SUKABUMI — Hangatnya suasana di GOR Kecamatan Pabuaran terasa berbeda pada Kamis (5/2/2026). Bukan karena gemuruh olahraga, melainkan karena harapan yang berkumpul dalam satu ruang.
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Fraksi PKB menggelar reses masa sidang pertama tahun 2026, menyapa dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Reses bukan sekadar agenda formal. Di GOR itu, warga datang membawa cerita tentang jalan desa yang perlu perhatian, pertanian yang butuh dukungan, hingga harapan akan peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan. Satu per satu aspirasi mengalir, disampaikan dengan lugas, penuh harap.
Dalam sambutannya, legislator dari Fraksi PKB itu menegaskan bahwa reses adalah ruang silaturahmi sekaligus tanggung jawab moral.
Baca juga : Dari KPK untuk Rakyat Sukabumi: Lahan 1.409 Meter Persegi Jadi Energi Baru Pelayanan Publik
“Kami hadir untuk mendengar, mencatat, dan memperjuangkan. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kami kawal sesuai kewenangan,” ujarnya di hadapan tokoh masyarakat, perangkat desa, dan warga yang memadati lokasi.
Dialog berlangsung terbuka dan penuh keakraban. Beberapa warga bahkan menyampaikan usulan prioritas pembangunan yang dinilai mendesak di wilayahnya.
Aspirasi tersebut akan dihimpun dan dibawa ke pembahasan di DPRD sebagai bahan perjuangan pada program pembangunan daerah.
Momentum reses ini menjadi penanda bahwa pembangunan tak bisa berjalan satu arah. Ia harus tumbuh dari suara rakyat.
Dari GOR Pabuaran, harapan itu kembali dirajut bahwa setiap aspirasi yang disampaikan bukan sekadar catatan, melainkan komitmen untuk diperjuangkan demi Sukabumi yang mubarokah.
Adv












