SUKABUMI — Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai merealisasikan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak pergerakan tanah di wilayah Palabuhanratu.
Program ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana sekaligus penguatan ketahanan permukiman di daerah rawan.
Baca juga : Musrenbang: Ketua DPRD Sukabumi Tekankan RKPD 2027 Harus Selaras dengan RPJMD
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyampaikan bahwa proses konstruksi pembangunan hunian tersebut dikerjakan oleh Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi.
Menurutnya, pembangunan hunian berdiri di atas lahan milik pemerintah daerah seluas 34.400 meter persegi. Setiap unit rumah dirancang tahan gempa dengan mengadopsi arsitektur Sunda, serta menggunakan material bambu dan kayu.
“Setiap unit memiliki luas antara 36 hingga 60 meter persegi dengan nilai sekitar Rp35 juta per unit,” ungkap Sendi, Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan hunian yang dinamai Kampung Mubarakah tersebut dilakukan secara bertahap sepanjang tahun 2026.
Tahap pertama pada April hingga Juni ditargetkan membangun 20 unit, tahap kedua Juli hingga September sebanyak 30 unit, dan tahap ketiga Oktober hingga Desember sebanyak 38 unit. Total sebanyak 86 unit rumah akan dibangun tahun ini.
Selain melibatkan TNI, kata Sendi, masyarakat setempat juga turut berpartisipasi dalam proses pembangunan sebagai tenaga harian secara sukarela.
Sementara itu, Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan bahwa pembangunan Kampung Mubarakah merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang terdampak bencana.
“Kampung Mubarakah ini adalah bukti komitmen Pemkab Sukabumi dalam memperkuat penanggulangan bencana dan pemulihan sosial ekonomi masyarakat. Ini bukan janji, tapi langkah nyata,” tegasnya.
Program ini diharapkan tidak hanya menyediakan hunian layak dan aman bagi warga terdampak, tetapi juga mendorong kebangkitan ekonomi serta memperkuat solidaritas sosial masyarakat di kawasan terdampak bencana.
Adv
Jangan lupa tonton video youtube kami tentang : PAMER PENDAPATAN USAI MOMEN LIBUR PANJANG Berapa Pendapatan Daerah Sukabumi ?
