SUKABUMI, Millionbrainhub.com – Capaian swasembada delapan komoditas pangan utama mendominasi Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto pada tahun 2026. Keberhasilan nasional ini langsung memantik semangat Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan DPRD Kabupaten Sukabumi untuk memperkuat sektor pertanian daerah.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menyimak langsung pidato tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi pada Jumat (14/8/2026).
Melalui siaran TVRI di Ruang Sidang Paripurna, Presiden Prabowo mengumumkan bahwa Indonesia sukses meraih swasembada beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.
Baca juga : Gebrakan Baru Cidahu! Kantor Kecamatan Representatif Mulai Dibangun, Wabup Andreas Tekankan Kualitas
Keberhasilan besar ini lahir dari lonjakan produksi tani serta reformasi total tata kelola pupuk. Pemerintah memangkas 145 aturan birokrasi, memotong harga pupuk hingga 20 persen, serta menjamin pasokan pupuk bagi para petani.
Meskipun demikian, agenda kedaulatan pangan nasional tetap bergulir tajam. Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah kini membidik swasembada daging dalam lima hingga enam tahun mendatang.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyambut hangat arah kebijakan strategis dari istana. Ia optimistis program pusat ini membawa dampak nyata bagi kesejahteraan warga Sukabumi.
“Alhamdulillah, Presiden telah mengeluarkan banyak program strategis. Mudah-mudahan sesuai dengan harapan bangsa kita,” puji Asep Japar.
Selanjutnya, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menilai momen ini sebagai pemicu untuk mempererat kolaborasi daerah dan pusat.
“Keberhasilan swasembada pangan nasional harus menjadi motivasi bagi kita di daerah untuk terus meningkatkan produksi pertanian dan memperkuat kesejahteraan petani,” tegas Budi.
Akhirnya, potensi alam yang melimpah menuntut Sukabumi mengambil peran kunci dalam menyokong ketahanan pangan nasional. Penguatan tata kelola, bantuan sarana, dan pendampingan petani menjadi modal utama agar manfaat swasembada ini menyapa langsung seluruh lapisan masyarakat daerah.
Adv
Tonton juga : Pengangguran Bisa Dapet Gaji Dari Pemerintah Hingga Buat Kartu Kuning Bisa Sambil Rebahan?
