MillionBrainHub.com – Kabar baik akhirnya menetes seperti air pertama di pipa baru: pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) Cimahi, Desa Citangelar, Kecamatan Surade resmi rampung dan siap digunakan warga. Setelah bertahun-tahun hanya bisa menghela napas kering saat kemarau, kini masyarakat bisa bernapas lega—plus mencuci piring dengan tenang.
Baca juga : Ketua DPRD Soal Wakaf Kota Sukabumi: “Programnya Oke, Tapi Jangan Sampai Nadzirnya Mono-Poli-Power”
Fasilitas ini sekaligus menjadi jawaban nyata atas kebutuhan dasar air bersih yang selama ini masih terasa seperti “mimpi saat siang bolong” bagi warga Cimahi. Kini, tidak perlu lagi menunggu hujan turun sambil berharap ember cepat penuh.
Perkim Turun Langsung Cek Kondisi
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi, turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi ke lapangan. Bukan hanya untuk berfoto di depan pipa baru, tapi memastikan kualitas air, fungsi instalasi, dan keberlanjutan layanan benar-benar berjalan optimal.
Ia menegaskan bahwa kehadiran SAB ini diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan, kenyamanan hidup, dan kesejahteraan masyarakat—sesuatu yang sederhana namun selama ini sulit dicapai tanpa akses air bersih.
Warga: “Akhirnya, Tidak Lagi Serba Kekurangan!”
Salah satu warga, Iwan Setiawan (45), tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengaku selama beberapa tahun terakhir keluarganya harus berjuang keras untuk mendapatkan air bersih, apalagi saat kemarau. Kini, dengan adanya SAB, kebutuhan air warga bisa terpenuhi secara berkelanjutan dan—yang paling penting—tidak lagi membuat aktivitas harian terasa seperti level tersulit dalam hidup.
“Alhamdulillah, sekarang air bersih ada tiap hari. Sangat membantu untuk kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.
Tonton juga : Pak Purbaya Tolong Bedakan Kota Kami Dengan Yang Lain! & Pak Ayep Pengelola Wakaf Jangan Dimonopoli!
