Kembangkan Bioetanol 30 Ribu Hektar, Distan Sukabumi Siap Wujudkan Mandiri Energi

foto :ist
foto:ist

SUKABUMI, Millionbrainhub.com – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat dalam menindaklanjuti program strategis nasional di bidang ketahanan energi. Pemda menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Program Khusus Bioetanol Tingkat Kabupaten Sukabumi pada Selasa (29/09/2026).

Pertemuan krusial tersebut berlangsung secara tatap muka di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi. Langkah cepat ini menjadi tindak lanjut nyata atas arahan strategis Kementerian Pertanian RI di Jakarta pada pertengahan September lalu.

Baca juga : Perkuat Mitigasi, Wabup Sukabumi Ajak Relawan Bencana Bersatu di FPRB

Kepala Dinas Pertanian H. Aep Majmudin memimpin secara langsung jalannya rakor strategis tersebut. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan Sekretariat Jenderal Kementan RI, seluruh Kepala UPTD, Ketua Tim Kerja Penyuluhan, serta para Penyuluh Pertanian Madya.

Kini, Kabupaten Sukabumi mengemban amanah besar untuk mengoreksi ketergantungan energi fosil melalui pengembangan komoditas berbasis energi terbarukan. Pemerintah pusat menargetkan Sukabumi untuk mencetak luas tanam komoditas bahan baku bioetanol secara masif.

Target besar tersebut mencakup budidaya tanaman jagung seluas 20.000 hektar di pelbagai kawasan potensi. Di samping itu, pemerintah daerah menargetkan penanaman ubi kayu atau singkong seluas 10.000 hektar.

“Melalui sinergi seluruh lini, kita optimistis target pengembangan bioetanol ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi hijau di Sukabumi,” ungkap Kadis Pertanian H. Aep Majmudin.

Selanjutnya, Dinas Pertanian membangun ruang diskusi interaktif guna menyamakan strategi teknis pelaksanaan di lapangan. Pemda menghadirkan narasumber ahli dari organisasi Masyarakat Singkong Indonesia (MSI) untuk memberikan pendampingan teknologi budidaya.

Rakor ini juga melibatkan unsur lembaga kehutanan serta pemangku kepentingan sektor perkebunan secara utuh. Kehadiran Balai Perhutanan Sosial Bogor, Perum Perhutani KPH Sukabumi, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah III, dan Ketua Gabungan Pengusaha Perkebunan Sukabumi memperkuat pemanfaatan lahan.

Oleh karena itu, kolaborasi lintas lembaga menjadi pilar utama dalam menyediakan lahan garapan yang legal dan produktif. Pemda memanfaatkan potensi lahan perhutanan sosial serta kawasan perkebunan guna memenuhi target puluhan ribu hektar tersebut.

Pemerintah daerah meyakini bahwa program bioetanol ini mendatangkan keuntungan ganda bagi masyarakat pedesaan. Selain menjamin pasokan bahan baku energi nasional, program ini secara otomatis meningkatkan pendapatan dan taraf hidup para petani lokal.

“Sinergi lintas sektor ini mempermudah pemetaan lahan serta pemanfaatan teknologi tepat guna bagi para petani kita di lapangan,” lanjut Aep Majmudin menegaskan.

Di samping itu, jajaran penyuluh pertanian siap memberikan pengawalan intensif dari masa tanam hingga panen tiba. Pendampingan teknis ini memastikan produktivitas tonase jagung dan singkong mencapai standar industri pengolahan bioetanol.

Pemerintah daerah berkomitmen memfasilitasi ketersediaan benih unggul, pupuk, serta kepastian sarana penampungan hasil panen petani. Ketersediaan pembeli siaga (offtaker) memberikan jaminan kepastian harga jual di tingkat kelompok tani.

Sementara itu, para peserta rakor menyatakan kesiapan penuh untuk mensukseskan peta jalan ekonomi hijau ini. Keikutsertaan seluruh Kepala UPTD mempercepat sosialisasi program hingga ke tingkat desa di seluruh wilayah Sukabumi.

Oleh sebab itu, Pemkab Sukabumi menaruh harapan besar pada keberhasilan program khusus bioetanol ini. Pencapaian target ini siap memposisikan Kabupaten Sukabumi sebagai pelopor daerah mandiri energi pada tahun 2028 mendatang.

Kemudian, Dinas Pertanian akan terus melakukan evaluasi berkala guna memantau realisasi penanaman di setiap kecamatan. Sinergi yang solid antara pemerintah pusat, daerah, dan petani menjadi modal utama mewujudkan kedaulatan pangan dan energi.

Akhirnya, langkah transformatif ini menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam mendukung visi pembangunan nasional. Ekonomi hijau yang kuat siap mengantarkan masyarakat Kabupaten Sukabumi menuju masa depan yang sejahtera, mandiri, dan Mubarakah.

Adv

Tonton video youtube kami : BERANI ! Pesan Terbuka Untuk Presiden Dari Petani

Exit mobile version