Kembangkan UMKM Kuliner, DKUKM Sukabumi Tuntaskan Pelatihan Roti dan Kue

foto : istimewa
foto : istimewa

SUKABUMI, Millionbrainhub.com – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi sukses menuntaskan program pembinaan ekonomi kerakyatan. Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue bagi 32 pelaku usaha mikro resmi memasuki hari terakhir pada Minggu (25/10/2026).

Program pengembangan keterampilan ini memfokuskan sasaran pada peningkatan mutu serta daya saing produk kuliner olahan lokal. Pemerintah daerah merancang kegiatan intensif ini untuk mendongkrak kelas para pelaku usaha mikro di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.

Oleh karena itu, para peserta mengikuti rangkaian pembekalan materi teknis dan praktik secara mendalam selama beberapa hari. Pemerintah daerah ingin memastikan para pelaku usaha memiliki fondasi yang kuat dalam mengelola bisnis olahan pangan secara profesional.

Baca juga : Dukung Siswa SMA Al Bayan, Disdik Sukabumi Dorong Generasi Bebas Narkoba

Selama pelatihan berlangsung, para peserta menyerap pengetahuan komprehensif mengenai penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lingkungan produksi. Materi ini sangat penting untuk menjamin perlindungan tenaga kerja serta kelancaran proses pembuatan produk olahan.

“Melalui pelatihan ini, kita ingin memastikan produk UMKM Sukabumi memiliki standar kualitas yang tinggi dan aman konsumsi,” ungkap perwakilan dinas teknis di sela-sela penutupan kegiatan.

Selanjutnya, jajaran instruktur mempraktekkan standar Good Manufacturing Practices (GMP) atau Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik. Peserta mempelajari teknik pembersihan serta sanitasi peralatan secara ketat demi menjaga kebersihan produk roti dan kue.

Pemerintah daerah mengarahkan para pelaku usaha agar tidak hanya mahir dalam meracik resep masakan yang lezat semata. Pemda juga menekankan pentingnya higienitas dan standar keamanan pangan guna merebut kepercayaan pasar yang lebih luas.

Di samping itu, para peserta mempraktikkan secara langsung seluruh tahapan proses pembuatan roti dan kue berkualitas tinggi. Pembimbing teknis memberikan tips dan trik ilmiah agar hasil olahan memiliki tekstur, rasa, dan daya simpan yang optimal.

Peningkatan kapasitas SDM usaha mikro ini menjadi bagian dari strategi besar pemda dalam merangsang pertumbuhan ekonomi lokal. Produk olahan pangan yang memenuhi standar kesehatan berpeluang besar untuk menembus pasar ritel modern hingga pasar luar daerah.

“Dinas Koperasi dan UKM terus berkomitmen memfasilitasi para pelaku usaha agar mampu naik kelas secara mandiri,” lanjutnya penuh optimisme.

Sementara itu, sebanyak 32 pelaku usaha mikro menyambut gembira dan antusias seluruh materi yang diajarkan oleh para ahli. Peserta menyatakan kesiapan penuh untuk menerapkan ilmu dan keterampilan baru tersebut dalam kegiatan operasional usaha sehari-hari.

Penerapan standar produksi yang higienis dan efisien otomatis akan meningkatkan nilai jual serta daya saing produk kuliner Sukabumi. Pemerintah daerah siap mendampingi proses perizinan edar dan sertifikasi halal guna memperlancar pemasaran produk peserta.

Oleh sebab itu, Pemkab Sukabumi menaruh harapan besar pada keberlanjutan dampak positif dari penutupan pelatihan kuliner ini. Kemandirian dan kreativitas para pelaku UMKM menjadi kunci utama dalam membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.

Kemudian, dinas teknis akan terus memantau perkembangan bisnis para alumni pelatihan ini secara berkala di lapangan. Pemda berencana memberikan fasilitasi promosi pameran serta perluasan akses permodalan bagi usaha mikro yang berpotensi berkembang pesat.

Akhirnya, langkah pembinaan yang konsisten ini menjadi pilar penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat daerah. Sektor UMKM yang tangguh dan inovatif siap melangkah mantap menuju Kabupaten Sukabumi yang maju, sejahtera, dan Mubarakah.

Adv

Tonton video youtube kami : BERANI ! Pesan Terbuka Untuk Presiden Dari Petani

Exit mobile version