SUKABUMI — Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan, memastikan kondisi jalan berlubang di jalur alternatif Kecamatan Nagrak akan segera diperbaiki sebelum H-5 Lebaran 1446 Hijriah.
Kepastian tersebut disampaikan usai rapat koordinasi dengan pihak pengembang Tol Bocimi sesi 3, PT Transjabar, yang digelar di Aula Kecamatan Nagrak, Selasa (10/3/2026).
Baca juga : Wabup Sukabumi Dorong Dishub, Satpol PP dan BPBD Aktif Koordinasi dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026
Rapat koordinasi tersebut digelar untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi masyarakat dari Kecamatan Nagrak dan Cibadak terkait kondisi jalan alternatif Pamuruyan hingga Nagrak yang mengalami kerusakan cukup parah.
Jalan berlubang besar di jalur tersebut kerap memicu kecelakaan dan membahayakan pengguna jalan, terutama menjelang arus mudik Lebaran.
Iwan Ridwan menegaskan, hasil koordinasi dengan pihak pengembang tol menghasilkan komitmen perbaikan dalam waktu dekat melalui kegiatan pemeliharaan jalan.
“Insyaallah, dari kondisi sekarang hingga H-5 Lebaran akan dilakukan maintenance perbaikan. Adapun untuk perbaikan permanennya tadi sudah kita usulkan agar tidak menunggu proyek tol selesai, tetapi bisa segera dilaksanakan,” ujar Iwan.
Politisi dari Fraksi PKS tersebut menegaskan bahwa kenyamanan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama DPRD. Terlebih jalur tersebut merupakan akses penting bagi mobilitas warga serta jalur alternatif yang berpotensi ramai saat arus mudik.
Menurutnya, DPRD akan terus mendorong agar perbaikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga dilakukan secara permanen sehingga tidak kembali rusak dalam waktu singkat.
“Insyaallah sebelum Lebaran, jalan di wilayah Nagrak sudah rapi dan bebas dari lubang sehingga masyarakat bisa melintas dengan aman dan nyaman,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas infrastruktur yang telah diperbaiki agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Mari kita jaga fasilitas yang sudah ada,” pungkasnya.
Adv
Tonton juga video youtube kami terbaru : Kemegahan Gerai Kopeasi Merah Putih, Pembangunan Kilat Untuk Ekonomi Di Daerah?
