SUKABUMI, Millionbrainhub.com – Upaya menjaga kelestarian lingkungan terus digelorakan secara masif di Kabupaten Sukabumi. Pemda menyelaraskan gerakan kebersihan tersebut dengan penguatan nilai-nilai spiritual keagamaan.
Semangat luhur ini terwujud nyata lewat kegiatan Bebersih Mayunan dan Tilawah Qubro Khatam Al-Qur’an 30 Juz (KKT 30 Juz). Aksi kolaboratif ini berlangsung semarak di kawasan destinasi wisata daerah.
Rangkaian acara ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan visi Sukabumi Mubarakah. Pemerintah daerah memupuk kepedulian lingkungan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Baca juga : Warungkiara Didorong Jadi Destinasi Wisata Unggulan Sukabumi
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi Ali Iskandar memimpin langsung aksi kebersihan tersebut. Beliau mengonfirmasi bahwa kegiatan berpusat di Bumi Perkemahan Cinumpang, Kecamatan Kadudampit.
Oleh karena itu, penataan kawasan wisata alam menjadi prioritas utama dinas. Langkah ini memastikan setiap destinasi rekreasi daerah senantiasa bersih dan aman.
“Beberesih kali ini kita lakukan di Bumi Perkemahan Cinumpang, Kecamatan Kadudampit,” ungkap Ali Iskandar melalui saluran akun resmi media sosialnya.
Selanjutnya, Ali memaparkan bahwa Bumi Perkemahan Cinumpang merupakan aset wisata unggulan milik pemda. Kawasan ini menyuguhkan keasrian alam pegunungan yang sangat diminati para pelancong.
Pemerintah daerah memandang pemeliharaan kebersihan Cinumpang sebagai langkah yang sangat krusial. Lingkungan yang tertata rapi akan memikat daya tarik para wisatawan harian.
Di samping itu, gerakan Bebersih Mayunan mengedukasi warga akan pentingnya menjaga kebersihan bersama. Tanggung jawab merawat tempat wisata tidak hanya dibebankan kepada petugas pengelola.
Masyarakat lokal dan para pengunjung wajib berpartisipasi aktif membuang sampah pada tempatnya. Kolaborasi ini menciptakan iklim pariwisata yang sehat dan berkelanjutan.
Sementara itu, agenda Tilawah Qubro Khatam Al-Qur’an 30 Juz memperkokoh landasan religius daerah. Gema ayat suci menghadirkan ketenangan jiwa di tengah kesejukan alam terbuka.
Perpaduan aksi sosial dan spiritual ini menumbuhkan budaya gotong royong yang kental. Tempat wisata bertransformasi menjadi ruang yang nyaman, asri, dan sarat keberkahan.
“Mari bersama menjaga kebersihan, merawat keindahan alam, dan menjadikan pariwisata sebagai ruang yang nyaman, lestari, serta penuh keberkahan,” ajak Ali Iskandar.
Oleh sebab itu, Dinas Pariwisata Sukabumi konsisten menggalakkan kegiatan pembinaan lingkungan secara berkala. Pemda ingin seluruh objek wisata daerah menjadi percontohan destinasi berbasis ramah lingkungan.
Kemudian, semangat kebersamaan ini diharapkan mampu mempererat persaudaraan antar warga Sukabumi. Penguatan nilai spiritual menjadi benteng moral dalam membangun pariwisata maju.
Akhirnya, sinergi antara kebersihan alam dan kedamaian spiritual siap membuahkan hasil manis. Kawasan wisata Sukabumi bergerak semakin lestari, religius, dan mendatangkan kesejahteraan merata.
Adv
Tonton video youtube kami : BERANI ! Pesan Terbuka Untuk Presiden Dari Petani












Respon (1)