SUKABUMI – Aroma takjil hangat dan aneka kuliner khas menggoda selera menyelimuti Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Komplek Gelanggang Cisaat, Senin (2/3/2026).
Sedikitnya 35 pelaku UMKM kuliner ambil bagian dalam Bazar Culinary Ramadan 1447 Hijriah yang menjadi ruang temu antara kreativitas, harapan, dan semangat kebangkitan ekonomi lokal.
Kegiatan yang digagas Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) bersama Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Kabupaten Sukabumi ini akan berlangsung hingga 8 Maret 2026.
Baca juga : Pemkab Sukabumi Evaluasi 358 SPPG, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran
Tak sekadar bazar, kegiatan ini menjadi panggung bagi pelaku usaha kecil untuk memperkenalkan cita rasa terbaiknya kepada masyarakat.
Dalam sambutannya saat pembukaan, Bupati Sukabumi menegaskan bahwa bazar tersebut merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memajukan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM.
“Bazar ini bukan hanya ajang jual beli, tetapi sarana promosi produk unggulan Kabupaten Sukabumi agar semakin dikenal luas,” ujarnya.
Momentum Ramadan dinilai menjadi waktu yang tepat untuk menggerakkan roda ekonomi kerakyatan. Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat, kehadiran bazar ini memberi peluang bagi UMKM untuk meningkatkan omzet sekaligus memperluas jaringan pasar.
Bupati pun mengajak masyarakat untuk lebih mencintai produk lokal. “Mari kita cintai dan bangga menggunakan produk saudara kita sendiri,” ucapnya penuh semangat.
Tak hanya itu, pesan khusus juga disampaikan kepada para pelaku UMKM agar terus menjaga kualitas produk.
Menurutnya, konsistensi mutu dan inovasi menjadi kunci agar produk Sukabumi mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
“Jadikan momentum ini untuk meningkatkan mutu dan kreasi produk dengan berbagai inovasi,” ajaknya.
Di balik deretan stan sederhana, tersimpan cerita perjuangan para pelaku usaha yang bangkit pascapandemi dan terus bertahan di tengah dinamika ekonomi.
Ramadan kali ini bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga bulan harapan di mana kolaborasi pemerintah dan masyarakat menjadi energi baru bagi ekonomi lokal Sukabumi untuk terus tumbuh dan berdaya.
Adv
Jangan lupa tonton youtube terbaru kami : BUPATI MEMINTA MAAF Jalan Masih Banyak Yang Rusak! Saya Tidak Lupa Dengan Janji Kampanye Saya?











