SUKABUMI,MILLIONBRAINHUB.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat untuk menjaga momentum keberhasilan di sektor pertanian. Oleh karena itu, mereka menggelar Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan Tanam di Desa Nyalindung pada Kamis (18/6/2026). Langkah taktis ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengejar target luas tanam sekaligus mengamankan ketahanan pangan dari ancaman perubahan iklim.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, bersama Sekretaris Dinas Pertanian, Denis Eriska. Dalam kesempatan tersebut, Ade mengungkapkan sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Kabupaten Sukabumi sukses mencatatkan produksi gabah hingga menembus angka satu juta ton lebih sepanjang tahun 2025 yang lalu.
Baca juga : Sinyal Kuat dari DPRD, DOB Sukabumi Utara Didorong Masuk Agenda Nasional
Prestasi Nasional: Capaian luar biasa tersebut berhasil melampaui target nasional. Dampaknya, Kabupaten Sukabumi sukses menyabet penghargaan Satyalancana Wirakarya Bidang Pertanian dari Kementerian Pertanian RI karena menjadi daerah dengan produksi beras tertinggi di Indonesia.
Meskipun demikian, Ade mengingatkan bahwa tantangan pada tahun 2026 justru akan jauh lebih besar. Sebab, target luas tanam baru kini telah ditetapkan mencapai 11.114 hektare. Oleh karena itu, bantuan benih padi dari pemerintah pusat wajib digunakan secara optimal oleh para petani lokal demi menggenjot produktivitas lahan.
“Tentu ini bukan pekerjaan yang ringan. Oleh karena itu, bantuan benih padi dari Kementerian Pertanian RI harus dimanfaatkan secara optimal,” tutur Ade.
Selain itu, ia menegaskan bahwa semua pihak harus mengantisipasi ancaman cuaca buruk seperti fenomena El Nino yang memicu kekeringan. Maka dari itu, Ade mengajak para penyuluh, kelompok tani, dan masyarakat untuk memperkuat koordinasi di lapangan secara cepat.
Melalui gerakan serentak ini, Pemkab Sukabumi optimistis target besar tahun 2026 dapat tercapai. Dengan demikian, wilayah Sukabumi bisa mempertahankan posisinya sebagai lumbung pangan utama di Indonesia.
(Adv)
Jangan lupa video youtube kami : Lembur Pakuan Ada Di Sukabumi? Kades Ganteng Buktikan Desa Bisa Mandiri Tanpa Berpaku Pada Anggaran!
