TKD Turun, Pemkab Sukabumi Pertajam Prioritas Perubahan APBD 2026

Suasana rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (7/9/2026). |Foto: Ade
Suasana rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (7/9/2026). |Foto: Ade

SUKABUMI, Millionbrainhub.com – Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengambil langkah hati-hati dalam menyesuaikan anggaran daerah. Kebijakan ketat ini menyusul kondisi dinamika fiskal serta penurunan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun 2026.

Asep Japar menyampaikan komitmen tersebut saat memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda Perubahan APBD 2026 di Ruang Sidang DPRD, Senin (7/9/2026).

Menurut Asep, penyusunan Perubahan APBD 2026 tetap memprioritaskan layanan publik dasar serta program pembangunan yang mendesak.

Baca juga : Pendaftaran Momotoran ‘Ngalongok Dulur di Lembur’ HJKS ke-156 Diperpanjang, Hayu Gabung!

“Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi berbagai potensi pendapatan,” tegas Asep Japar.

Oleh karena itu, Pemkab Sukabumi merancang strategi khusus demi menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pihaknya bakal memutakhirkan data pajak, memperkuat pengawasan, menggerakkan digitalisasi, serta mengoptimalkan kinerja BUMD dan aset daerah.

“Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan penerimaan tanpa menambah beban masyarakat maupun dunia usaha,” terangnya.

Selanjutnya, Asep tidak menampik bahwa penurunan alokasi TKD dari pemerintah pusat cukup memengaruhi ruang gerak keuangan daerah.

Situasi ini memaksa pemerintah daerah menyeleksi usulan pembangunan secara ketat. Pemkab hanya mengeksekusi program yang benar-benar membawa manfaat langsung bagi warga.

“Setiap perubahan alokasi anggaran harus memiliki dasar kebijakan yang jelas, dapat dipertanggungjawabkan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Di samping itu, Pemkab Sukabumi menyiagakan alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mengantisipasi potensi bencana alam dan keadaan darurat secara cepat dan akuntabel.

Akhirnya, Asep optimistis penataan ulang anggaran ini dapat menjaga stabilitas ekonomi Sukabumi. Evaluasi menyeluruh ini siap menjamin setiap rupiah APBD terencana demi kesejahteraan masyarakat.

Adv

Tonton video youtube kami ;
81 Tahun Merdeka? Prof Armin: Jadilah Rakyat Yang Pendend!?Rendahnya Harga Diri Kita Diluar Negeri

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *