akses jaringan pasar digital serta pemahaman skema pembiayaan usaha yang sehat.

Baca juga : Ribuan Lowongan Kerja Hadir di Sukabumi Expo 2026, Perputaran Uang Tembus Rp2,6 Miliar

“Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari LPDB-Koperasi dan PT Sakti Kinerja Kolaborsindo,” ujar Sri Hastuty di hadapan para pengurus koperasi.

Selanjutnya, pihak Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi (LPDB-Koperasi) memaparkan secara mendalam mengenai tata cara pengajuan dana murah.

Para peserta mendapatkan materi lengkap mulai dari persyaratan administratif, prosedur pencairan, hingga sesi coaching clinic secara langsung.

Di samping itu, perwakilan dari PT Sakti Kinerja Kolaborsindo memperkenalkan pemanfaatan platform digital SAKTI Online dan SAKTI Link.

Teknologi modern ini siap membantu para pengurus dalam mengoptimalkan sistem pengelolaan keuangan, pemasaran produk, serta ekspansi bisnis koperasi.

Sementara itu, Sri Hastuty menegaskan bahwa legalitas formal semata tidak cukup untuk menjamin kesehatan sebuah koperasi modern.

Koperasi wajib membuktikan eksistensinya melalui perputaran roda usaha yang sehat dan menguntungkan.

“Koperasi tidak cukup hanya berbadan hukum, tetapi harus mampu menjalankan usaha, memiliki pasar, mengakses pembiayaan secara sehat, dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” tegas Sri.

Lebih lanjut, penguatan kapasitas kelembagaan ini menjadi kunci utama menghadapi ketatnya persaingan bisnis global saat ini.

Pemerintah daerah mengimbau para pengurus agar proaktif mengadopsi teknologi digital dalam setiap aktivitas operasional mereka.

Kemudian, DKUKM Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk merajut kolaborasi memperkuat ekosistem perkoperasian lokal.

Dukungan sinergis ini diyakini mampu menjadikan koperasi sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat desa secara merata.

“Mari bersama membangun koperasi Kabupaten Sukabumi yang semakin kuat, adaptif, inovatif, dan berdaya saing!” pungkas Sri penuh semangat.

Akhirnya, langkah pembinaan masif ini siap mencetak koperasi-koperasi tangguh yang memberikan dampak positif bagi perekonomian warga Sukabumi.

Adv

Tonton video youtube kami ;
81 Tahun Merdeka? Prof Armin: Jadilah Rakyat Yang Pendendam!?Rendahnya Harga Diri Kita Diluar Negeri

Exit mobile version