Desa Impian Presiden Prabowo! Bumdes Desa Ini Kelola Dapur MBG & Disuplai Koperasi Merah Putih

Kepala Desa Sindang Resmi Kab Sukabumi, Yan Mardiana ( Samsoy )

MillionBrainHub.com— Siapa sangka, di balik jalan desa yang dulu penuh lubang dan kini tinggal “2 kilometer terakhir perjuangan”, tersembunyi cerita besar tentang kemandirian dan mimpi ala Desa Impian Presiden Prabowo.
Adalah Desa binaan Kepala Desa Sindang Resmi Yan Mardiana, yang akrab disapa Pak Samsoy, jadi sorotan karena berhasil menggerakkan Bumdes dan Koperasi Merah Putih untuk benar-benar bekerja — bukan sekadar papan nama yang berdebu di depan kantor desa.

Baca juga : Touring Ngabumi: Seremonial atau Belanja Masalah Nyata

Pak Samsoy dan Mimpi 1,2 Miliar yang Tidak Sekadar Angka

Dengan anggaran desa sebesar 1,2 miliar rupiah, Pak Samsoy memilih tidak banyak gaya tapi banyak kerja. Fokus utamanya: infrastruktur jalan desa sepanjang 20 km, yang selama 6 tahun masa jabatannya kini tinggal menyisakan 2 km lagi untuk dituntaskan.
“Masih ada PR, tapi juga sudah ada bukti,” ujarnya dengan nada khas pemimpin yang tahu kapan harus senyum dan kapan harus turun ke lapangan (bukan hanya turun dari mobil dinas).

Namun, visi besarnya tak berhenti di urusan aspal. Ia ingin warga desanya berdaya secara ekonomi — bukan hanya menunggu program bantuan, tapi menggerakkan roda ekonomi sendiri.

Bumdes yang Tidak Tidur, Dikelola Anak Muda dan Jalankan Dapur MBG

Yang mengejutkan, Bumdes desa ini ternyata mengelola Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) — unit kuliner produktif yang biasa jadi contoh pengelolaan ekonomi kreatif di tingkat lokal.
Bumdes-nya bukan hanya nama di papan proyek, tapi benar-benar aktif. Pengelolanya? Anak-anak muda desa yang lebih fasih mengatur stok bahan dapur daripada main Mobile Legends di pos ronda.

Bumdes ini juga mendapat suplai rutin dari Koperasi Merah Putih, menandakan ada rantai ekonomi lokal yang hidup — dari petani, pengrajin, sampai dapur kreatif yang kini mulai dikenal di luar desa.

Koperasi Merah Putih: Merah di Nama, Putih di Laporan

Tak kalah menarik, Koperasi Merah Putih yang jadi mitra Bumdes juga terbukti jalan — bukan koperasi “foto bersama lalu bubar”. Mereka menyalurkan bahan, membuka akses pasar, dan memutar uang di dalam desa sendiri.
Sebuah contoh kecil, tapi berarti besar: kemandirian ekonomi desa tidak harus dimulai dari kota. Kadang, cukup dari dapur — asal pengelolanya jujur dan paham tujuan.

Realisasi Seimbang, Mimpi Tetap Menyala

Meski sudah banyak pencapaian, Pak Samsoy tahu belum semua beres. Masih ada PR 2 kilometer jalan, dan mimpi menjadikan desa ini benar-benar mandiri tanpa bergantung pada proyek pusat.
Namun melihat geliat Bumdes, Koperasi, dan semangat anak muda, mungkin inilah yang dimaksud “Desa Impian Presiden Prabowo”: desa yang tidak banyak janji, tapi pelan-pelan menjemput kemandirian.

Tonton video lengkapnya di sini: Desa Impian Presiden Prabowo! Bumdes Desa Ini Mampu Kelola Dapur MBG & Disuplai Koperasi Merah Putih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *