Komisi IV Perketat Pengawasan Proyek Pendidikan Kabupaten Sukabumi

Kunjungan kerja Komisi IV DPRD ke Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. |Foto:fpks
Kunjungan kerja Komisi IV DPRD ke Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. |Foto:fpks

SUKABUMI,MILLIONBRAINHUB,COM – Pengawasan terhadap uang rakyat yang mengalir ke sektor pendidikan kini semakin diperketat. Langkah tegas ini diambil oleh DPRD Kabupaten Sukabumi demi menutup celah penyimpangan. Melalui Komisi IV, lembaga legislatif ini memperkuat komitmen mereka untuk mengawasi seluruh proyek pembangunan fisik sekolah serta pengadaan barang di lingkungan Dinas Pendidikan.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. DPRD ingin memastikan bahwa setiap program yang dicanangkan pemerintah benar-benar berjalan tepat sasaran. Hasil akhirnya harus bisa dirasakan langsung oleh para siswa, guru, dan masyarakat luas.

Baca juga : SPMB 2026 Diawasi Ketat, Kadisdik Sukabumi Ajak Warga Bongkar Kecurangan

Sinyal pengawasan ketat ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Hendra Purnama. Pernyataan tersebut dirilis seusai jajarannya melakukan kunjungan kerja maraton ke kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi pada Selasa (12/5/2026).

Bukan Sekadar Seremonial Belaka

Dalam keterangannya, Hendra menegaskan bahwa kedatangan Komisi IV ke Dinas Pendidikan memiliki misi yang sangat besar. Kegiatan ini bukan sekadar agenda formalitas tahunan atau sekadar seremonial belaka. Sebaliknya, ini adalah langkah nyata untuk memastikan tata kelola pembangunan ruang kelas baru, renovasi gedung, hingga pengadaan fasilitas belajar berlangsung secara transparan, efisien, dan akuntabel.

“Pengawasan Komisi IV berfokus pada pendalaman dan evaluasi komprehensif terhadap kinerja serta program-program Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi,” ungkap Hendra melalui siaran pers resmi di media sosialnya.

Hendra juga menambahkan bahwa pengawasan ketat ini sangat krusial bagi masa depan sekolah. Ketika anggaran dikelola dengan bersih, maka kualitas mutu sekolah akan meningkat pesat. Dampak positifnya pun sangat luas, mulai dari peningkatan kesejahteraan guru hingga terciptanya kenyamanan bagi para siswa dalam menjalani proses belajar mengajar sehari-hari.

Membangun Sinergi, Merangkul Garda Terdepan

Demi memaksimalkan agenda pengawasan ini, Komisi IV sadar bahwa mereka tidak bisa berjalan sendirian. Oleh karena itu, sinergi intensif mulai dibangun secara vertikal dengan berbagai pihak strategis di lingkungan pendidikan. Sinergi ini melibatkan jajaran pejabat struktural Dinas Pendidikan, bidang pembinaan SMP, hingga unsur pelaksana teknis di lapangan seperti PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), PPTK, dan PPBJ.

Menariknya, Komisi IV juga turut merangkul Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SMP dalam pertemuan tersebut. Kehadiran para kepala sekolah ini dinilai sangat penting karena mereka adalah pihak yang paling tahu kondisi riil di lapangan. Lewat forum ini, DPRD bisa menyerap aspirasi dan keluhan langsung dari pihak sekolah tanpa ada sekat birokrasi.

“Suara sekolah harus didengar. Kita berjalan bersama demi melahirkan generasi muda Sukabumi yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan,” tegas Hendra dengan penuh optimisme.

Sinyal Bersih-Bersih Anggaran Pendidikan

Melalui penguatan fungsi pengawasan ini, DPRD Kabupaten Sukabumi seolah mengirimkan pesan dan sinyal yang sangat jelas kepada publik. Mereka ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari anggaran pendidikan harus memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Langkah berani ini diharapkan mampu mendorong terciptanya sistem pendidikan di Kabupaten Sukabumi yang jauh lebih berkualitas, transparan, bersih, dan sepenuhnya berpihak pada masa depan generasi muda.

Adv

Jangan lupa tonton youtobe kami : Alasan Walikota Sukabumi Tidak Dipercaya Lagi Oleh Warganya Sendiri? RT RW Luapkan Keresahan

Exit mobile version