SUKABUMI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi mencatat lonjakan signifikan volume sampah di kawasan wisata selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam periode tersebut, jumlah sampah mencapai 200 hingga 250 ton per hari.
Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, mengungkapkan peningkatan volume sampah ini memerlukan penanganan cepat agar kawasan wisata tetap bersih dan nyaman bagi pengunjung.
Baca juga : Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026 Capai 325 Ribu, Kawasan Selatan Sukabumi Jadi Primadona
“Selama libur Idul Fitri, volume sampah per hari mencapai rata-rata 200 hingga 250 ton. Ini tentu membutuhkan respons cepat agar kawasan wisata tetap bersih dan nyaman,” ujarnya di Palabuhanratu, Sabtu (4/4/2026).
Dalam aksi tersebut, DLH menurunkan sedikitnya 63 personel serta mengerahkan dua unit dump truck untuk menyisir titik-titik penumpukan sampah. Area pembersihan mencakup sejumlah titik strategis mulai dari Bagbagan hingga Karanghawu, serta Jalan Pelita.
Nunung menjelaskan, fokus utama pembersihan berada di jalur nasional dari Gapura Geopark Bagbagan hingga kawasan Karanghawu yang menjadi pusat aktivitas wisatawan selama libur panjang.
Untuk memaksimalkan penanganan, DLH membagi wilayah pembersihan ke dalam delapan titik prioritas. Langkah ini dilakukan agar seluruh area yang terdampak lonjakan sampah dapat tertangani secara optimal.
Selain mengandalkan aksi lintas instansi, DLH juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk terus peduli dan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan. Kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
Adv
Jangan lupa tonton video youtube kami tentang : PAMER PENDAPATAN USAI MOMEN LIBUR PANJANG Berapa Pendapatan Daerah Sukabumi ?
