SUKABUMI,MILLIONBRAINHUB.COM – Memasuki musim penerimaan siswa baru, Pemerintah Kabupaten Sukabumi langsung mengambil langkah cepat untuk mencegah terjadinya kecurangan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengajak para orang tua calon peserta didik untuk terlibat aktif dalam mengawasi jalannya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Masyarakat juga diminta tidak takut untuk segera melaporkan segala bentuk tindakan mencurigakan selama proses seleksi berlangsung.
Pernyataan tersebut disampaikan secara terbuka di hadapan publik. Momen krusial ini berlangsung di tengah acara penandatanganan komitmen bersama “SPMB Ramah Tahun 2026” yang digelar di Pendopo Sukabumi pada Selasa (26/5/2026).
Baca juga : Pertanian Ciemas Melesat, Produktivitas Padi Tembus 6,2 Ton per Hektare
Sinergi Kuat Demi Sistem yang Adil
Langkah preventif ini diambil bukan tanpa alasan. Dinas Pendidikan sadar bahwa integritas pendidikan harus dijaga sejak hari pertama pendaftaran sekolah. Oleh karena itu, pihak Disdik bersama seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kini telah menyatukan visi. Mereka berkomitmen penuh untuk memastikan proses penerimaan siswa baru berjalan secara adil, transparan, dan bersih dari praktik pungutan liar.
“Kepada seluruh kepala sekolah dan jajaran pelaksana, dimohon agar petunjuk teknis yang telah disepakati benar-benar dilaksanakan secara konsisten,” tegas Deden di depan para kepala sekolah yang hadir.
Melalui penandatanganan kesepakatan tersebut, seluruh pihak kini terikat janji moral yang kuat. Agenda besar ini dipandang sebagai bentuk langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang layak, aman, serta mampu berpihak pada masa depan generasi muda di Sukabumi.
Memutus Rantai Kebingungan Informasi
Di samping masalah pengawasan, kendala klasik yang sering dihadapi masyarakat adalah minimnya akses informasi yang akurat. Akibatnya, muncul celah bagi oknum tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan. Menanggapi potensi masalah tersebut, Deden meminta jajarannya untuk memperluas jangkauan sosialisasi terkait SPMB secara masif hingga ke pelosok desa.
Melalui perluasan informasi ini, orang tua diharapkan dapat memahami secara detail mengenai:
- Prosedur resmi pendaftaran online dan offline.
- Jadwal lengkap setiap tahapan seleksi.
- Kriteria dan jalur penerimaan (Zonasi, Afirmasi, Prestasi).
Pos Pengaduan Siap Menampung Laporan
Sebagai langkah pamungkas, Dinas Pendidikan Sukabumi juga sudah menyiapkan tim khusus untuk mengawal sistem ini. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan pos pengaduan resmi jika menemukan kendala teknis ataupun indikasi pelanggaran aturan di lapangan.
Deden memastikan bahwa setiap laporan yang masuk ke meja Dinas Pendidikan akan langsung diperiksa secara berkala dan ditindaklanjuti dengan tegas. Pengawasan ketat ini diharapkan mampu melahirkan proses seleksi yang bersih, sehingga hak setiap anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak dapat terpenuhi tanpa diskriminasi.
Adv
Jangan lupa tonton youtobe kami : Alasan Walikota Sukabumi Tidak Dipercaya Lagi Oleh Warganya Sendiri? RT RW Luapkan Keresahan











