Safari Ramadan di Sukabumi: Bahlil Lahadalia Disambut Elite Golkar, Isyarat Konsolidasi Politik dari Pesantren

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, turut mendampingi Bahlil Lahadalia bersama rombongan dalam rangkaian Safari Ramadan di Pondok Pesantren Azzainiyah, Salabintana, Sabtu (8/3/2026), |Foto: Kang BA
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, turut mendampingi Bahlil Lahadalia bersama rombongan dalam rangkaian Safari Ramadan di Pondok Pesantren Azzainiyah, Salabintana, Sabtu (8/3/2026), |Foto: Kang BA

SUKABUMI — Safari Ramadan yang digelar di Pondok Pesantren Azzainiyah, Salabintana, Sabtu (8/3/2026), bukan sekadar agenda keagamaan. Kehadiran Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, bersama jajaran kader dan tokoh daerah, dinilai menjadi bagian dari konsolidasi politik Partai Golkar di daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, turut mendampingi Bahlil Lahadalia bersama rombongan dalam rangkaian Safari Ramadan yang dihadiri ratusan santri dan masyarakat.

Baca juga : DPRD Sukabumi Tinjau Perizinan PT Indolakto Cicurug, Fokus pada Izin Air Tanah

Kehadiran pimpinan legislatif daerah itu memperlihatkan soliditas struktur politik Golkar di tingkat lokal.

Turut hadir pula anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Dewi Asmara, serta Bupati Sukabumi, Asep Japar. Kehadiran para tokoh tersebut memperlihatkan kuatnya jejaring politik Golkar yang merangkul eksekutif, legislatif, hingga basis masyarakat pesantren.

Safari Ramadan ini menjadi panggung silaturahmi politik yang dikemas dalam nuansa religius. Selain buka puasa bersama dan tausiyah, kegiatan ini juga menjadi momentum dialog antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat mengenai arah pembangunan daerah dan nasional.

Bahlil Lahadalia menegaskan pentingnya peran pesantren sebagai pilar moral bangsa sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan kebangsaan.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan nasional membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan ulama dan santri.

Di sisi lain, kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi mendampingi Ketua Umum Golkar tersebut dipandang sebagai simbol kuatnya koordinasi politik antara pusat dan daerah.

Hal ini juga menjadi sinyal bahwa Partai Golkar terus memperkuat basis dukungan di wilayah Sukabumi yang dikenal memiliki basis pesantren yang besar.

Bagi Golkar, pesantren bukan hanya pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat komunikasi politik dengan masyarakat.

Safari Ramadan ini pun dipandang sebagai langkah membangun kedekatan emosional sekaligus memperkuat jaringan politik menjelang dinamika politik nasional ke depan.

Melalui kegiatan ini, pesan yang ingin ditegaskan cukup jelas: bahwa sinergi antara pemerintah, partai politik, dan ulama menjadi kunci menjaga stabilitas politik sekaligus mendorong pembangunan yang berpihak pada masyarakat.

Adv

Jangan lupa tonton video youtube kami : PRABOWO HARUS TONTON ! Akuntan Jujur Bongkar Keuangan Dapur MBG, Mark Up Terjadi Setiap Hari?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *