SUKABUMI, MILLIONBRAINHUB.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menyambut tahun ajaran baru. Pihak dinas kini mulai menyosialisasikan alur pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMP Tahun Ajaran 2026/2027. Tentu saja, langkah ini bertujuan agar masyarakat memahami prosedur pendaftaran dengan baik. Panitia membuka seluruh proses pendaftaran secara daring melalui laman resmi pemerintah daerah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, memberikan penjelasan rinci mengenai prosedur tersebut. Pertama-tama, calon peserta didik harus mengakses laman pendaftaran pada alamat https://spmbkabsukabumi.id. Selanjutnya, pihak sekolah asal akan membantu membagikan akun pendaftaran. Sekolah asal, baik SD maupun MI, bertanggung jawab mencetak dan memberikan akses login kepada setiap siswa.
“Pertama, siswa login melalui linkhttps://spmbkabsukabumi.id. Akses login siswa dicetak oleh masing-masing sekolah SD/MI asal,” kata Deden melalui akun resminya pada Selasa (2/6/2026).
Baca juga : Lantang Bacakan Pancasila, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Tegaskan Persatuan
Langkah Melengkapi Data dan Unggah Dokumen
Setelah itu, siswa bisa masuk ke dalam sistem menggunakan akun tersebut. Calon peserta didik memiliki kewajiban untuk melengkapi seluruh data diri mereka. Kemudian, siswa harus mengunggah beberapa dokumen persyaratan umum ke dalam sistem. Dokumen penting tersebut meliputi Kartu Keluarga (KK) dan Surat Keterangan Lulus (SKL). Selain itu, siswa juga perlu menyiapkan dokumen persyaratan khusus sesuai jalur pilihan mereka.
Berikutnya, tahapan berlanjut pada pemilihan jalur penerimaan. Siswa bisa menentukan sekolah tujuan sesuai dengan aturan dalam pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027. Dengan kata lain, pemilihan sekolah harus mempertimbangkan zonasi atau jalur prestasi yang tersedia. Setelah proses selesai, orang tua dan siswa tinggal memantau perkembangan seleksi secara berkala.
“Nanti siswa dapat mengecek hasil pendaftaran melalui linkhttps://spmbkabsukabumi.idmelalui akses login siswa,” jelas Deden lebih lanjut.
Mewujudkan Penerimaan yang Terbuka dan Inklusif
Dalam hal ini, Deden menegaskan misi utama dari sistem daring tersebut. Pelaksanaan SPMB tahun ini memiliki desain khusus untuk menciptakan iklim seleksi yang lebih sehat. Pemerintah daerah ingin mewujudkan proses penerimaan murid baru yang terbuka, adil, transparan, dan inklusif. Oleh karena itu, penggunaan teknologi menjadi kunci utama untuk meminimalkan kecurangan di lapangan.
Di samping itu, sistem ini memikul harapan besar dari dunia pendidikan. Melalui sistem ini, pemerintah daerah ingin memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak. Semua anak di Sukabumi berhak memperoleh layanan pendidikan yang bermutu tanpa membedakan latar belakang. Oleh sebab itu, transparansi data menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar lagi oleh pihak panitia.
Ajakan Mengawal Bersama Suksesnya SPMB
Sebagai kesimpulan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi tidak bisa bekerja sendiri. Pihak dinas mengajak seluruh elemen untuk ikut serta mengawasi sistem ini. Sekolah, orang tua, hingga masyarakat luas memiliki peran penting untuk mengawal pelaksanaan SPMB. Dengan demikian, seluruh tahapan pendaftaran bisa berjalan lancar dan mematuhi aturan hukum yang berlaku.
Pada akhirnya, kesuksesan program ini akan berdampak positif pada kualitas pendidikan daerah. Deden menutup pernyataannya dengan memberikan ajakan hangat kepada seluruh warga Sukabumi.
“Yuk, kawal dan sukseskan pelaksanaan SPMB Ramah di Kabupaten Sukabumi Tahun Ajaran 2026/2027,” ajak Deden dengan penuh semangat.
Adv
Jangan lupa tonton youtobe kami : Alasan Walikota Sukabumi Tidak Dipercaya Lagi Oleh Warganya Sendiri? RT RW Luapkan Keresahan











