Sekdis Pendidikan Hadiri Puncak Seren Taun Sinaresmi ke-447, Tegaskan Nilai Adat sebagai Pendidikan Karakter

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menghadiri puncak perayaan Seren Taun Kasepuhan Sinaresmi ke-447. |Foto: Herdiawan
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menghadiri puncak perayaan Seren Taun Kasepuhan Sinaresmi ke-447. |Foto: Herdiawan

SUKABUMI,MILLIONBRAINHUB.COM – Puncak perayaan Seren Taun Kasepuhan Sinaresmi ke-447 berlangsung meriah. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, turut menghadiri acara adat tersebut bersama Bupati Sukabumi, Asep Japar. Sebagai informasi, tradisi turun-temurun ini merupakan simbol rasa syukur masyarakat adat atas hasil panen melimpah sekaligus doa menyambut musim tanam baru.

Acara dimulai dengan rangkaian prosesi adat yang sangat kental akan makna budaya lokal. Masyarakat menyuguhkan berbagai atraksi menarik mulai dari tumbuk padi, sarasehan bersama sesepuh, dongdang, dogdog lojor, pertunjukan debus, rengkong, gondang buhun, hingga tari tani tradisional. (Kalimat panjang)

Baca juga : Dinas Pendidikan Sukabumi Sosialisasikan MPLS Ramah 2026, Wujudkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Menyenangkan

Selanjutnya, ritual paling sakral yaitu Ngampih Pare ka Leuit dilaksanakan dengan sangat khidmat. Padi hasil panen dimasukkan secara simbolis ke dalam Leuit Si Jimat oleh Sesepuh Adat Kasepuhan Sinaresmi, Abah Asep Nugraha. (Kalimat pasif). Suasana spiritual pun semakin terasa berkat iringan kidung Pohaci serta alunan syahdu suling dan kecapi.

Terkait hal itu, Herdiawan Waryadi menyatakan bahwa Seren Taun bukan sekadar seremoni tahunan belaka. Menurutnya, tradisi ini menyimpan nilai luhur seperti gotong royong, pelestarian alam, dan ketahanan pangan lewat budaya menyimpan padi di lumbung (leuit). Nilai-nilai positif tersebut dinilai sangat sejalan dengan penguatan pendidikan karakter bagi generasi muda.

“Tradisi ini menjadi benteng ketahanan pangan sekaligus identitas budaya masyarakat yang harus terus kita jaga,” ujar Herdiawan.

Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar memuji kemandirian pangan masyarakat adat Sinaresmi di tengah arus globalisasi. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen penuh untuk mendukung pelestarian adat, mengembangkan potensi kawasan kasepuhan, serta meningkatkan infrastruktur demi kesejahteraan warga. Asep juga mengajak generasi muda agar tidak lupa menjaga warisan leluhur mereka.

Pada kesempatan yang sama, Abah Asep Nugraha menegaskan bahwa tradisi ini mengajarkan keselarasan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Akhirnya, ia berharap warisan ratusan tahun ini tetap lestari dan kokoh berdiri meskipun teknologi serta modernisasi terus berkembang pesat.

Adv

Jangan lupa tonton youtube kami tentang : TERPANCING EMOSIBaku Hantam Sebelum Naik Octagon – SUKABUMI NYERENTENG VOL 2

Exit mobile version