DKUKM Sukabumi Gandeng Alfamart dan Indomaret, Buka Akses Pasar UMKM Lokal

Business Matching Program UMKM Motekar (Mandiri dengan Optimalisasi Teknologi Secara Terarah). |Foto: ist
Business Matching Program UMKM Motekar (Mandiri dengan Optimalisasi Teknologi Secara Terarah). |Foto: ist

SUKABUMI, Millionbrainhub.com – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi terus melakukan terobosan. Pemda mendorong produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal menembus pasar modern.

Upaya nyata tersebut terwujud melalui kegiatan Business Matching Program UMKM Motekar. Motekar merupakan singkatan dari Mandiri dengan Optimalisasi Teknologi Secara Terarah.

Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula DKUKM Kabupaten Sukabumi pada Kamis (8/10/2026). Dinas menghadirkan narasumber utama dari jaringan ritel raksasa nasional.

Perwakilan PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) dan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) hadir langsung. Mereka memberikan arahan teknis serta menyeleksi produk unggulan warga.

Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi Sri Hastuty Harahap memberikan penjelasan resmi. Kegiatan ini menjadi jembatan penting untuk memperluas akses pemasaran produk daerah.

Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan daya saing UMKM lokal secara konsisten. Produk lokal harus mampu bersaing di rak ritel modern.

baca juga : APBD 2027 Sukabumi Dibahas, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas Anggaran

“Ini dalam rangka kurasi produk UMKM Kabupaten Sukabumi, sebagai upaya membuka peluang pemasaran yang lebih luas serta meningkatkan daya saing produk lokal,” ujarnya.

Selanjutnya, para pelaku usaha mikro berkesempatan mempresentasikan produk unggulan mereka. Mereka bertatap muka langsung dengan tim manajemen ritel nasional.

Pemerintah daerah mewajibkan setiap produk melewati proses kurasi secara ketat. Langkah ini menjamin legalitas, kemasan, dan standar rasa produk makanan.

Proses kurasi menjadi tahapan krusial bagi kemajuan UMKM daerah. Produk harus memenuhi standar kualitas agar layak masuk ke minimarket modern.

Di samping itu, DKUKM Sukabumi memfasilitasi perbaikan kualitas kemasan para pelaku usaha. Pemerintah daerah membantu pengurusan sertifikasi halal dan izin edar resmi.

Melalui Program UMKM Motekar, pemerintah daerah mengedukasi para pelaku usaha lokal. Pelaku UMKM belajar memanfaatkan teknologi digital dalam mengelola manajemen bisnis.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan pelaku usaha tidak hanya memproduksi barang. Mereka harus menguasai strategi pemasaran modern berbasis teknologi,” tegas Sri Hastuty.

Sementara itu, kolaborasi bersama ritel modern membuka jalan pertumbuhan ekonomi baru. Warga lokal dapat membeli produk tetangga mereka di toko swalayan.

Pemerintah daerah optimistis terhadap kebangkitan ekonomi kerakyatan di Sukabumi. Pendampingan berkelanjutan ini akan menciptakan iklim usaha yang mandiri dan tangguh.

Oleh sebab itu, DKUKM Sukabumi mengajak seluruh pengusaha lokal untuk terus berinovasi. Produk olahan Sukabumi memiliki potensi besar untuk merambah pasar nasional.

Kemudian, dinas akan mengawal proses distribusi produk yang lolos kurasi. Petugas memastikan pasokan barang ke toko ritel berjalan lancar.

Akhirnya, program sinergi ini siap membawa UMKM Sukabumi naik kelas. Produk lokal yang unggul dan berkualitas akan memperkuat perekonomian daerah.

Adv

Tonton video youtube kami : BERANI ! Pesan Terbuka Untuk Presiden Dari Petani

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *