SUKABUMI, Millionbrainhub.com – Sukabumi Expo 2026 di Lapang Cangehgar, Palabuhanratu, sukses menyedot perhatian publik secara luas. Perhelatan akbar ini tidak sekadar menyajikan pameran hiburan rakyat, melainkan menjadi pusat pergerakan ekonomi daerah yang masif.
Agenda spektakuler dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 ini berlangsung meriah sejak tanggal 10 hingga 13 September 2026.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi Sigit Widarmadi menegaskan bahwa instansinya totalitas menghadirkan ribuan bursa kerja.
Baca juga : Job Fair Sukabumi Expo 2026 Buka 7.000 Peluang Kerja, dari Asia hingga Eropa
“Kegiatan expo kali ini mendapatkan dukungan dari Disnakertrans lewat pembukaan lapangan pekerjaan,” ujar Sigit di hadapan ribuan pencari kerja.
Oleh karena itu, para pencari kerja memanfaatkan momen emas ini untuk mendatangi stan bursa kerja secara langsung.
Warga memburu informasi akurat mengenai penempatan kerja di dalam negeri maupun peluang karier hingga mancanegara.
Selanjutnya, pameran megah ini melibatkan sekitar 57 stan yang terdiri dari perangkat daerah serta peserta umum.
Para pengunjung memadati area pameran untuk memborong beragam produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sementara itu, perputaran uang tunai selama rangkaian pesta rakyat hingga expo mencetak angka fantastis.
Panitia mencatat total transaksi ekonomi di lokasi kegiatan menembus angka Rp2,6 miliar.
“Semenjak pesta rakyat sampai saat ini, perputaran uang mencapai Rp2,6 miliar. Pengunjung rata-rata harian 1.500 orang, dan akhir pekan bisa tembus 3.000,” terang pihak penyelenggara.
Di samping itu, lonjakan pengunjung harian ini mendatangkan berkah tersendiri bagi para pedagang kecil dan pelaku usaha lokal.
Pendapatan para pelaku UMKM melonjak tajam seiring tingginya antusiasme warga yang memadati arena expo setiap hari.
Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan akbar ini terselenggara tanpa menyedot dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pemerintah daerah sukses menggandeng pihak ketiga untuk membiayai seluruh fasilitas pameran secara mandiri.
“Kegiatan ini tidak menggunakan APBD. Semua berkat kerja sama dengan pihak ketiga,” tandas pengelola acara.
Kemudian, kolaborasi cerdas ini membuktikan bahwa pemda mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan tanpa membebani keuangan negara.
Masyarakat menikmati hiburan berkualitas, pelaku usaha meraup keuntungan besar, dan para pengangguran mendapat akses pekerjaan.
Akhirnya, sukses besar Sukabumi Expo 2026 siap menjadi teladan baru dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi daerah secara kreatif dan mandiri.
Adv
Tonton video youtube kami ;
81 Tahun Merdeka? Prof Armin: Jadilah Rakyat Yang Pendendam!?Rendahnya Harga Diri Kita Diluar Negeri












Respon (1)