SUKABUMI,MILLIONBRAINHUB.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi akhirnya resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (RPPA) Tahun Anggaran 2025. Namun, persetujuan ini tidak datang begitu saja. DPRD tetap menyertakan sejumlah catatan kritis dan rekomendasi perbaikan yang kuat untuk Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan bahwa keputusan ini merupakan hasil konkret dari pembahasan panjang antara legislatif dan eksekutif. Mereka melewati seluruh proses sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Baca juga : DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
“Hari ini, Alhamdulillah pembahasan telah menghasilkan kesepakatan bersama. DPRD memberikan persetujuan disertai sejumlah rekomendasi dan catatan sebagai bahan perbaikan untuk penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah ke depan,” ujar Budi usai Rapat Paripurna Ke-8, Selasa (30/6/2026).
Apresiasi Rekor 12 Kali WTP
Selain memberikan lampu hijau terhadap Raperda tersebut, DPRD juga melempar pujian hangat kepada jajaran pemerintah daerah. Pasalnya, Kabupaten Sukabumi sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-12 kalinya secara beruntun.
Budi menyebut pencapaian ini sebagai buah dari kerja keras kolektif. Oleh karena itu, ia berharap sinergi yang baik ini terus terjaga. Menurutnya, prestasi luar biasa tersebut membuktikan bahwa tata kelola keuangan daerah semakin hari semakin sehat dan transparan.
Catatan Kritis dan Komitmen Masa Depan
Meskipun demikian, DPRD tidak menutup mata terhadap kekurangan yang ada. Budi menjelaskan bahwa pihaknya tetap memberikan beberapa catatan yang mayoritas bersifat administratif. Untungnya, pemerintah daerah bergerak cepat dan langsung menindaklanjuti rekomendasi BPK tersebut berdasarkan hasil evaluasi bersama Badan Anggaran.
Selanjutnya, Budi berharap pengelolaan anggaran ke depan bisa berjalan jauh lebih optimal. Dengan demikian, seluruh program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2026–2027 dapat terealisasi dengan sukses dan tepat sasaran.
Adv
Jangan lupa tonton youtube kami tentang : TERPANCING EMOSIBaku Hantam Sebelum Naik Octagon – SUKABUMI NYERENTENG VOL 2
