PMII Kota Sukabumi Bincang Panas–Dingin Soal TKPP

Ketua (Ulum, Bendahara (Rudi) dan Kastrad (Zaki), PMII Kota Sukabumi

MillionBrainHub.com – Obrolan hangat kembali tercipta seputar Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan (TKPP) besutan Wali Kota Ayep Zaki. Kali ini, diskusi hadir dalam format podcast bersama trio penting PMII Kota Sukabumi: Kang Ulum (Ketua), Kang Rudi (Bendahara), dan Kang Zaki (Kastrad).

Baca juga : Wabup Sukabumi Andreas: “20 Tahun Lagi Pemimpin Dunia Harus Lahir dari Sukabumi!”

Tema yang diangkat?
Ya, tentu saja “tim percepatan” yang justru semakin mempercepat naiknya tensi publik.

“Yang kerja cuma ketuanya,” kata Pak Wali. PMII: Lho, kalau begitu kenapa masih dipertahankan?

PMII tak segan mengangkat kembali pernyataan lama Wali Kota Ayep Zaki—yang pernah menyebut bahwa dalam TKPP, hanya ketuanya saja yang bisa kerja.
Pernyataan itu kembali mengemuka, seperti kaset favorit yang diputar ulang setiap kali publik bertanya:

“Kalau cuma satu yang kerja, ini tim atau solo karier?”

Menurut PMII, mempertahankan tim yang kinerjanya belum jelas justru berpotensi melahirkan kesalahpahaman di publik. Jangan sampai TKPP ini berubah fungsi:

  • dari Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan,
  • menjadi Tim Kumpul Keluarga, Kerabat, dan Kolega.

Sebuah pergeseran fungsi yang terlalu cepat—bahkan untuk tim percepatan.

DPRD Masuk Arena: Panja TKPP Resmi Dibentuk

Merespons kericuhan wacana publik, DPRD akhirnya membentuk Panitia Kerja (Panja) TKPP.
Langkah ini disambut baik oleh PMII yang sejak awal menuntut hadirnya unsur pengawasan dalam setiap kebijakan strategis.

Kang Zaki menjelaskan bahwa kehadiran Panja merupakan bagian dari trias politica, sebuah mekanisme pembatas kekuasaan yang mestinya tidak pernah dilupakan meski tim itu “buatan wali kota”.

“Unsur legislatif harus selalu hadir untuk menghindari konsentrasi kekuasaan. Kami berharap Panja ini bekerja sesuai aspirasi warga dan mahasiswa,” ujar Kang Zaki.

Harapan yang sederhana, tapi dalam iklim politik lokal, justru yang sederhana sering paling sulit terwujud.

Pertanyaan Pamungkas: Kalau Panja Nanti Bilang ‘TKPP Tidak Bermasalah’, Terus Apa?

Bagian paling menarik dari bincang bersama PMII justru muncul menjelang akhir.
Sebuah pertanyaan yang mengandung campuran satire, kekhawatiran, sekaligus ekspektasi publik:

“Jika hasil Panja menyatakan TKPP tidak bermasalah, bagaimana?”

Pertanyaan itu menggantung seperti notifikasi WA yang dibaca tapi tak segera dibalas.
PMII menegaskan, apa pun hasilnya mereka siap menerima—asal prosesnya transparan, tidak tergesa-gesa, dan benar-benar mendengar suara warga dan mahasiswa.

Yang dipermasalahkan bukan hanya hasil, tapi bagaimana jalan menuju hasil itu dibangun.

Karena percepatan itu penting, tapi kalau sampai melompati akal sehat, ya jelas publik akan bertanya-tanya.

Tonton Video Podcast Lengkapnya di Sini

Ingin melihat ekspresi asli Kang Ulum, Kang Rudi, dan Kang Zaki saat membahas TKPP?
Atau ingin mendengar sendiri nada satire yang tak bisa ditulis di artikel?

Tonton video podcastnya di sini
(Mahasiswa Geram: Walikota Dinilai Gagal, Buat Tim Saja Kisruh Apalagi Urus Kota! Siapakah JETLI Ini?)

Exit mobile version