SUKABUMI, Millionbrainhub.com – Sebanyak tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sukabumi resmi menyampaikan pandangan umum terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyertaan Modal Daerah kepada Perumda Pesona Pariwisata. Berbagai masukan strategis kini siap meluncur ke meja Pemerintah Daerah.
Baca juga : Pemkab Sukabumi Dorong Revisi Perda Ketenagakerjaan, Perlindungan Pekerja dan Serapan Tenaga Lokal Jadi Sorotan
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, memimpin langsung Rapat Paripurna ke-14 di Gedung DPRD, Senin (10/8/2026). Ia mengonfirmasi seluruh fraksi telah menyetorkan catatan penting. “Yang pertama adalah pandangan umum fraksi-fraksi terkait Raperda Penyertaan Modal untuk Perusahaan Daerah Pesona Pariwisata. Semua sudah disampaikan oleh tujuh fraksi. Ada saran, pendapat, masukan dan sebagainya,” ujar Budi.
Selanjutnya, pihak eksekutif akan langsung merespons seluruh catatan tersebut dalam rapat lanjutan. “Insyaallah besok akan dilaksanakan paripurna untuk menjawab pandangan fraksi-fraksi yang disampaikan tadi,” tambah Budi.
Di sisi lain, Budi menegaskan bahwa nominal anggaran suntikan modal tersebut belum final. Pihaknya masih mengkaji secara mendalam maksud, tujuan, serta dampak ekonomi dari raperda tersebut. “Belum, nilainya belum. Nanti disepakati dulu seperti apa maksud, tujuan dan sebagainya. Kita kaji, kemudian kita dalami melalui pembahasan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mengapresiasi inisiatif legislatif yang dinilai berpihak pada rakyat. Namun, Pemkab Sukabumi menyisipkan catatan krusial terkait regulasi tingkat pusat. “Kita juga menyampaikan saran agar memperhatikan kekuatan hukum yang lebih tinggi, sehingga tidak bertabrakan dengan aturan yang ada di atasnya,” imbau Andreas.
Akhirnya, sinergi antara DPRD dan Pemkab Sukabumi ini diharapkan mampu melahirkan regulasi yang tangguh. Kebijakan ini kelak siap mendorong pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga Sukabumi secara nyata.
Adv
Tonton juga : BAGAIMANA MEWAKILI RAKYAT ?Hasil Musyawarah Partai Pun Sampai Dikhianati? Marwan Hamami Buka Suara











