Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026 Capai 325 Ribu, Kawasan Selatan Sukabumi Jadi Primadona

Caption: Wisatawan yang berkunjung ke pantai Palabuhanratu Sukabumi. |Foto: istimewa
Caption: Wisatawan yang berkunjung ke pantai Palabuhanratu Sukabumi. |Foto: istimewa

SUKABUMI — Lonjakan wisatawan selama libur Lebaran 2026 di Kabupaten Sukabumi mencapai angka signifikan. Tercatat sebanyak 325.545 wisatawan berkunjung dalam periode 21 hingga 26 Maret 2026.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyampaikan bahwa mayoritas kunjungan terpusat di kawasan selatan yang dikenal dengan destinasi wisata pantainya.

Baca juga : Pemkab Sukabumi Bangun 86 Hunian Pascabencana di Palabuhanratu, Libatkan Kodim dan Warga

Menurutnya, wilayah selatan bagian timur menjadi penyumbang terbesar dengan 165.133 pengunjung. Disusul selatan bagian barat sebanyak 131.045 wisatawan, sementara wilayah utara mencatat 29.367 pengunjung.

“Lonjakan ini menunjukkan daya tarik wisata Sukabumi masih sangat kuat, terutama di kawasan pesisir selatan,” ujar Ali, Kamis (2/4/2026).

Ali menjelaskan, data tersebut baru dihimpun dari enam objek daya tarik wisata (ODTW) yang telah menerapkan sistem tiket resmi. Sementara itu, pendataan di destinasi lainnya masih dilakukan secara manual melalui koordinasi dengan para pengelola.

Dari total sekitar 52 ODTW yang ada di Kabupaten Sukabumi, baru 13 destinasi yang terpantau secara langsung. Ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam proses pendataan, mulai dari akses terbuka di sejumlah lokasi wisata, kepadatan pengunjung di titik tertentu, hingga maraknya pelaku usaha ilegal, khususnya di sektor parkir dan jasa wisata.

“Kita memiliki keterbatasan, apalagi dengan kondisi akses terbuka, kepadatan di titik tertentu, hingga keberadaan pelaku usaha ilegal di sektor parkir dan wisata,” jelasnya.

Sebagai langkah pembenahan, Dinas Pariwisata tengah menyiapkan sistem tollgate berbasis kawasan wisata. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi jumlah wisatawan secara real time, sekaligus memastikan setiap pengunjung terdata dan mendapatkan perlindungan asuransi.

Penerapan sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan tata kelola pariwisata yang lebih tertib, aman, dan profesional di Kabupaten Sukabumi, terutama saat menghadapi lonjakan kunjungan pada musim liburan.

Adv

Jangan lupa tonton video youtube kami tentang : PAMER PENDAPATAN USAI MOMEN LIBUR PANJANG  Berapa Pendapatan Daerah Sukabumi ?

Exit mobile version