Camat Nagrak Pimpin Mediasi Warga Cirendeu dan Pengelola SPPG Terkait Keluhan Pelayanan

Camat Nagrak Pimpin Mediasi Warga Cirendeu dan Pengelola SPPG Terkait Keluhan Pelayanan. |Foto: ist
Camat Nagrak Pimpin Mediasi Warga Cirendeu dan Pengelola SPPG Terkait Keluhan Pelayanan. |Foto: ist

SUKABUMI, MILLIONBRAINHUB.COM – Camat Nagrak, Adang Sutianda, turun tangan langsung untuk menyelesaikan konflik horizontal di wilayahnya. Beliau menghadiri rapat musyawarah dan mediasi antara warga Kampung Cirendeu, Desa Girijaya, dengan pihak pengelola SPPG. Pertemuan ini bermula dari tuntutan masyarakat mengenai kualitas pelayanan yang mereka nilai kurang baik.

Tepatnya, kegiatan musyawarah tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (5/6/2026). Agenda penting ini mempertemukan unsur pemerintah desa, perwakilan masyarakat, serta manajemen SPPG.

Dialog Terbuka untuk Cari Solusi

Dalam forum tersebut, perwakilan warga menyampaikan berbagai aspirasi secara gamblang. Mereka mengeluhkan buruknya performa pelayanan dari pihak SPPG selama ini. Sementara itu, pihak pengelola juga mendapat kesempatan untuk berbicara. Mereka memberikan penjelasan serta tanggapan atas rapor merah dari masyarakat.

Baca juga : Leni Liawati Serap Aspirasi Warga Dapil 1 dalam Reses Kedua Tahun 2026

Melihat hal itu, Camat Nagrak Adang Sutianda menegaskan pentingnya jalur damai. Bagi beliau, musyawarah merupakan langkah paling tepat untuk mencari jalan keluar terbaik. Dialog yang sehat wajib mengedepankan kepentingan bersama.

“Melalui musyawarah ini diharapkan seluruh pihak dapat menyampaikan pandangannya secara terbuka sehingga tercapai kesepahaman dan solusi yang baik bagi masyarakat maupun pengelola,” ujar Adang.

Pengamanan Ketat Selama Mediasi

Selanjutnya, jalannya mediasi mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan. Petugas sengaja menerjunkan sejumlah personel ke lokasi acara sejak pagi. Langkah tersebut bertujuan untuk menjaga ketertiban umum di sekitar aula desa. Selain itu, kehadiran petugas juga efektif mencegah potensi kericuhan selama proses dialog berlangsung.

Komitmen Peningkatan Pelayanan

Pada akhirnya, musyawarah tersebut berjalan dengan sangat tertib dan kondusif. Semua pihak mampu menahan diri dan saling mendengar. Oleh karena itu, hasil pertemuan ini akan menjadi dasar kuat untuk menyelesaikan masalah. Warga pun berharap pihak pengelola segera meningkatkan kualitas pelayanan mereka di masa mendatang.

Adv

Jangan lupa tonton youtobe kami : Alasan Walikota Sukabumi Tidak Dipercaya Lagi Oleh Warganya Sendiri? RT RW Luapkan Keresahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *