CIBADAK — Suasana Aula Kantor Kecamatan Cibadak, Jumat (13/2/2026), terasa lebih hangat dari biasanya. Bukan sekadar agenda tahunan, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Cibadak Tahun 2026 menjadi ruang temu gagasan, harapan, dan masa depan yang dirajut bersama.
Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Cibadak, Alex Antariksa, menegaskan bahwa Musrenbang kali ini difokuskan untuk perencanaan pembangunan Tahun 2027. Ia memastikan setiap usulan masyarakat dicatat dan dipilah sesuai skala prioritas, agar tak sekadar menjadi wacana, melainkan benar-benar terwujud dalam program nyata.
Baca juga :Iwan Ridwan Dorong Ekosistem Agroindustri dan Pariwisata di Musrenbang Cibadak 2026
“Musrenbang ini adalah panggung aspirasi warga. Semua masukan kita tampung, mulai dari kesehatan, pendidikan, keagamaan, UMKM, pemberdayaan masyarakat, hingga pembangunan infrastruktur,” ujar Alex.
Beragam usulan mengalir. Ada yang berbicara soal peningkatan layanan puskesmas dan fasilitas kesehatan, ada pula yang mendorong penguatan sarana pendidikan dan kegiatan keagamaan sebagai pondasi moral generasi muda.
Pelaku UMKM juga menyuarakan kebutuhan pendampingan, akses permodalan, hingga promosi produk lokal agar mampu bersaing lebih luas.
Namun, yang menjadi benang merah dalam Musrenbang tahun ini adalah penyiapan ekosistem pendukung untuk penguatan agroindustri dan pariwisata.
Cibadak dinilai memiliki potensi pertanian dan daya tarik lokal yang bisa dikembangkan lebih serius, bukan hanya sebagai sektor produksi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi kreatif dan destinasi wisata berbasis kearifan lokal.
Konsepnya tak berhenti pada pembangunan fisik. Pemerintah kecamatan ingin memastikan ada sinergi antara petani, pelaku UMKM, komunitas, hingga sektor jasa, sehingga tercipta rantai nilai yang saling menguatkan. Infrastruktur diperbaiki, akses dipermudah, pelatihan digencarkan, dan promosi digarap lebih terstruktur.
Musrenbang Cibadak 2026 pun menjadi cermin bahwa pembangunan bukan hanya tentang beton dan aspal, tetapi juga tentang manusia dan harapan. Dari aula sederhana itu, masa depan 2027 mulai digambar pelan, terukur, dan berpihak pada kebutuhan warga.
Jika konsistensi terjaga, Cibadak bukan hanya akan tumbuh, tetapi juga melesat sebagai simpul agroindustri dan pariwisata yang membanggakan.
Adv
Tonton video podcast lengkapnya di sini: NASIB PERTANIAN KEDEPAN ! Petani Wajib Tonton ! Penjelasan Kadis Mengenai Target Capaian 2026
Notes
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Cibadak Tahun 2026 menjadi ruang temu gagasan, harapan, dan masa depan yang dirajut bersama.











