Hari Cinta Puspa dan Satwa 2026, Disdik Sukabumi Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem

foto : ist
foto : ist

SUKABUMI, Millionbrainhub.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi mengobarkan gerakan kepedulian lingkungan secara masif di seluruh satuan pendidikan. Jajaran Disdik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kelestarian flora dan fauna kekayaan nasional.

Seruan moral tersebut mengemuka dalam rangka menyambut peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang jatuh pada Kamis (05/11/2026). Pemerintah daerah menempatkan perhelatan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat perlindungan keanekaragaman hayati sejak usia dini.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena, S.Pd., IKP., M.Si. menegaskan urgensi pelestarian keanekaragaman tumbuhan dan satwa endemik Indonesia. Beliau menyampaikan bahwa seluruh pihak bertanggung jawab menjaga keberlanjutan ekosistem demi masa depan daerah.

Baca juga : Panen Melon Premium, Wabup Sukabumi Dorong BUMDes Tenjoayu Kembangkan Agrowisata

Oleh karena itu, dunia pendidikan memegang peranan strategis dalam menanamkan nilai-nilai kecintaan terhadap alam kepada para peserta didik. Pemkab Sukabumi mendesain pembelajaran lingkungan hidup agar terintegrasi langsung dalam aktivitas harian para siswa di sekolah.

“Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, agar lebih peduli terhadap lingkungan,” ungkap Kadisdik Deden Sumpena.

Selanjutnya, Deden Sumpena menjelaskan bahwa keberadaan flora dan fauna menjaga keseimbangan rantai ekosistem alam secara krusial. Kerusakan habitat satwa dan kepunahan tumbuhan unggulan akan mendatangkan dampak buruk bagi kehidupan manusia di masa depan.

Dinas Pendidikan mendorong seluruh warga sekolah untuk membiasakan pola hidup ramah lingkungan secara konsisten di lingkungan sekolah. Pengelola sekolah mengarahkan para siswa untuk rajin merawat tanaman, menjaga kebersihan area, serta menyayangi keberadaan satwa.

Di samping itu, Disdik Kabupaten Sukabumi merancang pelbagai kegiatan edukatif yang interaktif guna mengenalkan ragam spesies puspa dan satwa langka. Pembelajaran tatap muka di luar ruangan mempermudah siswa memahami pentingnya menjaga kelestarian ekosistem lokal Sukabumi.

Pemerintah daerah meyakini bahwa karakter peduli lingkungan yang terbentuk sejak usia sekolah akan menjadi benteng kokoh dalam mencegah kerusakan alam. Generasi muda yang literat secara ekologis siap menjadi pelopor gerakan pelestarian lingkungan hidup.

“Kesadaran menjaga alam harus kita tanamkan sejak dini agar kekayaan flora dan fauna tetap lestari serta dinikmati generasi mendatang,” lanjut Deden Sumpena penuh optimisme.

Sementara itu, para tenaga pendidik dan pengelola sekolah menyambut hangat arahan strategis dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi tersebut. Sekolah-sekolah siap menggelar aksi penanaman pohon bersama serta lomba kreasi literasi lingkungan di tingkat kecamatan.

Sinergi antara sekolah, orang tua, dan komunitas pecinta alam turut memperkuat efektivitas penyampaian pesan kelestarian ini. Pembiasaan perilaku hijau di lingkungan rumah otomatis melengkapi program edukasi pembentukan karakter peduli alam di sekolah.

Oleh sebab itu, Pemkab Sukabumi bersama Disdik menaruh harapan besar pada dampak jangka panjang dari peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ini. Komitmen bersama ini menjadi modal penting dalam merawat keindahan alam Kabupaten Sukabumi yang kaya.

Kemudian, Dinas Pendidikan siap mengawal implementasi program sekolah adiwiyata secara merata di seluruh wilayah Sukabumi. Pemda berkomitmen memfasilitasi penyediaan sarana pembelajaran berbasis lingkungan yang memadai bagi seluruh warga sekolah.

Akhirnya, kesadaran kolektif dalam merawat alam menjadi kunci utama terwujudnya pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan. Gerakan peduli puspa dan satwa ini siap mengantarkan Kabupaten Sukabumi menjadi daerah yang maju, unggul, berbudaya, dan Mubarakah.

Adv

Tonton video youtube kami : BERANI ! Pesan Terbuka Untuk Presiden Dari Petani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *