SUKABUMI, Millionbrainhub.com – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sukabumi melayangkan peringatan keras terkait rencana penyertaan modal daerah untuk Perumda Pesona Pariwisata. Partai berlambang banteng ini menuntut target kinerja yang jelas dan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sendi A. Maulana menyampaikan teguran tersebut dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (10/8/2026). Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh menyetor modal secara asal-asalan. “Penyertaan modal harus berbasis kinerja, tidak boleh gelondongan, dan rincian nominal per tahun anggaran harus dicantumkan dalam pasal,” tegas Sendi.
Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan mendesak adanya kontrak kerja yang ketat bagi jajaran direksi. Direksi Perumda wajib menyetor dividen secara terukur demi mendongkrak PAD. “Jika dalam dua tahun tidak mencapai target, KPM harus melakukan evaluasi total,” ujarnyan.
Baca juga :Retribusi Enam Destinasi Wisata Pemkab Sukabumi Capai Rp21 Juta dalam Sepekan
Selanjutnya, PDI Perjuangan meminta Perumda merangkul pelaku ekonomi lokal di sekitar destinasi wisata. Perumda wajib mengalokasikan minimal 30 persen kegiatan usahanya untuk bermitra dengan UMKM dan BUMDes. Langkah ini penting agar warga sekitar merasakan dampak ekonomi secara langsung.
Di sisi lain, partai ini menolak keras intervensi politik dalam jajaran manajemen perusahaan. Pengisian posisi direksi dan manajer harus melalui fit and proper test yang independen serta profesional. “Pengisian jabatan direksi dan manajer Perumda tidak boleh didasarkan pada kepentingan politik,” tambah Sendi.
Akhirnya, Fraksi PDI Perjuangan menekankan bahwa suntikan APBD merupakan investasi rakyat yang wajib dipertanggungjawabkan. Pengelola Perumda harus membuktikan kinerjanya lewat hasil nyata dan pertumbuhan ekonomi warga.
Adv
Tonton juga : BAGAIMANA MEWAKILI RAKYAT ?Hasil Musyawarah Partai Pun Sampai Dikhianati? Marwan Hamami Buka Suara
