Mengintip Kemegahan Gerai Koperasi Merah Putih Desa Babakan

Gerai Koperasi Merah Putih Desa Babakan Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi

MillionBrainHub.com – Di tengah arus kendaraan yang melintas di jalan provinsi lingkar jalur selatan Sukabumi, sebuah bangunan baru berdiri cukup mencuri perhatian. Bangunan itu adalah Gerai Koperasi Merah Putih Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Baca juga : Safari Ramadan di Sukabumi: Bahlil Lahadalia Disambut Elite Golkar, Isyarat Konsolidasi Politik dari Pesantren

Letaknya bisa dibilang sangat strategis—bahkan mungkin terlalu strategis untuk ukuran sebuah gerai koperasi desa. Tepat di pinggir jalan provinsi yang menjadi jalur lalu lintas cukup ramai, bangunan ini seolah memberi pesan sederhana: ekonomi desa tidak selalu harus bersembunyi di gang kecil.

Cerita Dimulai dari Sebuah Permintaan Mendadak

Pembangunan gerai ini ternyata tidak dimulai dari rencana panjang yang dibahas berbulan-bulan. Justru ceritanya dimulai dari sebuah permintaan yang cukup mengejutkan.

Perangkat Desa Babakan, Asep Ali Wahyudin, mengaku sempat kaget ketika diminta oleh Babinsa Desa Babakan, Teguh Subarna, untuk mencari lokasi yang bisa dijadikan gerai Koperasi Merah Putih.

“Saya juga awalnya kaget ketika diminta mencari lokasi di desa untuk dijadikan gerai koperasi,” kata Asep.

Sejak saat itu, Asep mulai menelusuri berbagai aset lahan milik desa yang sekiranya memungkinkan untuk dibangun gerai koperasi.

Ketua Koperasi Sempat Mengira Kabar Angin

Ketika kabar pembangunan gerai ini sampai ke Ketua Koperasi Merah Putih Desa Babakan, Jenal Mutaqqin—yang akrab disapa Kang Enay—reaksinya justru cukup unik.

Ia sempat tidak percaya.

“Awalnya saya bertanya, ini benar tidak sih Pak Teguh? Karena di grup WhatsApp gabungan koperasi desa merah putih saja belum ada kabarnya,” ujarnya.

Informasi pembangunan gerai justru pertama kali ia dengar dari Babinsa, bukan dari forum resmi koperasi.

Hal itu membuat situasi sempat terasa sedikit… tidak biasa.

Namun Teguh Subarna kemudian menjelaskan bahwa pembangunan gerai tersebut merupakan perintah vertikal dari atas yang bekerja sama dengan pihak Agrinas.

Dan dari situ, proyek pembangunan pun akhirnya benar-benar dimulai.

Dibangun Cepat, Hanya 3 Bulan

Menurut Teguh Subarna, pembangunan gerai koperasi ini berlangsung relatif singkat.

“Dari awal pembangunan sampai selesai memakan waktu sekitar tiga bulan,” ujarnya.

Selama proses pembangunan, Teguh juga ikut mengawal langsung pekerjaan di lapangan. Ia bahkan sempat mengalami beberapa momen yang cukup lucu.

“Mungkin para pekerja agak kaget juga, karena yang mengawal pembangunan ini punya basic militer,” kata Teguh sambil tersenyum.

Namun di balik cerita tersebut, ada hal yang cukup membanggakan: seluruh pekerja yang terlibat merupakan warga Desa Babakan sendiri.

Harapan di Tengah Dana Desa yang Dipangkas

Di tengah kondisi dana desa yang saat ini mengalami pemangkasan dana Desa hingga tersisa sekitar Rp300 jutaan, pemerintah desa tetap optimistis koperasi ini bisa membawa dampak positif.

Asep Ali Wahyudin berharap kehadiran gerai ini dapat membantu meningkatkan perekonomian desa sekaligus menambah Pendapatan Asli Desa di masa mendatang.

“Walaupun dana desa dipangkas, saya yakin dengan adanya koperasi ini perekonomian akan tumbuh,” katanya.

Namun ia juga menegaskan bahwa maju atau tidaknya koperasi nantinya sangat bergantung pada para anggotanya.

“Majunya koperasi nanti bergantung pada anggotanya sendiri,” tambahnya.

Optimisme Menekan Angka Kemiskinan

Ketua koperasi, Jenal Mutaqqin, juga menyampaikan keyakinannya bahwa koperasi ini dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan gerai ini diharapkan menjadi pusat distribusi berbagai bahan pokok penting di Desa Babakan.

Jika itu terjadi, maka perputaran ekonomi yang sebelumnya keluar desa bisa mulai berputar di dalam desa.

“Perputaran ekonomi tidak bocor keluar, malah mungkin bisa menarik perputaran ekonomi dari luar masuk ke desa,” kata Kang Enay.

Ia bahkan optimistis langkah ini bisa ikut membantu menekan angka kemiskinan dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa.

Bangunan Sudah Ada, Kini Saatnya Bergerak

Kini Gerai Koperasi Merah Putih Desa Babakan sudah berdiri cukup megah di tepi jalan provinsi jalur selatan Sukabumi.

Lokasinya strategis, bangunannya sudah siap, dan harapan masyarakat juga cukup besar.

Pertanyaan berikutnya tinggal satu:
apakah gerai ini benar-benar akan menjadi pusat ekonomi baru bagi warga Desa Babakan?

Atau sekadar menjadi bangunan bagus yang sering dilirik pengendara saat melintas?

Waktu yang akan menjawabnya.

Tonton video lengkapnya di sini: Kemegahan Gerai Kopeasi Merah Putih, Pembangunan Kilat Untuk Ekonomi Di Daerah?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *