Pemkab Sukabumi Evaluasi 358 SPPG, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman. |Foto: istimewa
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman. |Foto: istimewa

SUKABUMI — Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat. Di tengah besarnya harapan masyarakat terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemkab melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai kecamatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menegaskan evaluasi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral pemerintah daerah agar program unggulan dari pemerintah pusat tersebut berjalan sesuai prosedur dan standar yang telah ditetapkan.

Baca juga : Komisi I DPRD Sukabumi Sidak PT Citra, Soroti Izin Pemanfaatan Air Tanah

“Evaluasi ini merupakan langkah respons cepat pemerintah daerah terhadap dinamika di lapangan,” ujar Ade Suryaman di Pendopo, Senin (2/3/2026).

Program MBG sendiri disebut sebagai kebijakan luar biasa yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, terutama para pelajar.

Di tengah tantangan ekonomi dan isu stunting yang masih menjadi perhatian nasional, kehadiran makanan bergizi secara rutin di sekolah menjadi harapan baru bagi banyak keluarga.

Namun, Pemkab Sukabumi tak ingin program ini hanya berjalan secara seremonial. Pengawasan ketat menjadi kunci.

Evaluasi dilakukan dari berbagai aspek:
Teknis distribusi makanan
Standar pelayanan kepada penerima manfaat.

Keamanan dan higienitas makanan
Keterlibatan tenaga ahli gizi
Dukungan laboratorium dan sanitasi
Langkah ini sekaligus membuka ruang kontrol sosial.

Pemerintah daerah mengajak seluruh elemen mulai dari sekolah, orang tua, hingga masyarakat luas untuk ikut mengawasi dan memberi masukan demi perbaikan berkelanjutan.

Hingga saat ini, tercatat 358 SPPG telah beroperasi di Kabupaten Sukabumi, dengan 47 kecamatan sudah memiliki perwakilan layanan.

Angka tersebut menunjukkan komitmen serius dalam pemerataan akses gizi bagi anak-anak di wilayah yang luas dan beragam secara geografis.

Evaluasi ini menjadi pesan tegas bahwa program sebesar MBG tak hanya soal pembagian makanan, tetapi tentang memastikan kualitas, keamanan, dan keberlanjutan.

Sebab di balik setiap kotak makan bergizi, tersimpan masa depan generasi Sukabumi yang sedang dibangun bersama.

Adv

Jangan lupa tonton youtube terbaru kami : BUPATI MEMINTA MAAF Jalan Masih Banyak Yang Rusak! Saya Tidak Lupa Dengan Janji Kampanye Saya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *