Fraksi Golkar-PAN Dorong Aspirasi Hasil Reses Jadi Prioritas Penyusunan APBD Kabupaten Sukabumi

Juru bicara Fraksi Partai Golkar dan PAN, Rika Yulistina, saat membacakan laporan hasil reses dalam Rapat Paripurna ke-9 DPRD Kabupaten Sukabumi yang digelar pada Kamis, 9 Juli 2026. |Foto: humprot
Juru bicara Fraksi Partai Golkar dan PAN, Rika Yulistina, saat membacakan laporan hasil reses dalam Rapat Paripurna ke-9 DPRD Kabupaten Sukabumi yang digelar pada Kamis, 9 Juli 2026. |Foto: humprot

SUKABUMI ,MILLIONBRAINHUB.COM– Fraksi Partai Golkar dan PAN DPRD Kabupaten Sukabumi bergerak solid mengawal suara rakyat. Mereka menegaskan bahwa pemerintah daerah wajib menjadikan aspirasi hasil reses kedua Tahun Anggaran 2026 sebagai fondasi utama. Oleh karena itu, seluruh kebijakan pembangunan dan APBD tahun depan harus berpatokan pada kebutuhan warga tersebut.

Selanjutnya, juru bicara koalisi ini, Rika Yulistina, menyampaikan langsung poin penting tersebut. Ia membacakan laporan hasil reses dalam Rapat Paripurna ke-9 DPRD Kabupaten Sukabumi pada Kamis (9/7/2026).

Infrastruktur dan UMKM Jadi Sorotan Utama

Menurut Rika, agenda reses di enam daerah pemilihan berjalan sangat lancar dan mendapat sambutan hangat dari warga. Namun, masyarakat juga menitipkan sejumlah persoalan krusial yang harus segera selesai.

Baca juga : Fraksi Gerindra Dorong Aspirasi Hasil Reses Jadi Acuan Penyusunan KUA-PPAS APBD 2027 Kabupaten Sukabumi

Berdasarkan hasil rangkuman di lapangan, aspirasi warga didominasi oleh masalah infrastruktur jalan dan jembatan. Selain itu, masyarakat juga menuntut perbaikan pada sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, serta pemberdayaan UMKM.

“Aspirasi masyarakat yang paling dominan berkaitan dengan bidang infrastruktur jalan dan jembatan,” ungkap Rika.

Jangan Sekadar Jadi Catatan

Oleh sebab itu, Fraksi Golkar dan PAN meminta pemerintah daerah tidak mendiamkan hasil reses ini. Mereka tidak ingin jeritan hati masyarakat hanya berakhir sebagai tumpukan kertas catatan. Sebaliknya, Pemkab Sukabumi harus menindaklanjuti poin-poin tersebut dalam rancangan APBD mendatang.

Di sisi lain, kedua fraksi ini menilai koordinasi internal pemerintah masih perlu peningkatan. Maka dari itu, mereka mendorong adanya komunikasi yang lebih intensif antara DPRD, Pemerintah Daerah, dan seluruh dinas terkait. Melalui sinergi yang kuat ini, eksekusi program pembangunan yang tepat sasaran bisa berjalan jauh lebih cepat.

Adv

Jangan lupa tonton youtube kami tentang : TERPANCING EMOSIBaku Hantam Sebelum Naik Octagon – SUKABUMI NYERENTENG VOL 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *